Connect with us

Empat Lawang

Tumpukan Sampah Memakan Ruas Jalinsum

Published

on

MENUMPUK : Tampak sampah menumpuk hingga memakan badan Jalinsum di Kabupaten Empat Lawang, Senin (9/7)

REL, Empat Lawang – Pemandangan tak sedap dan terkesan jorok terlihat di salah satu titik ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di wilayah Kelurahan Jayaloka, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang. Pasalnya, banyak sampang yang menumpuk hingga meluber ke badan Jalinsum.

Pantauan di lapangan, Senin (9/7), terlihat sampah menumpuk dan memanjang di sisi Jalinsum. Hingga saat ini, sampah-sampah tersebut belum juga dibersihkan oleh petugas kebersihan, sehingga menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu warga tau pengendara yang melintas.

Pianto (40), salah satu pengendara mengatakan, hampir setiap kali ia melintas di lokasi tersebut, selalu disuguhkan oleh pemandangan tumpukan sampah bercampur bau tak sedap yang menyengat.

“Sepertinya lokasi itu memang dijadikan warga tempat membuang sampah dan jarang dibersihkan, jadi wajar kalau sekarang sampai meluber ke badan jalan,” katanya.

Menurut pengendara lainnya, Sudiman (41), semestinya pemerintah setempat melakukan pembersihan agar sampah di lokasi itu tidak menumpuk.

“Sampah di lokasi itu terkesan seperti tidak diurus. Pemerintah seharusnya melakukan pembersihan, paling tidak mengambil tindakkan dengan memasang plang larangan membuang sampah di situ,” ujarnya.

Menanggapi keluhan ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Empat Lawang, Munfazir Ghozali mengaku, pihaknya tidak bisa melakukan tindakkan terkait adanya sampah yang menumpuk di pinggir jalan tersebut, karena belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) nya.

“Perda tentang sampah belum ada, jadi kita tidak bisa menindak langsung, kalau ada regulasinya bisa kita tindak dengan Pol PP,” ucapnya.

Meski demikian, pihaknya mengimbau agar masyarakat memiliki kesadaran dan tidak membuang sampah sembarangan seperti di pinggir Jalinsum tersebut.

“Kedepan rencananya kita akan adakan pengadaan bak sampah untuk di tempatkan di areal keramaian. Langkah ini setidaknya bisa memberikan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya,” janjinya. (12)

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending