oleh

Warga Temukan Bunga Bangkai di Kebun Sawitan

REL, Empat Lawang — Warga Desa Bandar agung Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang sempt dihebohkan dengan penemuan bunga bangkai yang bentuknya mirip bunga Raflesia dengan ukuran raksasa.

Bunga yang disinyalir tumbuh dengan sendirinya ini berbau cukup menyengat di hidung setiap siapa saja orang mendekatinya. Aroma busuk bak aroma sebuah bangkai membuat penasaran para penduduk setempat.

Bunga bangkai tersebut, memiliki kelopak yang lebar dan kuncup yang cukup tinggi, kondisi inilah menjadi pusat perhatian penduduk Bandar Agung Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang beberapa pekan ini.

Kepala Desa Bandar Agung, Bambang Utoyo mengatakan bunga bangkai ini tumbuh di dua lokasi, saat itu warga desanya melihat dan menemukan bunga tersebut tengah tumbuh di kawasan air terjun Rendah Pangkul.

Sementara itu, terdapat satunya lagi tumbuh juga di sekitaran kawasan bukit besar dalam kawasan Bandar Agung Kecamatan Pendopo. Namun akses untuk menuju lokasi tanaman yang satu ini lumayan jauh ditempuh dengan berjalan kaki.

Menurut Bambang, berawal daru saat pertama kali salah seorang penduduk desanya yang bernama Efran melihat tanaman bunga bangkai tumbuh berada di dalam kawasan desanya. “Temuan itu sekitar dua minggu lalu, oleh penduduk desa kita,” katanya

Disampaikan dirinya, bahwa awal mulanya warga desanya yamg bernama Efran tersebut tidak langsung segera memberitahunya secara langsung selaku Kepala Desa setempat ketika ia melihat dan menemukan letak lokasi tumbuh bunga bangkai ini.

“Iya, warga saya melihat bunga itu di kebun sawit, area bukit besar, dan katanya satu lagi berada di sekitaran Air terjun Rendah Pangkul kawasan Desa Bandara Agung,” jelas dirinya.

Sayangnya, lanjut Bambang. Kondisi tanaman bunga bangkai itu sekarang ini sangat disayangkan sekali, dikarenakan satu dengan kondisi tanaman yang tinggal hanya tunggulnya saja dan kelopaknya sudah tidak mekar lagi. Kemudian yang satunya lagi kondisi tanaman tampaknya tengah mulai memekarkan kelopang bunganya.

“Awalnya warga kita tidak begitu mengerahui kalau itu bunga bangkai seperti yang sering disiarkan di televisi. Ya, dikira itu tanaman biasa yang sering tumbuh di dalam hutan,” tandasnya. (14).

BACA JUGA