Connect with us

Empat Lawang

Warga Kesal Seringnya Lampu Mati

Published

on

TUMBANG : Tampak pohon tumbang yang menimpah jaringan listrik PLN sehingga mengakibatkan mati lampu.

Hendri : Akui Terjadi Insiden di Beberapa Titik

 

REL, Empat Lawang – Warga Tebing Tinggi beberapa hari ini kesal dengan sering mati lampu bahkan tidak segan warga melontarkan kata-kata kotor dampak dari persoalan listrik tersebut.

Seperti dilontarkan Miati (34) warga Tebing Tinggi, seringnya lampu ini dikeluhkan oleh dirinya saja melainkan semua warga disekitar rumahnya, bahkan menurut Miati, tiap kalu mau adzan magrib lampu mati.

“Tidak ada pengumuman dari PLN, kalau ada pengumumna kita maklum, tapi kalau dikit-dikit lampu mati, jelaslah buat warga kesal dan marah,” cetusnya.

Bahkan para pedagang atau pemilik usaha juga menanyakan kenapa beberapa hari ini lampu sering kali mati. “Ngapo beberapa hari ini sering kali mati, kalau terus seperti ini jelas perabotan rumah tanggga bisa rusah termasuk peralatan eketronik,” tegas Eko (38) salah satu pengusaha di Tebing Tinggi.

Warga lain  Risman mengakui seringnya terjadi pemadaman listrik tiba-tiba tersebut. Acapkali merusak sejumlah barang elektronik dikediamannya, seperti Komputer, Bola Lampu dan terakhir ini Televisi miliknya.

“Ai pak, idak pacak ngomong kanyo lagi kalo soal lampu galak idop mati terus mak ini, lah banyak rusak barang elektronik kami dirumah, terakhir TV kami itu jadi korbannyo, mano idak nak kesal kami,” ucapnya.

Dirinya berharap supaya persoalan listrik yang tampaknya sudah menjadi permasalahan besar di alami para masyarakat Empat Lawang, dapat segera teratasi pemerintah daerah dan juga menjadi prioritas oleh pemimpin Empat Lawang yang baru untuk untuk menuntaskan masalah daya listrik bagi kebutuhan masyarakatnya.

“Ya, semoga saja dapat segera di tuntaskan oleh pemerintah sekarang ini terkait persoalan minimnya kebutuhan listrik yang selalu terus menerus membuat resah, jengkel, serta terkadang marah dan kecewa pada  masyarakat kita,” tukasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Empat Lawang Fraksi Partai Nasdem Joni Rico juga mempertanyakan kenapa lampu beberapa hari ini sedikit berbeda kenapa, namun ia berharap persoalan listrik bisa ditindak lanjuti dengan cepat oleh pemerintah.

“Berapo hari ini lampu hidup mati, wajar warga nilai bisa rusak peralatan elektronik kalau lampu hidup mati seperti terjadi beberapa hari lalu,” kata Rico.

Terpisah, Manager PLN Tebing Tinggi Hendri saat dikonfirmasi mengakui memang beberapa hari ini banyak sekali keluhan atau warga menanyakan kenapa mati lampu yang tidak biasa bahkan beberapa hari ini terjadi insiden dibeberapa titik sehingga membuat kabel listrik terganggu.

“Yah memang kita akui beberapa hari ini terjadi mati lampu, saya juga minta maaf kepada para pengguna jasa listrik PLN, karena beberapa hari ini terjadi masalah seperti material maupun pohon tumbang sehingga berdampak dengan listrik di wilayah Tebing Tinggi dan sekitarnya,” ungkapnya.

Masih dikatakan Hendri, sebab kenapa mati lampu beberapa hari ini jelas salah satunya pohon romboh di Desa Patikal Baru Kecamatan Kikim Timur, kemudian di Desa Pajar Bakti Kecamatan Tebing Tinggi pohon roboh menimpah jaringan listrik.

“Pohon roboh di Bunga mas (KIkim Timur) siang hari sedangkan di Desa Pajar Bakti malam hari sehingga butuh lama untuk kembali normal kembali jaringan listrik,” ujarnya.

Bukan hanya itu saja, permaslaahn padam listrik juga terjadi dampak dari jaringan dari tempat daerah lain sehingga dampaknya juga terjadi di wilayah Tebing Tinggi. “Seperti di Daerah Lubuklinggau terjadi masalah disana sehingga berdampak ke wilayah Tebing Tinggi,” katanya. (12/14).

Empat Lawang

Bung Ben Programkan 3M Untuk PWI

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption :Beni Syafrin berfose bersama ketua PWI Sumsel dan anggota.

REL,Empat Lawang – Ber-Visi misikan 3 M ,Beni Syafrin terpilih menjadi ketua definitif Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Empat Lawang.Rabu (23/9).

Beni Safrin terpilih dengan memenangi 7 suara berselisih satu suara,dengan total pemilih sebanyak 13 orang yang tergabung dari anggota PWI Kabupaten Empat Lawang

“Alhamdulilah terima kasih teman teman,kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama,”Lanjut Beni

Dengan,Mewujud Sumber Daya Manusia Yang Unggul, Profesional, Berkualitas dan Bermartabat. Mendukung Terwujudnya Empat Lawang MADANI,ia pun mempunyai program program unggulan yang di rangkum menjadi 3M

“Yang pertama, Memperkuat Sinergitas Dengan Pemerintah Empat Lawang untuk membangun Bergening Kuat Dengan Pihak Swasta,Meningkatkan Profesionalisme Seluruh Anggota PWI, Yang Berbasis Digitalisasi ,melalui Peningkatan Uji Kompetensi dan Penguatan bimtek terkait tata kerja Jurnalis, termasuk juga aturan dan perundang-undangan yang terupdate,”Sambung Bung Beni

Menciptakan perlindungan hukum bagi seluruh anggota PWI dan Peningkatan Kesejahteraan,membentuk koperasi PWI Empat Lawang,menciptakan usaha kreatif sebagai pendapatan PWI,membangun solidaritas antar seluruh anggota PWI melalui arisan keluarga , menyiapkan asuransi tenaga kerja gratis untuk seluruh anggota PWI dan PWI mempunyai kantor sendiri.

“Tentunya semua ini perlu kerjasama dan dorongan dari kita semua,mari kita bersama sama memajukan PWI Empat Lawang,”Ucap Bung Beni

Dengan harapan PWI Empat Lawang kedepannya dapat lebih konsisten dan profesional dalam bekerja untuk mewujudkan Empat Lawang MADANI.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Tingkatkan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Tampak Dandim 04-05 lahat tinjau lokasi pembukaan jalan

REL,Empat Lawang – Dandim. 04-05 Lahat melaksanakan kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-109 di tahun 2020.Selasa (22/9).

Dandim 04-05 lahat menaungi 3 wilayah yakni .kabupaten Empat Lawang,kota Pagar Alam dan Kabupaten Lahat.

Namun,pantauan dilapangan ,yang menjadi titik lokasi giat tersebut yakni di Kabupaten Empat Lawang tepatnya di Kecamatan Pendopo Desa Tanjung Raman.

Dandim 04-05 Lahat Letkol Kav Syawaf Al Amien,SE.M.Si mengatakan ada 2 kegiatan dari TMMD yakni giat fisik dan non-fisik diantarannya pembukaan jalan kurang lebih 1,120 meter dengan lebar kurang lebih 5 meter dan gorong gorong sebanyak 10 unit.

“Sedangkan non-fisik mempunyai 8 program diantaranya,yang pertama penyuluhan kesadaran bela negara,penyuluhan tentang hukum,penyuluhan tentang bahaya narkoba,penyuluhan tentang pertanian,penyuluhan tentang wawasan kebangsaan,penyuluhan tentang kesehatan,penyuluhan tentang pemberdayaan masyarakat dan penyuluhan tentang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),”Lanjut Syahwab

Sasaran yang dicapai,membantu mempercepat pembangunan di daerah memperlancar perhubungan/transfortasi darat,membantu tingkatkan kesejahteraan rakyat di daerah,tanamkan kesadaran bela negara dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Jadi capaian yang di inginkan ada 5 point tersebut di kegiatan TMMD ke 109 ditahun 2020,”Jelasnya.

Terpisah Shanti warga Tanjung Raman merasa senang dengan adannya TMMD di Desanya,karena menurutnya dengan adanya pembukaan jalan ini bisa memperlancar aktivitas warga sehari hari.

“Senang,semoga kedepannya lebih maju lagi dan bisa dirasakan oleh masyarakat langsung,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

SMK,SMA Se-Sumsel Serah Terimah Jabatan

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Penandatanganan serah terimah jabatan

REL,Empat Lawang- Setelah dilakukan pelantikan dan pengukuhan beberapa hari lalu, seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) SMA, SMK dan SLB SE Kabupaten Empat Lawang, melakukan serah terima jabatan (Sertijab), Rabu (16/9) di aula gedung SMK Negeri 1 Empat Lawang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Riza Pahlevi, melalui Kasi Kurikulum Bidang SMK, Awaludin mengatakan, mutasi jabatan merupakan dinamika yang biasa sebagai abdi negara. Selain itu, mutasi juga dilakukan dalam rangka memperkaya pengalaman bertugas serta penyegaran suasana kerja.

“Dengan potensi dan integritas yang dimiliki oleh masing-masing Kepsek, hendaknya bisa mengembangkan inovasi dan kreatifitas untuk kemajuan sekolah,” ungkap Awaludin saat membacakan sambutan Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.Rabu (16/9).

Awaludin juga menambahkan, sebagai seorang Kepsek, harus mengedepankan etika moral dan kejujuran serta selalu berkoordinasi dengan pimpinan dan bawahan. “Ciptakan suasana yang kondusif di sekolah, dengan saling menjaga rasa asah, asih dan asuh,” imbuhnya.

Masih menurut Awaludin, tugas dan tanggungjawab kita saat ini semakin berat. Makanya fighting spirit harus dilakukan, dengan memberdayakan SDM staf yang ada. “Kita tidak bisa sendirian atau One Man Show dalam melaksanakan amanah ini, staf yang ada harus diberdayakan semaksimal mungkin,” ujarnya seraya berharap, seluruh Kepsek yang ada di Empat Lawang bisa membawa perubahan yang lebih baik, dalam dunia pendidikan di Provinsi Sumatera Selatan.

Ditempat yang sama, Ketua MKKS SMK Kabupaten Empat Lawang, Saipul Efendi, mengajak seluruh Kepsek yang ada supaya memegang teguh amanah yang diberikan tersebut untuk membangun sekolah.

“Kita sama-sama menyadari dan yakin, amanah yang diberikan ini adalah salah satu bentuk ibadah. Untuk itu, mari kita jalankan amanah ini dengan baik,” ungkap Saipul.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending