oleh

Usai Santap Takjil Puluhan Pegawai RSUD Muntaber

* 80 orang Mengalami Keracunan

REL, Lahat – Pembagian Takjil yang biasa dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat, dibulan ramadhan kali ini tampaknya membawa malapetaka. Bagaimana tidak, Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang biasa nya dipenuhi pasien, malah dipenuhi oleh pegawainya sendiri. Setidaknya, 80 dari 113 pegawai RSUD Lahat, termasuk cleaning service, gara-gara diduga mengalami keracunan setelah menyantap takjil dan kolak, pada Sabtu (11/5/2019), lalu, yang dibagikan oleh pihak rumah sakit plat merah ini.

Lilis, salah satu pegawai Cleaning Cervis korban keracunan menceritakan, ia merasakan gejala mual dan sakit kepala persis tidak lama usai berbuka puasa. Saat itu dirinya hanya memakan dan meminum yang diberikan oleh pihak rumah sakit.

“Malamnya sekitar pukul 20.00 WIB, baru terasa pusing, perut mules, mual hingga muntah,” ungkapnya saat dibincangi pewarta.

Sementara, Direktur RSUD Lahat, dr Hj Laela Cholik MKes dihubungi via telepon membenarkan, memang ada pihak rumah sakit umum yang membagikan makanan berupa takjil, dan kolak ke para pegawai rumah sakit. Takjil ini dibagikan setiap hari selama bulan ramadan. Tercatat ada 9 pegawai terpaksa dirawat insentif.

“ Kegiatan bagi bagi takjil ini memang biasa kita lakukan, baru kali ini kejadian seperti kita alami. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, makanan dan minuman mana yang menyebabkan petugas muntaber. Yang terpenting saat ini, adalah menangani korban dahulu,” terang dr Hj Laela Cholik. Minggu (12/5/2019)

Terpisah, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Satria Dwi Darma SIK menerangkan pihaknya sudah mengambil data siapa saja, yang diduga keracunan. Saat itu pihaknya masih menunggu hasilnya dari laboratorium RSUD Lahat, penyebab pastinya.

“Masih kita selidiki. Kita tunggu hasil laboratorium dulu. Karena bukan hanya satu jenis makanan saja yang dikonsumsi korban ini,” terang Satria. (mg21)

BACA JUGA