Connect with us

Empat Lawang

Tujuh Casis Dari Bintara Masuk Tahapan Pantukhir

Published

on

SIGAP : Tampak ke 7 Calon Siswa Bintara tengah berbaris menerima materi dari panitia penyeleksi di depan kantor Mapolres Empat Lawang, rabu (11/7)

REL, Empat Lawang – Polres Empat Lawang sebentar lagi bakalan mendapat tambahan personel dari hasil seleksi para anggota Polri tahun 2018. Saat ini Calon Siswa (Casis) tersebut tengah dipersiapkan untuk menjalani proses seleksi sampai fase akhir dan dinyatakan lulus dari hasil sejumlah rangkaian seleksi di Polres Empat Lawang.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan melalui Kabag Sumda, Kompol Ahmad Jais didampingi Pembina Casis, Bripda Andre mengatakan, sebanyak 7 casis bintara ini akan diberi pembinaan hingga 27 Juli.

“Setelah itu, mereka tinggal menunggu Pantukhir (penentuan tahap akhir), 30 Juli nanti, yang dipusatkan di Polda Sumsel,” katanya kepada REL, rabu (11/7).

Pembinaan yang diberikan oleh para pihaknya dijelaskan Jais, diantaranya seperti pembinaan rohani, jasmani, baris-berbaris, kedisiplinan, sejumlah materi yang berkaitan tentang kepolisian dan beberapa pembinaan lainnya.

“Casis yang tersisa tinggal 7, 6 laki-laki 1 perempuan, semuannya calon Bintara. Sedangkan total kemarin sekitar 70 orang  peserta seleksi Akpol, Bintara dan Tamtama,” jelasnya.

Selain itu, Jais juga menyampaikan bahwa semua casis bintara ini merupakan warga asal Kabupaten Empat Lawang dengan kata lain mereka adalah putra daerah. Diharapkan setelah dinyatakan lulus nanti, semuanya bisa mengabdikan diri ke daerah asalnya dan menjadi anggota polri yang berdedikasi serta berintegritas tinggi.

“Harapannya ya, mereka ini kelak dapat mengabdikan diri di Polres Empat Lawang sehingga para personel bertambah. Akan tetapi untuk penempatan tugas, itu merupakan kebijakan dari Polda,” tandasnya. (Mg14)

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending