oleh

Usai Bunuh Kekasih,Hengki Lari Ke Kampung

 

RELEmpat Lawang – Setelah Sempat Kabur selama 5 hari pulang ke desanya, Hengki (36) buruh bangunan, seorang pria berstatus duda, warga desa Batu Raja Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, dengan diantar pihak keluarga menyerahkan diri ke Mapolres Empat Lawang, Rabu (01/04/20).

Dihadapan Polisi, Hengki mengaku bahwa dirinya telah melakukan pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Nia Paramitha (40) janda, warga kota Banjarmasin Propinsi Kalimantan Selatan, yang tak lain merupakan kekasihnya, pada Jumat (27/03/20) lalu disebuah kontrakan di kawasan jalan Kemuning 3 babakan Mustika Sari 1 kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi.

Pengakuannya, sebelum terjadinya peristiwa pembunuhan itu, korban Nia Paramitha datang ke kontrakannya sekitar pukul 16.00 WIB, dengan maksud meminta sejumlah uang, karena tidak ada uang pelaku tidak bisa memenuhi permintaan korban, merasa permintaannya tidak dipenuhi tiba tiba korban langsung menampar dan menendang pelaku hingga membuatnya emosi.

“Saat itu saya lagi makan dikontrakan, Dia (Nia Paramitha) datang bermaksud meminta uang sebesar 1 juta rupiah, karena tidak ada uang saya pun tak bisa memenuhi permintaannya, tiba tiba dia (korban) langsung menampar dan menendang, karena emosi dan khilaf saya ambil kain yang dipakai korban dan langsung saya lilitkan kelehernya, hingga korban tewas,”akunya.

Menyadari kekasihnya tewas ditangannya, pelaku pun panik dan pada hari sabtu (28/03/20), sekitar pukul 05.00 pagi pelaku kabur pulang ke desanya di kabupaten Empat Lawang.

Namun sebelum kabur pelaku sempat meninggalkan secarik kertas bertuliskan nomor telepon keluarga korban.

“Semalaman aku menangis di samping jenazahnya, menyesali apa yang sudah terjadi, sebelum pulang ke desa aku tuliskan nomor telepon keluarganya di secarik kertas disamping jenazah korban,”sesal Hengki

Diceritakan pelaku awal mula berkenalan dengan korban Nia Paramitha lewat media sosial facebook, sekitar bulan maret 2019 lalu.
Dari seringnya chating di medsos akhirnya keduanya bersepakat untuk bertemu dan dengan dibiayai pelaku pada bulan agustus 2019, korban pun pergi bertolak dari banjarmasin menuju jakarta.

“Aku kenal korban lewat facebook, berawal dari seringnya chating chatingan akhirnya kami berdua sepakat ingin berjumpa dan disepakatilah pada bulan agustus 2019 untuk bertemu di Jakarta, dengan sebelumnya saya transfer uang sebesar 3,3 juta rupiah untuk tiket pesawatnya,”kenang Hengki

Kini sambil menunggu proses hukum selanjutnya karena TKP nya berada di Kota Bekasi, Pelaku untuk sementara waktu diamankan di Mapolres Empat Lawang.(Mg20).

BACA JUGA