Connect with us

Empat Lawang

Wujudkan Kesadaran Masyarakat Melalui GISA Kependudukan

Published

on

REL, Empat Lawang – Seperti yang telah disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui intruksi kemendagri Nomor 470/837/SJ tentang gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan secara Nasional dan harus segera terealisasi secara bertahap kesetiap provinsi maupun Kabupaten yang ada di Nusantara ini.

Dari informasi dan data yang dihimpun REL diketahui bahwa gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan merupakan gerakan untuk membangun ekosistem pemerintahan yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Empat Lawang, Peterson Okki Bial melalui Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Empat lawang Rozali membenarkan adanya program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) Kependudukan tersebut.

“Kita sebagai petugas pemerintahan di tingkat Kabupaten khususnya di Disdukcapil Empat Lawang akan menjalankan, merealisasikan, serta menyampaikan gerakan GISA Kepemdudukan dari pusat kepada seluruh masyarakat Empat Lawang ini,” imbuhnya

Dijelaskan Rozali mengenai kesadaran tersebut dapat ditunjukkan dengan cara Empat hal, dimulai dari penyampaian terhadap tingkat kesadaran pada masyarakat itu sendiri. Dengan beberapa cara baik itu penyampaian langsung dari petugas Disdukcapil kepada masyarakat, ataupun melalui para petugas sampai ditingkat Provinsi,  Kelurahan, maupun Desa, memberikan pemahaman akan pentingnya memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektrik (KTP-EL) tersebut untuk memudahkan berurusan.

“Empat hal itu yakni kesadaran akan pentingnya dokumen kependudukan, kemudian pentingnya pemanfaatan data kependudukan, sekanjuynya yaitu pentingnya pemutakhiran data kependudukan, dan juga pentingnya pelayanan administrasi kependudukan yang membahagiakan rakyat,” jelasnya kepada wartawan REL ketika dibincangi via seluler. Senin (9/7).

Adapun targetnya ini, sambung dirinya kepada REL adalah masyarakat, aparatur petugas pelayanan Dukcapil tu sendiri, dan lembaga pengguna (pemerintah dan swasta). Selamjutnya GISA kependudukan tersebut memang harus segera diterapkan mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota, provinsi, dan berpuncak di tingkat Nasional Indonesia.

“Dalam penerapannya, 1 kecamatan minimal harus terbentuk 1 desa/kelurahan sadar Adminduk, 1 kabupaten/kota minimal terbentuk 1 kecamatan sadar Adminduk, dan 1 provinsi minimal terbentuk 1 kabupaten/kota sadar Adminduk,” terangnya

Kemudian, lanjut Rozali, puncak akhir dari GISA kependudukam tersebut, supaya terwujudnya Indonesia yang sadar administrasi kependudukan, sehingga terwujud tertib administrasi kependudukan. “Iya benar, sebagaimana disebutkan dalam amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan,” pungkasnya. (Mg14).

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending