Connect with us

Empat Lawang

Usia Tak Halangi untuk Belajar Al-Qur’an

Published

on

BERSAMA: Ibu-ibu pengajian sedang berfoto bersama, Rabu (11/7).

REL, Tebing Tinggi – Semangat belajar memabaca Al-Qur’an ibu-ibu TPQ Masjid Al-Huda Tanjung Beringin Kecamatan Tebing Tinggi sangat layak diacungi jempol. Pasalnya ibu-ibu yang tergabung di TPQ tersebut sudah berusia lanjut berkisar 50 tahunan ke atas. Emizona selaku penyuluh agama Empat Lawang sekaligus guru mengaji ibu-ibu TPQ Masjid Al-Huda mengatakan sangat antusias untuk mengajarkan cara baca Al-Qur’an kepada mereka.

“Saya sangat antusias untuk mengajari mereka membaca Al-Qur’an. Mereka juga tak kalah bersemangat untuk belajar. Meski suda lansia, mereka tak kalah bersemangat dengan anak-anak muda zaman sekarang,” kata Emizona, Rabu (12/7).

Emizona menambahkan bahwa agenda mengaji di TPQ Masjid Al-Huda Tanjung Beringin berlangsung setiap hari Rabu mulai dari jam 14.00 WIB sampai dengan selesai.

“Alhamdulilah agenda ini rutin dilaksanakan. Tidak terasa sekarang sudah 2 tahun saya mengajarkan mereka membaca Al-Qur’an,” tambahnya.

Perkembangan yang sangat layak diapresiasi, dalam jangka waktu 2 tahun tersebut, para ibu lansia sudah bisa membaca Al-Qur’an.

“Saya mengajari mereka benar-benar dari awal yakni dari huruf hijaiyah Alif sampai ke Ya. Alhamdulilah sekarang mereka bacaannya sudah Al-Qur’an semua. Sebagian ada yang masih di suroh Al-Baqarah dan ada juga bacaan Al-Qur’an-nya yang sudah jauh,” jelas Emizona.

Melalui kegiatan mengaji tersebut, Emizona  berharap para ibu-ibu tetap semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

“Belajar itu tidak memandang usia. Asal kita punya tekad yang kuat, ingin berubah menjadi lebih baik untuk mengharap ridho-Nya maka pasti akan bisa. Jadi tidak usah malu dengan faktor usia,” pungkas Emizona. (Mg15)

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending