Connect with us

Empat Lawang

Tidak Ada Toleransi dan Kompromi

Published

on

MUSNAHKAN : Disaksikan para petinggi di Empat Lawang, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad memotong senjata api barang bukti kejahatan di halaman Kejari setempat, Selasa (9/4/2019)

REL, Empat Lawang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, menggelar pemusnahan barang bukti (BB) hasil kejahatan yang proses hukumnya sudah incrach. Pemusnahan BB kali ini dilaksanakan di halaman kantor Kejari Empat Lawang dan Bupati Empat Lawang bersama Kapolres Empat Lawang beserta perwakilan BNN dan perwakilan instansi lainnya, turut bersama melakukan pemusnahan BB tersebut, Selasa (9/4/2019).

Kajari Empat Lawang, Ronaldwin SH mengatakan, pemusnahan BB seyogyanya merupakan kegiatan rutin per-6 bulan sekali. Mengingat beberapa faktor, pemusnahan barang bukti penyelesaian kasus sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, dari pertengahan 2018 sampai sekarang, baru dapat dilakukan pada hari ini.

“Ini kita lakukan secara terbuka agar diketahui secara luas, untuk menujukan ke masyarakat luas sebagai bentuk atau wujud komitmen pemerintah melalui Kejaksaan, bahwa pemerintah tidak akan pernah mentolelir segala bentuk kejahatan,” ungkap Kajari.

Menurut Kajari, ada beberapa peningkatan penyelesaian kasus tindak pidana selama kurun waktu 2018-2019, namun ini bukan berarti ada peningkatan kasus tindak pidana yang terjadi di Kabupaten Empat Lawang selama kurun waktu tersebut, karena Kejaksaan hanya berpedoman dengan data penyelesaian kasus pidana di pengadilan yang sudah incrach. “Bagaimanapun dari peningkatan ini terjadi karena meningkatnya kinerja Kapolres Empat Lawang bersama aparat kepolisian dan aparat hukum lainnya dalam mengungkap kasus tindak pidana di tengah masyarakat,” jelas Ronaldwin.

Terkait BB yang ada ini, Ronaldwin kembali memaparkan beberapa BB hasil kejahatan berupa amunisi, tidak dimusnahkan pada kegiatan pemusnahan BB kali ini, mengingat faktor keamanan. Namun akan diserahkan ke pihak TNI untuk diamankan dan diperlakukan sebagaimana mestinya, mengingat tingkat keamanan pada amunisi tersebut.

“Amunisi kita serahkan ke TNI untuk diamankan. Nanti kita akan buat berita acara penyerahannya,” kata dia.

Di sisi lain, Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad dalam sambutannya menyampaikan, pemusnahan BB hasil kejahatan yang sudah incrach di pengadilan ini, mesti diketahui masyarakat secara luas, sebagai bentuk pembelajaran bahwa pemerintah tidak pernah main-main dengan segala bentul kejahatan.

“Dari awal pemerintahan kami telah berkomitmen tidak berkompromi dengan segala bentuk kejahatan. Siapapun orangnya mesti kita tindak, jika terbukti melakukan kejahatan,” tegasnya.

Pihaknya mengapresiasi langkah aparat hukum, tang sudah tidak pandang bulu terhadap pelaku kejahatan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. “Siapapun orangnya, mau adik bupati, ponakan bupati, keluaraga wabup, tidak ada alasan. Saya minta diproses, aparat hukum jangan ragu-ragu menindaknya,” kata Bupati.

Sementara itu, Kasi Barang Bukti Kejari Empat Lawang, Prabowo S SH dalam laporannya memaparkan, sejumlah BB yang dimusnahkan antara lain, kasus Narkoba dengan BB ganja paket besar sebanyak 2,5359 ons dan ganja paket kecil sebesar 506,595 gram. Total keseluruhan BB Narkotika jenis Sabu-sabu sebanyak 6,648 gram.

Selanjutnya untuk senjata api rakitan sekaligus amunisinya antara lain, 84 butir amunisi kaliber 5,56 mili meter (mm), 2 butir amunisi kaliber 38 mm, satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, selembar sabuk kain warna hijau, 5 buah kotak amunisi merk kaliber 5,56 mm dan satu lembar kantong plastik.

Berikutnya lanjut Prabowo, sepucuk rangkaian senjata api rakitan laras pendek yang belum jadi, 8 butir amunisi kaliber 5,56 mm, sebuah selongsong amunisi kaliber 5,56 mm, sebutir amunisi FN, sebutir amunisi kaliber 38 mm, dua butir proyektil dan dua buah wadah mesiu.

“Terakhir, sepucuk senjata api rakitan jenis revolver dan 2 butir amunisi kaliber 9 mm,” pungkasnya. (12)

Empat Lawang

Telah Beredar Uang Palsu

Published

on

FOTO : IST/REL PALSU: Tiara anak pemilik toko baju dipasar Tebing Tinggi menerima uang palsu

REL,Empat Lawang – Uang palsu sudah beredar di tangan masyarakat, terkhusus dikabupaten Empat Lawang, salah satu warga Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati telah menjadi korban.

Pedagang toko baju di Pasar Tebing Tinggi, Tiara (21), mengetahui mendapatkan satu lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu saat ingin menyetor uang ke bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi.

“kemarin (4/03) saya diminta ibu untuk menyetor uang sebesar Rp 25 jt di Bank Sumsel yang ada di pasar, nah pas di pecahan Rp 50 ribuan kato pihak bank bahwa terdapat satu lembar uang Rp50 ribu yang kami setor palsu. Langsung dicoret uangnya oleh petugas teler banknya, dan dikembalikan ke kami,” jelas Tiara kepada wartawan Harian Rakyat Empat Lawang (REL).

Dituturkan Tiara, ia tidak mengetahui kapan mendapatkannya, tapi uang tersebut dinyatakan palsu oleh pihak bank, karena warnanya yang luntur dan benang pita uangnya tidak ada tulisan angka 50 ribu.

“Kami tidak mengetahui kapan dan siapa yang memberikan uang palsu karena banyak transaksi di toko. Setelah diperhatikan dengan seksama, uang 50 ribu palsu itu ternyata uang Rp 2 ribu,

“Uangnya masih kami simpan, namun sudah dicoret oleh pihak bank, uangnya kami simpan supaya bisa membandingkan uang palsu dengan yang asli, agar tidak tertipu lagi dengan uang palsu tersebut,” tuturnya.

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi, Eldika Zainuddin, belum mengetahui hal tersebut, namun pihaknya akan memverifikasi pegawainya. “Nanti saya akan verifikasi,” jelasnya.

Eldika Zainuddin, menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam transaksi atau menerima uang dari pihak manapun, dan harus tau cara membedakan uang asli dengan palsu.

“Himbauan kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam menerima uang dari pihak manapun, cara yang paling simpel untuk membedakan uang asli atau palsu cukup dengan 3D, dilihat, diraba, dan diterawang,” imbauannya (Mus/arl).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Trending