Connect with us

Empat Lawang

Tingkatkan Skill Bahasa Inggris Anak

Published

on

FOTO: ISTIMEWA BELAJAR: Siswa siswi di lembaga kursus Al-Azhar Cairo Kabupaten Empat Lawang sedang kursus Bahasa Inggris, Senin (1/2).

Tingkatkan Skill Bahasa Inggris Anak

REL, Empat Lawang – Yayasan Dr. Rika Sungudi, Al-Azhar Cairo (SD-SMP) di Jalan Talang Banyu Kecamatan Tebing Tinggi membuka kursus Bahasa Inggris bagi anak-anak tingkat SD, SMP, SMA, dan umum.

Saat wartawan mengunjungi yayasan tersebut, anak-anak sedang mengikuti kursus Bahasa Inggris. Anak-anak pun terlihat lancar mempraktekkan Bahasa Inggris yang sudah mereka pelajari.

Pemilik Yayasan, Rika Sungudi melalui Al Akcbar Mastur selaku Kepala Bidang Yayasan menjelaskan ada sebanyak 60 siswi yang mengikuti kursus Bahasa Inggris basic sampai umum. Sementara untuk kelasnya berjumlah 5 kelas, masing-masing kelas ada 17 orang.

“Untuk modul pembelajaran disiapkan dari pihak sekolah. Sekolah menyiapkan modul yang berbeda dengan sekolah-sekolah lainnya. Sementara guru yang mengajar kursus bisa mengembangkan materi semenarik mungkin,” kata Akcbar kepada Rakyat Empat Lawang, Senin (1/2).

Akcbar menambahkan sudah ada 20 anak yang mendapatkan sertifikat kursus. Untuk target selesai belajarnya bergantung pada anak. Masing-masing anak memiliki target selesai belajar berbeda-beda. Hal ini dikarenakan kemampuan anak dalam belajar berbeda. Kadang ada yang sudah selesai belajar dalam waktu 2 bulan dan untuk belajar baca tulis target selesainya selama 6 bulan.

“Anak-anak kalau dianggap sudah mampu memahami materi maka akan dapat sertifikat kursus yang bisa digunakan untuk naik kelas berikutnya,” ucap Akcbar.

Salah seorang warga Talang Banyu yang mengunjungi Yayasan Dr. Rika Sungudi, Silvi mengatakan ia bermaksud ingin memasukkan keponakannya untuk mengikuti kursus Bahasa Inggris di yayasan tersebut. Ia mengaku kagum dengan anak-anak yang belajar di Yayasan Dr. Rika Sungudi, terlihat anak-anak langsung mempraktekkan berbicara Bahasa Inggris.

“Ya, saya tadi lihat anak-anaknya praktek langsung ngomong pakai Bahasa Inggris. Guru-gurunya juga orang-orang yang berkompeten di bidangnya,” tutur Silvi.

Sekedar informasi, selain kelas Bahasa Inggris, juga ada kelas Bahasa Arab, Matematika, dan Rainbow. (Ian)

 

 

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Budiman Terpilih Ketua PGRI Paiker

Published

on

FOTO: IST FOR REL PGRI: Konferensi Kecamatan PGRI Paiker sedang berlangsung, Sabtu (27/2).

#SMP N 1 Paiker Tuan Rumah Konferensi PGRI Paiker

 

REL, Empat Lawang – SMP Negeri 1 Pasemah Air Keruh (Paiker) jadi tuan rumah dalam agenda konferensi kecamatan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Paiker, Sabtu (27/2).

 

Konferensi tersebut bertujuan untuk membentuk kepengurusan PGRI Paiker yang selama ini dijabat oleh Sutikno. Konferensi diikuti oleh 22 ranting PGRI Paiker.

 

Ketua Panitia konferensi, Bustomi menjelaska setelah mendengarkan pendapat dari masing-masing perwakilan dari SD, SMP, muncul kesepakatan PGRI Paiker bahwa secara aklamasi Budiman dipilih menjadi Ketua PGRI Paiker periode 2020-2025

 

Ketua terpilih, Budiman dalam sambutannya meminta kerjasama kepada semua anggota, khususnya yang menjadi pengurus untuk bersama-sama membangun kejayaan PGRI di Paiker.

 

“Terima kasih atas amanah yang telah diberikan, saya meminta agar kepengurusan PGRI Paiker terus kompak untuk kejayaan PGRI Paiker,” kata Budiman, Sabtu (27/2).

 

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Empat Lawang, H. Joncik Muhammad melalui Safrin selaku wakil ketua PGRI Empat Lawang meminta PGRI untuk aktif melaksanakan kegiatan, baik yang bersifat mengasah kemampuan guru dalam mendidik peserta didik maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

 

“Teruslah bergerak untuk meningkatkan kemampuan guru-guru yang ada di Empat Lawang,” ucap Safrin.

 

Di tempat yang sama, Noperman Subhi selaku Camat Paiker meminta kepada pengurus PGRI yang baru terpilih untuk dapat membuka TK PGRI Paiker dengan memanfaatkan aset yang ada sebagai unit usaha dan sebagai ajang partisipasi lebih jauh PGRI membangun dunia pendidikan di tingkat dasar.

 

“Pembina PGRI yang sekaligus ketua Dewan Pendidikan, Nurdin yang didampingi sekretaris PGRI Empat Lawang dalam mengurus PGRI butuh orang-orang yang mau berkorban segalanya dan butuh orang yang punya gagasan yang inovatif membangun pendidik,” ujar Noperman. (Ian)

Baca Selengkapnya

Trending