Connect with us

Empat Lawang

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Genjot Bimbingan Akreditasi

Published

on

BIMBINGAN : Suasana saat pelaksanaan bimbingan tengah berlangsung di aula gedung RSUD Tebing Tinggi. Kamis (21/11).

REL, Empat Lawang – Setelah tahun lalu dinyatakan terakreditasi perdana, RSUD Tebing Tinggi terus melakukan bimbingan Akreditasi sebagai syarat lanjutan untuk mendapatkan akreditasi.

Direktur RSUD Tebing Tinggi, dr Devi Andrianty menjelaskan selain bimbingan akreditasi, pihaknya juga menyiapkan kelompok kerja(Pokja) untuk menghadapi verifikasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit(KARS) pada Desember 2018 mendatang.

“Survei verifikasi tahap I dengan menggunakan versi SNARS edisi 1 pada bulan Desember tahun 2018 ini akan diverifikasi, Oleh sebab itu kegiatan bimbingan dari KARS yang diikuti oleh semua karyawan rumah sakit ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Tim Pokja Akreditasi RSUD Tebing Tinggi pada khususnya, dan semua karyawan RSUD Tebing Tinggi pada umumnya dalam mempersiapkan diri,” terangnya kepada wartawan.

RSUD sendiri mendaulat perwakilan dari KARS, dr Triwahyu kusumawati sebagai orang yang paham tentang akreditasi. “Kgiatan bimbingan ini diadakan juga untuk peningkatan mutu pelayanan rumah sakit dan untuk pendampingan Tim Pokja Akreditasi RSUD Tebing Tinggi dalam menghadapi survei verifikasi pada bulan Desember tahun 2018 dan survei penilaian akreditasi pada tahun 2020,” ucapnya.

Untuk diketahui, pada Desember 2017 lalu, RSUD Tebing Tinggi telah mengikuti proses akreditasi dan dinyatakan lulus tingkat perdana. Rumah sakit yang sudah terakreditasi harus bersedia untuk dilakukan verifikasi tepat waktu atau sesuai dengan jadwal sebanyak dua kali yaitu satu tahun setelah survei (verifikasi tahap I) dan dua tahun setelah survei (verifikasi tahap II).

Devi menambahkan, Dalam kegiatan bimbingan selama tiga hari ini, narasumber memberikan materi pokja yang berfokus pada bidang manajemen, yang meliputi pokja PKPO (Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat ), pokja KKS (Kompetensi & Kewenangan Staf), pokja PMKP (Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien), pokja TKRS (Tata Kelola Rumah Sakit) dan pokja MFK (Manajemen Fasilitas dan Keselamatan).

“Dalam kegiatan bimbingan ini dr. Tri Wahyu Kusumawati, MARS sebagai narasumber memberikan bimbingan mengenai instrumen survei penilaian masing masing pokja serta melakukan telusur kesetiap ruangan setiap hari selama bimbingan berlangsung. Dengan demikian diharapkan bimbingan ini dapat meningkatkan pemahaman Tim Pokja Akreditasi dan dapat memenuhi semua elemen penilaian sesuai standar penilaian akreditasi sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit,” pungkasnya. (14)

 

Empat Lawang

Himbau Masyarakat Agar Tidak Panik

Published

on

Caption : Penyemprotan cairan disinfektan di Kantor polantas Tebing Tinggi

 

REL,Empat Lawang – Polisi Satuan lalu lintas (Polantas) Polres Empat Lawang bersama tim pelaksana gugus tugas penanganan covid19 (BPBD) menghimbau sekaligus melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Empat Lawang Iptu.M Yusuf Lubis penyemprotan cairan disinfektan bertujuan mengantisipasi penularan virus covid19.

“Mengantisipasi covid 19 yang menular dan kita melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di kantor samsat dan kantor ruang pembuatan Sim baik diluar maupun di dalam ruangan,”Katanya.Selasa (31/3/20).

Masih dikatakan Lubis,menghimbau masyarakat sehubungan marak nya penyebaran wabah virus covid19 atau virus corona agar tidak panik tidak berlebihan.

“Namun kita tetap waspada,adapun yang dapat kita lakukan mencuci tangan sebelum atau sesudah beraktivitas,rajin berolahraga,tetap di dalam rumah jangan berkumpul diluar rumah,menjaga kebersihan diri dan lingkungan,menggunakan masker bila mengalami batuk,bersin dan gangguan pernapasan,hindari berkontak langsung dan berjabat tangan,bila mengalami batuk ,bersin dan sesak nafas maka periksakan diri atau mendatangi rumah sakit terdekat,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kalangan Ditutup, Pedagang Disarankan Berjualan di Rumah

Published

on

Caption : Camat bersama forkopimcam menghimbau pedagang pasar kalangan di Kecamatan Paiker

 

REL,Empat Lawang – Pemerintah Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang bersepakat menutup kegiatan pasar kalangan Paiker. Keputusan itu dicapai bersama perangkat lainnya ketika mengadakan rapat di pendopoan Kecamatan Paiker, Jumat,(27/3) lalu.

Menurut Camat Paiker Noperman Subhi munculnya gagasan untuk menutup kalangan ini demi meminimalisasi penyebaran virus Corona.

Diakui Noperman, banyak pertanyaan yang muncul jika kalangan ditutup sebab imi menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Kami identifikasi, ternyata banyak pedagang yang datangnya dari luar Paiker. Ketika kami tanyakan ke warga apabila pedagang tidak kita izinkan masuk kira-kira bermasalahkan tidak dengan pasokan kebutuhan pokok. Namun warga menjawab untuk kebutuhan beras atau sayuran tidak masalah, bisa diatasi dari hasil bumi Paiker,” kata Noperman.

Camat juga menjelaskan kepada para pedagang bahwa gugus pencegahan tidak melarang masyarakat untuk berjualan tetapi diminta untuk tidak berjualan di kalangan yang mengumpulkan banyak orang ramai karena sangat rentan terpapar virus corona.

“Silahkan berjualan di rumah masing-masing (pedagang asli Paiker), silahkan jualan dengan cara keliling atau door to door, sementara warung/toko sembako yang ada di Paiker tetap diperbolehkan buka untuk melayani kebutuhan masyarakat. Demikian utk dimaklumi demi kebaikan masyarakat Paiker,” tegas camat.

Sementara Kapolsek Paiker Iptu Salfia Waldi membenarkan agar Pasar Kalangan Paiker sementara ini ditiadakan atau ditutup agar untuk mengantisipasi virus corona yang kabarnya sudah menyebar ke mana-mana.

“Mulai hari ini, Minggu sampai Jumat depan diberlakukan aturan kalangan di Pasemah Air Keruh disetop dulu sampai batas yang belum ditentukan hingga situasi aman. Jadi saya berharap semua pihak yang merasa terganggu atas ketidaknyamanan ini agar memaklumi keadaan karena hal ini menyangkut keselamatan kita semua,” harapnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Mencegah Lebih Baik Dari Pada Mengobati

Published

on

Caption : Penyemprotan cairan Disinfektan di Desa Karang Dapo Baru.

 

REL,Empat Lawang – Pemerintahan Desa Karang Dapo Baru Kecamatan Sikap Dalam melakukan penyemprotan cairan disinfektan di berbagai tempat di wilayah Desa nya.

Penyemprotan disinfektan guna memutuskan serta mengantisipasi mencegah penyebaran mata rantai wabah virus covid 19 yang saat ini telah menyebar di penjuru wilayah indonesia.

Kepala Desa Karang Dapo Baru Tasimul Qolbi mengatakan penyemprotan cairan disinfektan ini guna memutuskan penyebaran mata rantai wabah virus covid19.

“ya hari ini pemerintah Desa bersama unsur tripika kecamatan bersama sama mencegah penyebaran virus covid19 dengan menyemprotkan cairan disinfektan di wilayah Desa Karang Dapo Baru,”Kata Tasimul Qolbi.Selasa (31/3/20).

Masih dikatakan Tasimul,tempat penyemprotan dilakukan di tempat fasilitas umum dan rumah rumah warga.

“Seperti di tempat ibadah di masjid Raya,paud,musolah dan rumah rumah warga,”Ungkapnya

Kendati dirinya juga menghimbau masyarakat nya agar dapat mengantisipasi mencegah penyebaran virus corona ini.

“Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati,maka dihimbau masyarakat dapat menuruti anjuran dari pemerintah,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending