Connect with us

Empat Lawang

Wabup Tinjau Jalan Nyaris Putus

Published

on

TINJAU : Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana ST saat meninjau lokasi jalan yang nyaris putus di Desa Baturaja Baru Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (29/4/2019).

REL, Empat Lawang – Akses Baturaja Baru – Sugiwaras Nyaris Putus akibat luapan Sungai Musi yang meluluhlantakan wilayah Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (27/4/2019) lalu. Karena itu, Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulan ST bersama sejumlah jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, melakukan peninjauan ke lokasi, Senin (29/4/2019).

Dalam perjalanan ke lokasi jalan yang nyaris putus tersebut, Wakil Bupati menyempatkan diri meninjau sejumlah fasilitas umum lainya yang terdampak banjir di Desa Kota Gading, Desa Baturaja Lama dan Desa Baturaja Baru. Momen ini juga disempatkan Wakil Bupati untuk berkomunikasi langsung dengan warga setempat.

“Kami dapat laporan dari masyarakat adanya banjir. Tadi kita cek dan kita atasi. Kami melihat sendiri di Desa Kota Gading hingga Desa Baturaja Baru dan akan dinaikan elvansi atau ketinggian tanah di sana paling tidak 1 meter,” kata Yulius kepada wartawan.

Selain itu, pihaknya akan membuat tembok penahan di sepanjang tiga desa. Namun akan didiskusikan lagi dengan Kementerian PU Perairan, karena kalau pakai APBD tidak cukup.

“Panjangnya kurang lebih 3 km. Dananya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan miliar. Minggu ini kami akan temui Balai Besar untuk bahas ini sekaligus irigasi di Paiker,” jelasnya.

Jalan yang longsor di Desa Baturaja Batu, lanjut Wabup, akan dibangun beronjong dengan menggunakan APBD. “Karena itu jalan kabupaten, akan segera diperbaiki pakai APBD,” tukasnya seraya akan membuat plat deker di irigasi yang berada di tengah desa.

Diberitakan sebelumnya, tidak hanya menyebabkan putusnya akses Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi – Pasemah Air Keruh dan menghanyutkan sedikitnya 2 unit rumah penduduk serta merusak belasan bangunan lainnya, luapan Sungai Musi yang menerjang Kabupaten Empat Lawang beberapa waktu lalu juga menyebabkan nyaris putusnya akses jalan Desa Baturaja Baru – Desa Sugiwaras.

Kondisi jalan yang nyaris putus tersebut, berada sekitar 500 meter dari perumahan penduduk Desa Baturaja Baru ke arah Desa Sugiwaras. (12)

Empat Lawang

Kabur Ketika Tim Gabungan Gerebek Gelanggang Sabung Ayam

Published

on

Foto : Polres For REL Caption : Arena gelanggang sabung ayam di Desa Muara Semah dirobohkan dan di bakar.

REL,Empat Lawang – Tim gabungan Tni -Polri serta polisi pamong praja Kabupaten Empat Lawang menggerebek arena gelanggang sabung ayam di Desa Muara Semah Kecamatan Muara Pinang.Selasa (24/11).

Hal tersebut dikarenakan dari informasi masyarakat,bahwa lokasi tersebut sering dijadikan tempat perjudian sabung ayam yang selama ini telah meresahkan masyarakat.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui kasatreskrim polres Empat Lawang AKP.Mursal Mahdi,S.H,.M.H mengatakan Diduga pemilik gelanggang sabung ayam sudah mengetahui bahwa hari ini akan ada penggerebekan oleh tim gabungan.

“Diduga kedatangan tim gabungan sudah diketahui oleh pemilik gelanggang sabung ayam, sehingga arena gelanggang sabung ayam sudah kosong tidak Ada orang,”Kata AKP.Mursal Mahdi.

Namun lanjutnya ,setelah didapati dilokasi sudah tidak ada lagi pelaku sabung ayam, tim gabungan langsung membongkar dan membakar arena tempat sabung ayam

“Tim langsung merobohkan dan membakar tempat perjudian di Arena gelanggang sabung ayam yang bertempat di Desa Muara Semah Kecamatan Muara pinang tersebut,”Jelasnya(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Saat Hendak Memikat Burung,Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Published

on

Caption : Korban ditemukan tergeletak di rel kereta api desa Sawah Kecamatan Saling

REL,Empat Lawang – Warga Desa Sawah Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang digegerkan penemuan dua sosok mayat laki laki remaja tewas tergeletak di jalan rel kereta api dengan kondisi yang mengenaskan.

Dari informasi yang didapat identitas korban yakni Nopri (16) Bin Hatta Warga Desa Suka Kaya Kecamatan Saling dan Pebriansyah (14) warga Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong .

Adapun kronologis kejadian yang dijelaskan oleh Dodi (20) kakak korban (Nopri) berawal pada hari Senin tanggal 23 November sekitar pukul 10 : 00 wib adiknya berpamitan keluar rumah untuk memikat burung bersama temannya.

Hingga sampai larut malam,adik korban juga tidak kunjung pulang kerumah,lalu kakak korban berusaha mencari keberadaan korban dan alhasil korban juga tidak ditemukan.

Namun ke esokan harinya sekitar pukul 07 : 00 wib kakak korban mendapatkan kabar bahwa adiknya ditemukan tewas ditabrak kerta api (Kereta tanki) dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Dan kedua korban dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk dilakukan VER.

Kepala Desa (Kades ) Suka kaya Hernaen dikompirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut

“Ya benar itu warga saya,pagi tadi saya mendapatkan informasi bahwa warga saya meninggal di tabrak kereta api,”Tukasnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

H. Joncik Muhammad dan Istri Tercinta Dinyatakan Sembuh

Published

on

Foto : RATI / REL CAPTION : Bupati H. Joncik Muhammad Dan Istri Tercinta

REL,Empat Lawang – Beberapa pekan yang lalu bupati kabupaten Empat Lawang dan istri dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona), kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan sehat.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj. Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah sangat baik, setelah isolasi selama dua pekan,” Ungkapnya, Senin (23/11).

Lanjut Hepy, bapak bupati Empat Lawang sudah menjalani 4 kali swab, dengan hasil yang berbeda dan Alhamdulillah hasil swab terakhir sudah dinyatakan negatif dan sudah bisa pulang kerumah.

“Swab ke2 Negatif, swab ke3 positif lagi, subhanallah hasil swab ke 4 sudah negatif, dan sudah boleh pulang, namun bapak masih harus istirahat total untuk pemulihan kondisi, sebelum pulang kembali ke Kabupaten Empat Lawang,” Ujarnya.

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya ia berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian, Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, covid itu benar ada. Jadi bukan hoax, Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Trending