oleh

Berharap Persyaratan P3K Dipermudah

FOTO: ISTIMEWA

AUDIENSI: SNWI, termasuk di dalamnya SNWI Kabupaten Empat Lawang sedang audiensi ke pemerintah pusat.

 

Berharap Persyaratan P3K Dipermudah

 

REL, Empat Lawang – Dalam rangka memperjuangkan aspirasi guru dan tenaga kependidikan honorer, SNWI seluruh wilayah Indonesia, termasuk di dalamnya SNWI Kabupaten Empat Lawang melakukan audiensi dengan DPD RI Komite III, sekretariat DPR RI, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Indonesia.

 

Audiensi SNWI seluruh wilayah Indonesia berlangsung dari tanggal 23-25 November 2020.

 

Mario Oktapianus selaku Ketua SNWI Kabupaten Empat Lawang menjelaskan forum ini bersifat Nasional yang anggotanya terdiri dari guru honorer dan tenaga kependidikan honorer yang bertugas di sekolah- sekolah Negeri baik itu TK, SD, SMP, SMA dan SMK dan memiliki SK Tidak terputus sampai sekarang masih aktif.

 

“Adapun tujuan dari SNWI adalah perubahan status honorer menjadi PNS atau ASN melaluai Revisi UU ASN no 5 tahun 2014 sesuai dengan Visi Misi SNWI,” ucap Mario.

 

Akan tetapi Peraturan Presiden P3K sudah keluar, maka para guru dan tenaga kependidikan tidak bisa melawan arus. Mereka diarahkan untuk mengikuti P3K.

 

Meski demikian, syarat-syarat untuk mengikuti P3K dinilai susah, karena itulah guru dan tenaga kependidikan honorer meminta persyaratan untuk mengikuti P3K agar dipermudah.

 

Adapun persyaratan untuk menjadi P3K yang ditetapkan oleh pemerintah pusat yakni diutamakan S1 yang fresh graduate nya harus bersertifikasi, dan pendidikan harus linier. Sedangkan faktanya masih banyak guru-guru dan tenaga kependidikan honorer yang berkerja tidak linier.

 

Terkhusus di Empat Lawang, permintaan tersebut disampaikan oleh Ketua Solidaritas Nasional Wiyatabakti Indonesia (SNWI) Kabupaten Empat Lawang, Mario Oktapianus melalui Sekretaris SNWI Kabupaten Empat Lawang, Rani.

 

Rani menuturkan P3K pada dasarnya bukanlah sebuah solusi dikarenakan di dalam SNWI tidak hanya merekrut guru honorer saja tapi juga merekrut tenaga kependidikan.

 

“Kami berharap baik guru dan juga tenaga kependidikan bisa direkrut juga. Jangan hanya guru honorer saja. Kemudian kalau bisa kami minta dipermudahkan persyaratan untuk masuk P3K,” kata Rani. (Mg15)

 

 

BACA JUGA