Connect with us

Empat Lawang

Tertutup Longsor, Akses Jalan Provinsi Sempat Terhenti Dua Jam

Published

on

LONGSOR : Camat Talang Padang Syafei Marzuki bersama dengan warga bergotong royong membersihkan dan mengevakuasi batu besar dijalan provinsi Talang Padang pasca longsor di Desa Kemahang Baru, Kamis (21/2).
REL, Empat Lawang – Hujan deras yang melanda diwilayah Kecamatan Talang Padang ternyata berdampak terjadinya longsor sehingga membuat akses jalan Provinsi Tebing Tinggi – Pendopo sempat terhenti dan menimbulkan kemacetan panjang.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 09.00 Wib pagi, Kamis (21/2) tepatnya di Desa Kemahang Baru longsor menutupi akses jalan Provinsi Tebing Tinggi-Pendopo lebih tepatnya masuk dalam wilayah Kecamatan Talang Padang.
Sebelum terjadi longsor memang Talang Padang tengah dilanda hujan deras, jadi dianggap oleh warga sekitar wajar saja terjadi longsor yang menutupi jalan bahkan batu besar dari didinding bukit menutupi jalan.
Akibatnya kejadiannya tersebut akses transportasi sempat terhenti dan terjadi kemacetan panjang.
Camat Talang Padang Syafei Marzuki saat dihubungi wartawan membenarkan ada longsor bahkan dirinya sendiri sudah langsung kelokasi sebelum berangkat ke Kecamatan Sikap Dalam untuk menghadiri Kungker Gubernur Sumsel.
“Pagi itu memang hujan deras di Talang Padang, sekarang ini akses sudah bisa dilewati kendaraan,” ujar Camat.
Masih dikatakan Camat, sempat dua jam akses transportasi terhenti karena memang diakui tidak bisa lewat sama sekali sehingga warga sekitar bergotong royong membersihkan dan mengalihkan batu besar supaya akses jalan kembali berjalan lancar dan normal.
“Akibat kejadian tanah longsor tersebut mengakibatkan batu besar menghalangi jalan sehingga terjadi kemacetan panjang kendaraan dari Desa Kemahang Lama dan Desa Kemahang Baru,” ungkap Syafei.
Namun ia mengharapkan Pemerintah Kabupaten untuk membawa alat berat membersihkan longsor karena warga gotong royong mengalihkan batu besar dengan peralatan seadanya.
“Kita berharap alat berat diturunkan kelokasi longsor,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang M Taufik saat dikonfirmasi membenarkan ada kejadian longsor di wilayah Talang Padang, kebetulan tadi rombongan dari Pemerintah lewat hendak ke Kecamatan Sikap Dalam dan Paiker menghadiri Kungker Gubernur dan warga bergotong royong.
“Untuk alat berat akan dikirim untuk membersihkan longsor,” kata Taufik. (12).

Empat Lawang

Besok Pengurus PWI Empat Lawang Dilantik

Published

on

Beni Syafrin

RELEmpat Lawang – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Empat Lawang, akan segera dilantik.

Direncanakan pelantikan kepengurusan anggota PWI Empat Lawang yang ke Tiga (3) tersebut akan dilaksanakan besok,Rabu (24/2). Di ruang rapat Madani.

Ketua PWI Empat Lawang Beni Safrin mengatakan, pelantikan besok akan dilaksanakan sekitar jam 2 siang. Di ruang rapat Madani.

“Semuanya sudah dipersiapkan oleh Pemkab Empat Lawang tinggal kita koordinasi ulang, dengan mereka,” kata Beni saat memimpin rapat persiapan pelantikan PWI Empat Lawang, diseketariat PWI Empat Lawang, Selasa (23/2).

Sebab lanjut Beni, kondisi saat ini sedang pandemi covid-19 makanya pihaknya meminta bantuan dengan Pemkab Empat Lawang.

“Semua yang hendel mereka, untuk persiapan ruangan sejauh ini sudah pik tinggal lagi kita koordinasi lagi dengan mereka,” ujarnya.

Sementara itu penasehat PWI Empat Lawang Rody Hartono berpesan, agar tamu dari provinsi harus dilayani dengan baik, karena pelayanan itu menunjukan wajah PWI Empat Lawang.

“Kawan-kawan yang punya tugas untuk menyambut tamu ini, harus berar-banar siap, jangan sampai nama baik kita tercoreng oleh hal-hal kecil yang menurut kita sepele,” pungkasnya (Pad).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Besok Pengurus SMSI Empat Lawang Dilantik

Published

on

Arwin ZA

REL,Empat Lawang – Kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI ) kabupaten Empat Lawang, akan segera dilantik.

Direncanakan pelantikan kepengurusan anggota SMSI Empat Lawang yang ke Pertama (1) tersebut akan dilaksanakan besok (Rabu,Red), Rabu (24/2). Di ruang rapat Madani.Sekira pukul 09 : 00 wib.

Ketua SMSI Empat Lawang Arwin ZA mengatakan, pelantikan besok (Rabu,Red) akan dilaksanakan sekitar jam 9 pagi. Di ruang rapat Madani.

“Semuanya sudah dipersiapkan oleh Pemkab Empat Lawang tinggal kita koordinasi ulang, dengan mereka,” kata Arwin saat memimpin rapat persiapan pelantikan SMSI Empat Lawang,Selasa (23/2).

Sebab lanjut Arwin, kondisi saat ini sedang pandemi covid-19 makanya pihaknya meminta bantuan dengan Pemkab Empat Lawang.

“Semua yang hendel mereka, untuk persiapan ruangan sejauh ini sudah fix tinggal lagi kita koordinasi lagi dengan mereka,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia SMSI Empat Lawang Ahmad Patria Arsasi mengatakan persiapan pelantikan sudah 99 persen siap.

“Ini semua berkat kerjasama semua kepengurusan SMSI Empat Lawang yang masuk dalam kepanitiaan dan pemkab Empat Lawang yang tidak henti hentinya menyuport kegiatan ini berjalan lancar,”Tuturnya.(Pad).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

SMP 1 Talang Padang Sediakan WiFi Gratis

Published

on

FOTO: ISTIMEWA LURING: Siswa sedang luring di sekolah.

SMP 1 Talang Padang Sediakan WiFi Gratis

 

REL, Empat Lawang – Dalam rangka menunjang belajar siswa di era pandemi ini, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Talang Padang menyiapkan WiFi gratis untuk dapat digunakan oleh guru dan siswa dalam proses belajar daring.

 

Kepala SMP N 1 Talang Padang, Efran Edi mengatakan siswa yang tidak punya paket data dan tidak ada sinyal bisa menggunakan WiFi sekolah.

 

“Kalau siswanya sedang tidak ada paket atau tak ada sinyal, siswa bisa menggunakan WiFi sekolah secara gratis,” kata Efran kepada Rakyat Empat Lawag, Selasa (23/2).

 

Ditambahkan oleh Efran, SMP N 1 Talang Padang menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berupa daring dan luring.

Sekitar 20 persen siswa luring, 20 persen siswa daring.

 

“Ya, daring luring kita terapkan semua. Bagi siswa yang tak punya handphone kita terapkan belajar luring,” ucapnya.

 

Untuk pembelajaran secara luring, lanjut Efran, sekolahnya membuat jadwal untuk tingkatan kelas secara bergiliran.

 

“Senin Selasa jadwalnya kelas 7, Rabu Kamis jadwalnya kelas 8, Jumat Sabtu jadwalnya kelas 9. Jadi siswa datang ke sekolah untuk mengambil tugas kemudian langsung pulang,” ujar Efran.

 

Efran menambahkan, tidak ada kendala dalam menerapkan belajar daring dan luring.

 

“Kalaupun ada siswa yang tidak ngumpul tugas, maka orang tuanya kita panggil. Kita tanyakan penyebab siswa tidak ngumpul tugas apa,” tuturnya.

 

Ia berharap sekolahnya bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa bantuan dana pembelian tablet.

 

“Ya harapannya kita bisa dapat bantuan buat beli tablet karena masih ada siswa yang tak punya handphone. Kalau kita ada tablet kan bisa digunakan oleh siswa yang tak punya handphone,” harap Efran. (Ian)

Baca Selengkapnya

Trending