Connect with us

Kabar Sumsel

Tinjau Posko Pengungsian Tsunami Lamsel Gubernur Sumsel Disambut Haru

Published

on

SERAHKAN : Gubernur Sumsel H Herman Deru menyerahkan bantuan kepada korban tsunami Lampung Selatan yang akan diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dirumah dinas Bupati Lamsel.

KALIANDA– Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru dan KetuaTP PKK Hj Febrita Lustia, Minggu (30/12) siang akan menyerahkan secara langsung bantuan bagi korban tsunami Lampung Selatan yang akan diterima langsung oleh Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dirumah dinas bupati Lamsel.

Ketika dibincangi disela-sela meninjau posko bencana yang ada di komplek rumah dinas bupati, Nanang Ermanto mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan  kemanusiaan baik yang langsung disampaikan kepada masyarakat korban bencana  di Lampung Selatan, maupun melalui posko bencana yang ada.

“Bantuan terus mengalir termasuk dari Provinsi Sumatera Selatan. Terima kasih banyak kepada bapak Gubernur Sumsel yang sebentar lagi akan datang langsung menyerahkan bantuan,” ujarnya.

Terkait dengan pembagian bantuan untuk korban bencana. Dia menegaskan terus akan disalurkan termasuk ke wilayah yang sulit dijangkau. Terutama diperuntukan bagi warga yang masih bertahan di pengungsian di atas bukit.

“Kita akan terus upayakan menyalurkan bantuan ini secara merata termasuk untuk warga yang saat ini masih bertahan di pengungsian di atas bukit dan desa sekitarnya,” tambahnya.

Sementara itu DR H Achmad Najib, SH M.Hum Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov. Sumsel menegaskan, bantuan yang akan diserahkan Pemerintah Provinsi Sumsel  merupakaan wujud kepedulian sebagai  provinsi tetangga juga sebagai saudara sebangsa dan setenah air.

“Bantuan yang diserahkan meliputi beras 21 ton, 60 karung pakaian, makanan 120 dus berupa mie instan. Selain itu juga ada selimut dan juga uang lebih kurang 200 juta,” tegasnya.

Masih menurut Achmad Najib Pemprov Sumsel beberapa hari lalu juga sudah mengirim relawan untuk membantu korban bencana.

Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Ketua TP PKK sumsel Hj Febrita Lustia beserta sejumlah pejabat diagendakan selain menyampaikan bantuan juga akan meninjau secara langsung desa Way Muli Kecamatan Raja Basa Lampung Selatan yang kondisinya rusak akibat tsunami beberapa waktu lalu.

Gubernur H Herman Deru dan rombongan tiba dirumah dinas Bupati  Lampung Selatan sekitar pukul 13.15 Wib, Minggu, (30/12) diterima langsung Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto.

Kedatangan HD di rumah dinas bupati Lamsel untuk menyampaikan secara langsung bantuan Pemerintah Provinsi Sumsel kepada korban tsunami  melalui pemerintah daerah setempat.

Sebelum dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis, Gubernur dan istri Hj Febrita Lustia dan rombongan dijamu makan siang oleh bupati Lamsel.

Usai makan siang Gubernur menyempatkan diri meninjau langsung posko bantuan darurat bencana tsunami di aula  sebuku rumah dinas bupati.

Ditempat ini Gubernur menyapa puluhan relawan yang tengah bertugas  mengemas dan mendata bantuan baik yang masuk maupun keluar.

Ditempat ini HD secara sombolis menyerahkan bantuan Pemprov Sumsel kepada bupati Lamsel Nanang Ermanto berupa 21 ton beras dan uang tunai 200 juta.

Selanjutnnya Gubernur didampingi Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto bergerak meninjau posko bantuan dapur umum Tagana yang didirikan Pemerintah Provinsi Sumsel bertempat di halaman SMA Negeri 1 Kalianda.

Perjalanan Gubernur dan Ketua TP PKK Sumsel dan rombongan dilanjutkan menuju lapangan tenis indoor Kalianda dimana dilokasi ini ribuan pengungsi asal dari pulau Subesi dan Sebekuk yang mengungsi di tempat ini tempat ini pasca bencana tsunami terjadi.

Kehadiran HD dan Hj Febrita Disambut ribuan pengungsi yang rata rata dihuni anak anak, balita dan ibu rumah tangga. Untuk menghibur pengungsi HD dan Hj Febrita menghibur anak anak pengungsi dengan menyanyikan lagu aku anak sehat.

Dalam sambutannya HD menegaskan Sumsel sebagai tetangga terdekat Lampung begitu peduli dengan apa yang dirasakan korban bencana.

Dia berharap para pengungsi dapat dengan tabah menerima cobaan dengan tetap meningkatkan kualitas ibadah kepada allah SWT dan tetap berharap bagi yang meninggal dunia diterima disinya.

“Mari kita doakan dengan membaca Al Fatihah,” ucap HD.

Menurut HD selain menyerahkan bantuan yang nominalya mencapai  hampir mencapai 1 Miliar.

“Pemprov Sumsel juga akan menambah waktu petugas Tagana di sejumlah  posko. Serta akan menambah jumlah bantuan berupa alat kesehatan, tenaga medis dan bantuan lainya.

Ketua TP PKk Sumsel Hj Febrita Lustia di tempat pengungsian ini  menyerahkan bantuan selimut dan sejumlah kebutuhan bayi dan wanita.

Sementara itu Ibrahim (50) salah satu pengungsi dari pulau sebesi mengaku sudah lima hari menetap dipungungsian lapangan tenis indoor Kalianda. Dia berharap dapat segera kembali ke desanya yang letaknya tidak jauh dari anak gunung krakatau.

Terkait dengan yang diberikan Gubernur Sumsel. Dia memgucapkan terima kasih banyak atas perhatian yang telah diberikan.

“Alhamdulillah perhatian pemerintah sangat bagus. Termasuk dari Sumatera Selatan. Terima kasih pak gubernur,” tandasnya. (Release).

Kabar Sumsel

Kemenag Terapkan Pelayanan Tanpa Tatap Muka

Published

on

Teks foto:Kankemenag Muratara H Iksan Baijuri

 

 

Rel Muratara–Untuk menjaga dari terjangkit dan menyebar Corona Virus Disease (Covid-19) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas Utara menerapkan pelayanan publik tanpa tatap muka langsung.

Alasan penerapan pelayanan tersebut tertuang dalam edaran Kemenag Muratara nomor 77 tahun 2020 tentang pelaksanaan protokol penanganan Covid-19 dan surat edaran Kantor Wilayah Kementetian Agama Propinsi Sumatera Selatan nomor 494 tahun 2020 pertanggal 26 Maret tentang pelayanan publik tanpa tatap muka.

Kankemenag Muratara H Ikhsan Baijuri mengatakan, ditengah hangatnya masalah Covid pelayanan publik di kantor kemenag dilakukan tanpa tatap muka.

“Nanti setiap pelayanan akan dilakukan melalui hand phone, whatshap dan surat elektronik,”katanya, Kamis (26/3)

Lanjutnya, pelayanan tanpa tatap muka akan berlansung dari tanggal 26 Maret hinggga 30 Maret atau menunggu perkembangan selanjutnya. Jika kondisi Covid sudah benar benar steril dari muka bumi, maka aktivitas akan seperti biasa.

Ia mengatakan, pelayanan tanpa tatap muka, sudah disampaikan surat edaran di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) pada Tujuh Kecamatan dalam wilayah Muratara.

“Silakan nanti, Kepala KUA masing masing menyampaikan edaran ini pada setiap kepala desa, atau menyampaikan langsung kepada masyarakat,”ujarnya

Ditambahnya, bagi masyarakat yang ingin melakukan urusan dengan kemenag tidak parlu datang ke kantor, karena di surat edaran sudah di sediakan atau melalui surat elektronik atau email kabmuratara@kemenag.go.di. (16)

Baca Selengkapnya

Kabar Sumsel

Cegah Masuk Covid-19 di Muratara, Pemda Mendirikan Posko GTPP

Published

on

BERSAMA:Bupati, Sekda Foto bersama petugas posko GTPP

 

 

REL,Muratara – Guna Penanganan secara intensif, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mendirikan dan meresmikan posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Corona Virus Disease (Covid-19) di perbatasan Kabupaten Surulangun Jambi, tepanya di simpang Nibung Rawas, Kecamatan Rawas Ulu, Muratara. Selasa (24/3)

Juru Bicara GTPP Kabupaten Muratara Siswanto Tunut menyampaikan pendirian dan peresmian posko ditengah hangatnya masalah Covid-19 tersebut adalah upaya pencegahan dari pemerintah.

“Ia, hari ini bersama Bupati, TNI, Polisi meresmikan dan mulai bergerak melakukan pengecekan secara menyeluruh pengendara yang masuk ke Kabupaten Muratara,”katanya

Sambungnya, terutama bagi pengendara yang datang dari jauh, jambi, batam. Dan orang tersebut singah, pulang kampung atau menginap di Kabupaten kita.

Ia menyebutkan, jika ada orang, warga atau pengendara yang kategori tidak aman, menunjukan suhu badan pada 38 keatas, maka yang bersangkutan masuk dalam Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“Melalui rekan tim, Dinas kesehatan memantau secara berkalah yang masuk dalam ODP itu,”ujarnya

Kesempatan yang sama, Bupati Muratara H M Syarif Hidayat menyampaikan posko tersebut sebagai antisipasi Kabupaten Muratara, sebagai bentuk kepedulian pemda terhadap Covid-19.

“Posko ini adalah posko kemanusiaan. Kita harus ada tindakan yang tegas terhadap Covid-19. Ini bukan rahazia terhaadap surat menyurat kendaraan pengendara atau yang lain. Saya mintak yang melintas untuk membantu, berhenti dan turun untuk dilakukan pengecekan,”ajaknya

Lanjutnya, Posko GTPP akan berdiri dan melayani lebih kurang selama tiga bulan. kita pantau sampai kondisi di Muratara umumnya indonesia benar benar bersih dari Covid-19 ini.

Untuk diketahui, petugas pokso terdiri dari tim Kesehatan, BPDB, dibantu pihak kepolisian, Pol PP, Dishub dan TNI yang berjumlahkan sebanyak 33 orang. (16)

Baca Selengkapnya

Kabar Sumsel

Kapolda Sumsel Apresiasi Kinerja Wartawan Masuk Desa

Published

on

Caption : Tampak suasana rapat kerja wilayah IWO

 

 

REL,Palembang – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan Irjen Pol Priyo Widyanto sangat mengapresiasi program wartawan masuk desa yang di gagas oleh Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online Sumsel sebagai wujud turut mensukseskan program Indonesia membangun dari Desa.

Hal ini di tegaskan Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto melalui Direktur Intel Polda Sumsel Kombes Pol Budi Sajodin m, M.Si saat pembukaan Rapat Kerja Wilayah IWO Sumsel di Hotel Swarna Dwipa Palembang Sabtu (14/03/2020).

Menurutnya, hal ini selaras dengan beberapa program.Nasional dianataranya program Internet masuk Desa, PLN Masuk Desa dan program lainnya.

“Dengan adanya program Wartawan Masuk Desa ini semoga dapat nengawal serta memberikan edukasi kepada masyarakat dalam memanfaatkan Program Internet Masuk Desa, agar masyarakat bisa “melek informasi”,”ujar Budi Sajidin.

Disamping itu kata Budi, di Sumatera Selatan sendiri akan ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 7 Kabupaten dan Kota,”Mari bersama – sama menciptakan suasana yang kondusif dengan pemberitaan yang menyejukan, dan sesuai dengan jargon IWO sebagai lokomotif anti hoax,”ujarnya.

Lebih jauh Budi mengatakan, hadirnya media online mampu menjawab tantangan kebutuhan diera digitalisasi yang menyampaikan informasi cepat, tepat dan akurat.

“Media sosial juga tidak kalah cepatnya dalam menyampaikan informasi , dan sebagai bagian dari keberagaman, oleh karena itu, melalui program Wartawan Masuk Desa IWO diharapkan dapat mrmposisikan diri sebagai penyeimbang informasi melalui medsos,”harapnya.

Dia juga berharap IWO dapat bersinergi dengan Polri dalam menjaga suatuasi NKRI terlebih lagi Pengurus Daerah IWO di Sumsel sudah hampir seluruh Kabupaten Kota.

Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah IWO Sumatera Selatan Sony Kushardian mengatakan kepengururusan IWO sudah terbentuk di 14 Kabupaten Kota Se-Sumsel.

“Agenda Rakerwil ini salah satunya adalah evaluasi kegiatan pengurus daerah, dan melakukan konsolidasi,
serta lounching Wartawan Masuk Desa,”terang Sony.

Kedepan diharapkan IWO semakin solid dan profesional dalam menjalankan roda organisasi serta menjalankan tugas – tugas jurnalistik,”imbuhnya.(*).

Baca Selengkapnya

Trending