oleh

Tukang Las Ngedar Ganja Diciduk Polisi

REL, Empat Lawang – Sebanyak 28 gulungan besar daun Ganja senilai Rp 15 ribu per paket yang digulung dengan kertas warna putih,

24 gulungan kecil daun Ganja senilai Rp 10 ribu per paket yang digulung kertas warna putih dan satu unit alat timbangan merk Tanika warna merah berhasil diamankan anggota Polsek Pendopo Kabupaten Empat Lawang dari rumah tersangka bandar Narkotika di Kelurahan Beruge Ilir Kecamatan Pendopo, Rabu (27/3/2019) sekitar jam 21.00 WIB.

Tersangka yang diketahui bernama Antoni (28) seorang yang kesehariannya bekerja di bengkel las itu, saat ini harus menjalani proses hukum atas barang-barang terlarang miliknya tersebut.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi Karyanto melalui Kapolsek Pendopo, Iptu Hariyanto mengatakan, pengungkapan bandar Narkotika jenis Ganja di wilayah hukumnya itu, berkat laporan masyarakat yang resah karena sering terjadinya transaksi Narkotika di wilayah dekat rumah tersangka.

“Total berat keseluruhan barang bukti daun Ganja, sebayak 1 ons, 3 gram atau 103 gram,” ungkap Hariyanto kepada wartawan, Kamis (28/3/2019).

Diceritakannya, pengungkapan peredaran gelap Narkotika jenis Ganja tersebut berawal dari informasi yang masuk ke Polsek Pendopo. Selanjutnya dia memerintahkan Kanitreskrim Polsek Pendopo, Ipda Yopi Maswan untuk melakukan penyelidikab terhadap informasi tersebut. “Dua anggota melakukan lidik dan dapat dipastikan bahwa informasi masyarakat itu benar adanya,” urainya.

Sekira jam 21.00 WIB atas perintah dirinya selaku Kapolsek, Kanitreskrim beserta 10 anggota mendatangi rumah pelaku yang sebelumnya memang telah dipastikan bahwa pelaku berada di rumahnya. Setelah anggota  dapat masuk ke rumah tersangka, langsung mengamankan pelaku dan pelaku dapat diamankan tanpa perlawanan.

“Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan akhirnya barang bukti dapat ditemukan di dalam keranjang pakaian dan diatas dinding pembatas ruangan,” terang Hariyanto.

Oleh petugas, pelaku dan barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolsek Pendopo untuk dilakukan proses lebih lanjut. Dalam pengembangan, pelaku diajak untuk menunjukkan rumah pelaku lainnya di Gunung Meraksa Lama Kecamatan Pendopo yang menjadi tempat pelaku membeli daun ganja tersebut. Namun pelaku ketika dilakukan penggerebekan dapat melarikan diri dengan cara melompat melalui jendela belakang rumah yang kebetulan memang berupa perkebunan (hutan).

“Dalam penggerebekan, anggota melepaskan tembakan namun tidak diketahui apakah mengenai sasaran atau tidak, karen pelaku tidak dapat diketemukan lagi,” tukasnya. (mg20).

BACA JUGA