Connect with us

Empat Lawang

Tiga Oknum PNS Rutan Terlibat Kasus Narkoba

Published

on

AMANKAN : Ketiga petugas Rutan Cabang Tebing Tinggi (jongkok, red) saat diamankan oleh para anggota Satres Narkoba Polres Empat Lawang. Kamis (18/10).

REL, Empat Lawang – Sepertinya karir tiga pemuda oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) petugas Rumah Tahanan (Rutan) Tebing Tinggi harus berakhir dijeruji besi menyusul para narapidana lainnya.

Berawal dari nyayian merdu tersangka berinisial FF (37) dan WP (35) PNS Rutan Tebing Tinggi saat diamankan anggota Satres Narkoba pada hari Kamis (18/10/2018) sekira pukul 02.00 wib depan kantor Mapolres Empat Lawang Jalan Letda Abu Bakardin Kelurahan Pasar Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Dari tangan kedua tersangka polisi mendapati satu paket sedang Narkotika jenis sabu dengan berat Bruto 2.58 gram, satu plastik klip besar kosong, satu unit hp tanpa merek warna merah hitam, satu unit hp merek andromax warna hitam, satu yang berisikan paket Narkotika jenis sabu.

Merasa tak ingin berdua saja lantaran sudah dibekuk anggota Satres Narkoba Empat Lawang keduanya membeberkan bahwa ada rekannya yang berinisial DN (37) juga merupakan PNS petugas Rutan Tebing Tinggi tengah menyimpan barang haram tersebut di Mess Cabang Rutan Tebing Tinggi Kelurahan Kupang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang yang tidak lain tempat tinggal mereka bertiga.

“Pada pukul 01.00 wib anggota kita sedang melaksanakan giat rutin seperti biasanya wilkum Empat Lawang melihat adanya kendaraan yang dicurigai,” kata Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan melalui Kasat Narkoba AKP Joni Indrajaya disampaikan langsung oleh KBO Narkoba Polres Empat Lawang Ipda Krisna. Kamis (18/0).

Diceritakan Krisna, ketika anggota melihat dan mengintai gerak gerik si pengemudi bersama seorang temannya yang juga berada didalam kendaraan, tepatnya pada pukul 02.00 wib anggota Satres Narkoba segera mendekati untuk mengamankan terhadap para tersangka FF dan WP di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP awal, red) Jalan Letda Abu Bakardin.

 

Ketika anggota hendak melakukan penggeledahan salah seorang tersangka langsung membuangkan satu bungkus kotak rokok Merek Sampoerna yang ternyata di dalamnya terdapat satu paket sedang Narkotika jenis sabu dengan berat bruto sebesar 2,58 gram.

“Dengan sigap anggota langsung mengamankan para tersangka ini dan menunjukkan serta mengambil benda yang telah dilemparnya tak jauh dari kendaraan mereka tersebut,” beber Ipda Krisna.

Kemudian, sambung Krisna, barang bukti (BB) dan tersangka dibawa serta diamankan ke Polres Empat Lawang. Saat proses penyidikan tersangka membeberkan bahwa barang tersebut masih ada tersimpan ditangan teman lainnya yang juga bekerja sebagai PNS di Rutan Tebing Tinggi serta tinggal di Mess Rutan.

“Mendapat informasi itu kita langsung melakukan pengembangan kasus perkara dan segera menuju tempat kediaman DN di Mess Rutan Tebing Tinggi,” terang dirinya kepada REL sembari memperlihat sejumlah barang bukti mereka.

Dijelaskan Ipda Krisna lebih jauh. Sesampai para anggotanya disana (TKP kedua) sekira pukul 05.00 wib waktu subuh. Anggota Satreskrim dengan cekatan segera melakukan penggeledahan di dalan rumah Dinas Rutan Tebing Tinggi.

“Dari penggeledahan yang dilakukan anggota kita berhasil mengamankan barang berupa satu paket kecil sabu seberat 0,09 gram beserta seperangkat alat hisap berupa bong dan pirex dan juga terdapat beberapa bungkus plastik klip transparan,” jelasnya.

Tak hanya itu, sambungnya, anggota Satres Narkoba juga sempat mengamankan seorang pegawai rutan beserta seorang istrinya untuk dimintai keterangan sehubungan ditemukannya sejumlah  barang bukti.

Menurut hasil keterangan mereka didapati nama seorang tersangka lagi, diduga sebagai pemilik barang bukti di temukan saat penggeledahan di dalam kamar rumah dinas pegawai ruta tersebut. Dimana tempat itu telah ditemukan barang bukti narkoba jensi sabu beserta alat hisapnya milik SN.

“Iya, ternyata si SN ini tengah melaksanakan piket di Rutan Cabang Tebing Tinggi, oleh sebab itu kami mengambil tindakan agar berkordinasi dengan Kepala Rutan terlebih dahulu dan kemudian mengamankan tersangka sehubungan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ungkapnya.

Jika terbukti atas tindak perkara penyalahgunaan narkotika, lanjut dirinya. Mereka akan disidik dan dilakukan proses hukum perkaranya sesuai hukum yang belaku.

“Perkara ini kita kenakan sebagaimana disebutkan dalam Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 Undang Undang Narkotika nomor 35 Tahun 2009,” tandasnya.

Sementara itu, terkait tindak perkara kasus penyalahgunaan narkoba di tubuh salah satu lembaga milik Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Rutan Tebing Tinggi ini.

Kepala Rutan Tebing Yudhi Khairudin saat dikonfirmasi membenarkan ketiga pegawainya tertangkap terkait narkoba. Terkait kejadian ini, Yudhi menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum. “Biarkan proses hukum yang berjalan,” ucapnya singkat. (14)

Empat Lawang

Kemendagri Bahas Tapal Batas Empat Kabupaten

Published

on

RAPAT : Suasana pembahasan rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah Administrasi antara Kabupaten dalam Provinsi Sumsel di Kantor Dinas PUPR Empat Lawang, Kamis (24/10).

REL, Empat Lawang – Bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang, Tim dari Kemendagri menyambangi Empat Lawang guna membahas sekaligus penyelesaian tapal batas antara Empat Lawang dan Kabupaten Lahat.

Bukan hanya membahas tapal batas dengan Kabupaten Lahat dan Empat Lawang saja melainkan juga membahas batas antar Kabupaten OKU dengan OKU Selatan.

Sekda Empat Lawang H Edison Jaya kepada wartawan mengatakan, rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah ini bukan membahas tapal batas antar Empat Lawang dengan Lahat saja melainkan juga membahas tapal batas OKU dengan OKU Selatan.

“Kebetulan tempatnya di Empat Lawang. Ada dua agenda pembahasan yang pertama Empat Lawang dengan Lahat dan OKU dan OKU Selatan,” ujar Sekda disela rapat berlangsung, Kamis (24/10).

Khusus untuk Empat Lawang sendiri dikatakan Sekda, masih ada tapal batas yang belum clear yakni Tapal Batas Kabupaten Empat Lawang dengan Lahat, sedangkan dengan Kabupaten Musi Rawas dan Kepahiang Provinsi Bengkulu sudah jelas secara administrasi.

“Dalam rapat koordinasi ini dibahas langsung dan ditemukan antar Kabupaten bahkan dibahas juga secara administrasi bersama Tim dari Kemendagri,” ungkapnya.

Nanti sambung Sekda, akan timbul hasil maupun kesempatan apalagi semua pihak dihadiri baik dari Provinsi maupun Kabupaten berbatas dan ditengahi langsung oleh Kasubdit batas Daerah Wilayah I Kemendagri.

“Kalau batas wilayah antar Empat Lawang dan Lahat sudah clear artinya tidak ada kendala lagi persoalan batas wilayah khusus untuk Kabupaten Empat Lawang,” tambahnya.

Taurat hadir dalam Rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah administrasi antar kabupaten dalam provinsi Sumsel, Kasubdit Batas Daerah Wilayah I Kemendagri Siti Metrianda, Sekda Empat Lawang, Kajari Empat Lawang Ronaldwin, Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto, Staf Ahli, Plt Asisten I sekaligus Kabag Tapem Empat Lawang H Muzakar, Pemkab OKU/Bagian Tapem, Asisten I, BPN OKU Selatan dan perwakilan Pemkab OKU Selatan. (12)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Cari Bibit yang Berjiwa Seni

Published

on

AKUSTIK: peserta sedang menampilkan musik akustik, Kamis (24/10/2019).

REL, Empat Lawang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang menggelar acara Festival pelajar Madani 2019 yang di ikuti oleh seluruh pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Empat Lawang di aula Hotel Kito, Kamis (24/10).

Adapun perlombaan yang diikuti seluruh pelajar diantaranya juz’amma,lomba lomba melukis destinasi wisata yang ada di Empat Lawang,melukis Kaligrapi,dan lomba music akustik yang terbagi dua yaitu menyanyikan lagu berjung dan lagu religi yang diikuti kurang lebih 280 peserta.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang Rita Purwaningsih, mengatakan lomba tersebut bertujuan mencari bibit siswa-siswi yang mempunyai potensi baik seni maupun kebudayaan.

“Perlombaan ini adalah guna untuk mencari bibit pelajar yang mumpuni, berpotensi dan berbakat yang ada di Kabupaten Empat Lawang,guna untuk mewujudkan Empat Lawang yang MADANI,” katanya.

Dirinya berharap, agar para peserta nantinya bisa mengikuti perlombaan dengan sportif dan tidak ada interpensi, namun memang benar – benar menunjukkan kemampuannya masing – masing.

“Harapan kami para peserta bisa mengikuti lomba dengan sportif karena kedepan akan ada pembinaan, untuk disiapkan keperlombaan jenjang yang lebih tinggi yaitu mewakili kabupaten ke Provinsi,” tukasnya. (mg15)

Baca Selengkapnya

Bisnis

Kesadaran Membayar Pajak Meningkat

Published

on

REWORD : Tiga Kecamatan di Empat Lawang mendapatkan Reword,

REL, Empat Lawang – Para Kepala Desa, Lurah dan Camat di Bumi saling Kruani sangi krawati menghadiri acara Realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0, berlokasi di lapangan pemkab Empat Lawang.Kamis (24/10/19) sekira pukul 09 : 00 Wib.

Melalui Bulan Bakti Pelunasan  PBB-P2  kita tingkatkan  kesadaran membayar pajak untuk Empat Lawang madani

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Sekda Empat Lawang H Edison Jaya, mengatakan capaian PAD PBB-P2 tahun 2019 mengalami peningkatan dibandingkan capaian target PAD PBB-P2 tahun 2018 dimana dari target Rp 911.831.941 juta.

“Target penerimaan PAD Tahun 2019, dari sektor PBB-P2 pada tahun 2019 adalah Rp 911. 831. 941 juta. Dari target tersebut sampai bulan September, realisasi penerimaan PAD dari sektor PBB-P2 adalah Rp 918.639.696 juta atau 100,57 persen ini cukup membanggakan, sudah oper target,” kata Edison saat dibincangi wartawan usai membuka bulan bakti pelunasan PBB -P2 tahun 2019 dilapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (24/10/19).

Dan acara realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0,berjalan sebagaimana mestinya dan bagi kades lurah serta camat yang mencapai target di berikan penghargaan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah.

Masih dikatakan Edison, menyakini jika sampai bulan Desember nanti, capaian PAD Empat Lawang dari sektor PBB-P2 tahun 2019 diatas Satu (1) Miliyar.

“Ini baru sampai September sudah oper target  dan saya berkeyakinan sampai bulan Desember capaian PAD dari sektor PBB-P2 bisa sampai diatas 1 Miliyar. Dan mudah-mudahan tahun depan lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Untuk yang masih nol persen sambung Edison, dirinya menghimbau, agar segera melunasi kewajiban pajaknya di Desanya masing-masing.

“Untuk yang masih nol persen, kita himbau kepada Camat dan Kades nya, untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama untuk melunasi kewajiban membayar pajak di Desanya masing-masing,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending