Connect with us

Empat Lawang

Warga dan Pelajar Kesulitan Seberangi Sungai

Published

on

RAKIT : Aktifitas warga Desa Padang Tepong yang memanfaatkan rakit untuk menyeberangi sungai pasca putusnya jembata  ponton, kemarin.

REL, Empat Lawang – Pasca putusnya Jembatan Musi Desa Padang Tepong (Jembatan Ponton) di Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang, tidak hanya menyulitkan warga di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) untuk berlalu-lalang, namun juga membuat kesulitan bagi warga Kecamtan Ulu Musi, yang tinggal di seberang sungai, demikian juga para pelajar SMA Negeri 1 Kecamatan Ulu Musi, untuk bersekolah. Karena gedung sekolah mereka berada di seberang sungai.

Untuk meringankan beban warga dan para pelajar SMA Negeri 1 Ulu Musi, pemerintah kabupaten (Pemkab) Empat Lawang telah menyiapkan perahu karet untuk menyeberang dan memasang Jembatan Belly (Jembatan Belly).

Sayangnya, parahu karet yang disediakan ternyata tidak dapat digunakan karena berbagai faktor. Gantinya, rakit bambu akhirnya menjadi teman setia para penyeberang untuk mengantar mereka ke tempat tujuan. Sementara jembatan Bailey yang dipasang, bukan di Desa Padang Tepong atau lokasi jembatan yang putus, namun di Desa Talang Bengkulu yang jaraknya beberapa kilo meter (Km) dari lokasi jembatan putus.

Tentu saja keberadaan rakit tidak dapat dimaksimalkan untuk mengantar para penyeberang untuk beraktifitas. Karena memiliki banyak kekurangan dan keterbatasan daya angkut dan faktor keamanan selama menyeberang. Sementara Jembatan Belly juga terlalu jauh dan tidak mungkin dimanfaatkan bagi pelajar untuk pulang pergi ke sekolah.

Kini, warga bersama pemerintah desa (Pemdes) setempat dalam hal ini Pemdes Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi, mulai mencari alternatif lain. Hasilnya, warga bersama pemdes setempat, sepakat akan memperbaiki jembatan gantung usang yang membentang di atas Sungai Musi di desa itu secara swadaya.

“Alternatif pilihan kami, memperbaiki jembatan gantung yang selama ini tidak terpakai. Nanti insyaallah secara gotong royong akan kami perbaiki lantainya,” ungkap Kepala Desa Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi, Afrizan kepada wartawan, kemarin.

Namun persoalannya, keterbatasan biaya dan material, menjadi kendala tersendiri pihaknya untuk memperbaiki jembatan gantung itu, agar siap digunakan kembali. “Lantainya sudah rusak semua. Kita nunggu kayu papan untuk lantai jembatan itu, asal ada papannya jembatan gantung segera kita perbaiki, paling lama dua atau tiga hari bisa,” katanya.

Jika jembatan gantung itu sudah diperbaiki, kata Afrizan, tentu saja sangat membantu sekali bagi warganya dan para pelajar SMA Negeri 1 Ulu Musi. Sebab, jembatan dapat dilewati sepeda motor, lebih aman dilewati dan yang pastinya lebih dekat ke sekolah.

“Mudah-mudahan, jembatan baru segera pengganti jembatan putus kembali dibangun pemda, sebab kebutuhan akan jembatan di Ulu Musi sangat mendesak,” harapnya.

Sementara Kepala BPBD Empat Lawang, Muhammad Taufik mengaku sudah mengetahui rencana warga bersama Pemdes setempat untuk memperbaiki jembatan gantung yang akan digunakan sebagai akses penyeberangan.

“Lokasinya ada di hilir jembatan yang putus. Supaya anak sekolah lebih nyaman menyeberang sungai,” tukasnya. (12).

Empat Lawang

Waka II : Minta Gugus Tugas Tingkatkan Kinerja

Published

on

Caption : Waka II DPRD Empat Lawang Windera Safri

 

REL,Empat Lawang – Terkait adanya salah satu warga Empat Lawang positif terjangkit virus corona membuat wakil rakyat satu ini angkat bicara.

Selaku wakil rakyat dirinya meminta kepada gugus tugas agar kiranya tetap semangat dan meningkatkan kinerjanya serta memberikan informasi kepada masyarakat tentang situasi sebenarnya.

“Diharapkan kedepannya jika terdapat data data baru yang berhubungan dengan perkembangan covid19 di Empat Lawang, Gugus Tugas agar dapat secepatnya memberikan keterangan kepada masyarakat,”Pinta Windera Safri Waka II DPRD Kabupaten Empat Lawang pada awak media .Selasa (26/5).

Agar masyarakat mengerti Lanjutnya,tentang situasi yang sebenarnya dan mendapatkan infomasi yang akurat dari sumber yang terpercaya bukan dari informasi yang tidak jelas yang membuat kegaduhan serta kecemasan.

“Berikan informasi yang sebenarnya kepada masyarakat sebelum masyarakat heboh dan cemas karena mendapat informasi desas desus di medsos yang belum pasti kejelasannya,”Ungkapnya.

Dan untuk Pasien Sambung Windera, semoga cepat sembuh dan sehat seperti biasanya,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Pecah Telur,Empat Lawang Satu Positif Corona

Published

on

Caption : Tim gugus tugas covid19 menjelaskan kasus terkompirmasi warga Empat Lawang terjangkit virus corona.

 

 

REL,Empat Lawang – Seorang Dokter yang bertugas di RSUD Empat Lawang terkomfirmasi positif terjangkit virus corona atau covid 19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 RSUD Empat Lawang, dr Sukma Lini didampingi Direktur RSUD Empat Lawang dr Devi Adrianti, menjelaskan kasus terkonfirmasi positif tersebut setelah pihaknya menerima hasil pemeriksaan SWAB dari Palembang.

“Ya benar, kita ada kasus positif covid 19, seorang tenaga medis warga Tebing Tinggi ibukota Empat Lawang,” ujarnya saat presrilis, Senin (25/5/2020).

Ia mengatakan, dokter yang terkonfirmasi positif covid-19 itu, pernah kontak dengan seorang tenaga medis yang terkonfirmasi positif sebelumnya, berasal dari kota Lubuk Linggau.

“Sebelumnya yang bersangkutan sudah di isolasi di RSUD Empat Lawang menjalani karantina, juga sudah dilakukan pemeriksaan rapidtest sebanyak dua kali, terakhir dilakukan pemeriksaan melalui SWAB hasilnya dinyatakan positif covid 19,” bebernya.

Dengan adanya kasus ini sambungnya, tim Gugus Tugas telah melakukan tracking dan melaksanakan pemeriksaan awal rapidtest dan selasa besok akan dilakukan tes SWAB kepada orang yang pernah kontak erat dengan dokter tersebut terutama kedua orang tuanya.

“Saat ini, pasien sudah dirawat dengan melalui isolasi mandiri disuatu tempat tertentu, dengan pemantautan dari tim gugas covid 19 RSUD,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, di isolasi mandiri itu telah sesuai dengan protap yang ada. Saat ini kondisi pasien itu baik, tanpa ada gejala apa-apa.

“Kondisinya baik, memang pasien ini tidak memiliki gejala terjangkit covid 19, dia itu OTG,” singkatnya.

Terpisah, tim gugas covid 19 Empat Lawang Kuswinarto, menghimbau kepada masyarakat jangan cemas dan panik dengan adanya kasus terkomfirmasi baru ini.

“Masyarakat diminta untuk mematuhi himbauan protokol kesehatan dari pemerintah, seperti memakai masker jika keluar rumah, pyscal distancing,” Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Jumat Berbagi,Satlantas Bagi Sembako

Published

on

Caption : Satlantas Berikan Paket Sembako Kepada Masyarakat yang Kurang Mampu.

 

REL,Empat Lawang – Satuan polisi lalulintas (Satlantas) polres Empat Lawang memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan terdampak wabah virus corona.

Pemberian paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu disejumlah wilayah di kecamatan Tebing Tinggi.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui Kasatlantas Polres Empat Lawang IPTU.M.Yusuf Lubis mengatakan pembagian ini tidak lain rasa kepedulian polri terhadap masyarakat yang kurang mampu maupun terdampak covid19.

“ya kemarin (Jumat) kita berbagi kepada masyarakat yang tidak mampu,semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban mereka,”Ucap Lubis.Kemarin (24/5).

Masih dikatakan Lubis,menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan diri serta lingkungan dan selalu menggunakan masker apabila hendak keluar rumah.

“Karena masker salah satu utama memutuskan penyebaran wabah covid19 ini,semoga wabah ini cepat berlalu,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending