Connect with us

Empat Lawang

Warga Keluhkan Kondisi Akses Jalan

Published

on

KERUSAKAN : Kondisi jalan yang terpaksa harus dilalui warga setiap harinya tampak rusak dan berlumpur tanah liat. (7/8).

REL, Empat Lawang – Akses jalan para penduduk yang menghubungkan antara Desa Sugiwaras dan Tanjung Kupang Baru di Kecamatan Tebing Tinggi begitu memprihankan sekali.

Hal ini dikarenakan kondisi jalan penuh lubang akibat terkikisnya aspal yang sebelumnya memang sudah ada. Kikisan aspal disinyalir karena banyaknya air tergenang pada saat hujan turun dan membuat lubang semakin membesar.

Pantauan dilokasi, jalan yang merupakan akses warga sehari-hari ini sangatlah membahayakan jika tidak segera diperbaiki, pasalnya selain jalanan begitu banyak lubang, hamparan lumpur akibat tanah liat disekitar jalan turut menambah daftar penyebab kecelakan.

Tentu saja kondisi jalan yang seperti ini dikeluhkan warga setempat, terutama bagi warga yang hendak menuju Tebing Tinggi pusat Kabupaten Empat Lawang. Bahkan bukan hanya warga bermukim disana, termasuk juga ketika warga dari luar desa hendak menuju kesana.

“Waduh pak, parah kondisi jalan ini kalau kita mengendarai motor tidak sangat hati hati, harus benar pelan pelan kalau sudah diguyur hujan karena licin berlumpur,” ujar Padri salah seorang warga Tebing Tinggi yang tengah melintas.

Dikatakan dirinya selain licin, kondisi jalanpun sangatlah sepi karena dikelilingi hutan. Tak banyak kendaraan melintas jika menjelang sore hari, apalagi malam harinya dengan kondisi lampu jalan tidak ada yang terpasang sepanjang jalan.

“Penerangan lampu jalan tidak ada kalau malam, siang hari saja jalanan yang jelas bisa kita lihat langsung terkadang masih membuat kendaraan kita tergelincir apalagi malam,” cetusnya.

Dirinya sangat berharap kepada pemerintah agar memperhatikan kondisi jalan keseharian yang selalu dipergunakan masyarakatnya. Supaya dapat diperbaiki. “Jangalah harus sudah menelan korban baru mau diperbaiki, bagaima dinakaman otonomi daerah berkembang, kalau akses jalan menuju pedesaan nya saja kurang perhatian pemerintah,” tutur padri.

Pembangunan disuatu daerah dapat berkembang itu, lanjut dirinya. Salah satu faktor pendukungnya ialah kelancaran akses menuju lokasi suatu daerah tersebut. Dengan kata lain kondisi jalan haruslah sangat diperhitungkan sekali.

“Kondisi jalan itu haruslah bagus bukan malah rusak, bagaimana dapat dengan mudah menuju ke pedesaan, jika akses jalanannya rusak. Yang ada malahan akan membuat desa terisolir dari pusat kabupaten,” tandasnya. (14)

Empat Lawang

Sempat Tertimbun Jalan Penghubung di Bersihkan

Published

on

Caption : Nampak alat berat yang membersihkan sisa - sisa timbunan longsor di jalan penghubung Kecamatan Tebing Tinggi dengan Kecamatan Talang Padang.

REL,Empat Lawang – Jalan provinsi penghubung Kecamatan Tebing Tinggi- Talang Padang yang sempat tertimbun longsor beberapa waktu lalu sudah dibersihkan.

Jalan Provinsi tepatnya di Desa Gelangang itu tampak alat berat sedang melalukan pembersihan material tanah menimbun badan jalan.

Riki Rikardo (40) salah seorang pengendara sedang melintas mengatakan, jalan yang sempat tertimbun longsor susah bisa dilintasi, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Bagi pengguna kendaraan mobil sudah bisa lewat, di lokasi tidak ada material tanah lagi dijalan, tapi harus pelan-pelan, karena sisa material longsor berubah jadi lumpur,” kata Riko, kemarin (5/7)

Dengan dibersihkan nya tumpukan tanah longsor itu, ia berterima kasih karena akhirnya bisa melewati jalan itu.

“Alhamdulillah,bisa dilewati. Sebelumnya untuk pulang ke Talang Padang kami memutar arah melintasi jalan poros,” ucapnya

Kabid Jalan Dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang, Eko, mengatakan, pihaknya langsung terjun ke lokasi saat mendapat informasi adanya longsor di jalan tersebut.

“Ini langsung kita bersihkan, setelah tertimbun longsor beberapa waktu lalu. Saat ini akses jalan sudah mulai dilewati bagi pengendara,” katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kades Salurkan BLT DD Tahap III

Published

on

Caption : Tampak suasana pembagian BLT DD Desa Kembahang Baru

REL,Empat Lawang – Pemerintahan Desa Kembahang Baru Kecamatan Talang Padang salurkan bantuan langsung tunai (BLT DD) Tahap ketiga.

Pembagian yang disaksikan/awasi oleh pihak kecamatan Talang Padang,TNI – Polri,Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) berjalan dengan aman.

kepala Desa Kembahang Baru Nurhasanah mengatakan,ada sebanyak 107 kepala keluarga (KK) yang menerima BLT DD di Desanya.

“Setiap KK menerima sebesar 600 ribu,untuk tahap I,II dan III sudah kita berikan kepada penerima,”Ungkapnya.Kemarin (5/7).

Namun demikian,Lanjut Nurhasanah menghimbau bagi penerima BLT DD untuk dapat mempergunakan bantuan tersebut dengan seperlunya.

“Karena bantuan ini sifatnya sementara,bagi penerima gunakanlah bantuan ini untuk keperluan sehari hari demi mencukupi kebutuhan hidup,”Imbuhnya.

Sekedar informasi pembagian/penyaluran blt dd pada hari Jum’at kemarin (3/7/20) sekitar pukul 09 : 00 Wib.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

PLN Tak Bisa Tepati Janji,Dana Pembangunan GI Dipangkas

Published

on

Foto : Gardi Induk PLT Empat Lawang di Kawasan Talang Gunung

REL,Empat Lawang – Sirna sudah harapan yang dinanti nantikan oleh masyarakat Empat Lawang, untuk listrik terang benderang tidak byrpert lagi, Pasalanya, pembangunan lanjutan upaya penyelesaian Gardu Induk (GI) di Kabupaten Empat Lawang ditunda dan terancam mangkrak.

Sekedar informasi, beberapa bulan lalu pihak PLN bertemu dengan Bupati Empat Lawang, mereka (PLN,red) menjanjikan pada bulan Agustus mendatang, tepatnya pada hari kemerdekaan RI listrik di Empat Lawang terang benderang ikut merdeka. Namun, janjinya itu saat ini sirna sudah.

Ketua TIM Pembangunan Gardu Induk Empat Lawang, dari PLN ULP Sumbagsel Candra dikomfirmasi mengatakan, benar lanjutan pembangunan GI di Talang Gunung Empat Lawang itu ditunda akibat dari dampak Pandemi Virus Corona ini.

“Iya, pembangunannya ditunda, dananya dipangkas untuk Virus Corona ini,” ungkap Candra, Kemari  (4/7/2020) via telpn selularnya.

Dikatakannya, jika sebelumnya Pihak PLN menjanjikan pada bulan Agustus itu memang adanya. Namun apadaya karena corona ini semua program yang ada dicoret.

“Masayarakat diminta bersabar, ini bukan disengaja, kedepan akan kita usahakan lagi,” imbuhya.

Pihaknya kata ia, dalam waktu dekat akan mengupayakan lagi pembangunan jika kondisi pandemi ini sudah kembali normal.

“Kita berharap, covid ini cepat berlalu. Sehingga apa yang kita inggin kan pembangunan GI di Empat Lawang cepat terealisasi,” ujarnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan menyurati PLN pusat untuk berkordianasi lagi apa bila ada dana nya tetap akan dilanjutkan pembangunan GI itu.

Diberitakan sebelumnya, kepastian ditundanya pembangunan lanjutan GI itu akibat dari pemotongan anggaran dampak mewabahnya penyakit corona, sehingga dana dana termasuk pembangunan jaringan ini dipangkas.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending