oleh

Ternyata, Layanan Uji Kir Sudah Lama Ditutup

REL, Empat Lawang – Sejumlah sopir angkutan penumpang umum dan barang di Kabupaten Empat Lawang, mengeluhkan tidak lagi bisa melakukan uji berkala (uji kir) kendaraan di Kabupaten Empat Lawang. Pasalnya balai uji kir di kabupaten ini sudah lama ditutup alias tidak lagi beroperasi.

“Kami harus melakukan uji kir di Kabupaten Lahat. Sebab di Kabupaten Empat Lawang, Dinas Perhubungan di sini tidak lagi melayani uji kir kendaraan jenis apapun, alias tutup total,” ungkap Suma, salah seorang sopir angkutan barang antar kota antar provinsi, kepada wartawan, Rabu (26/6/2019).

Tentu saja lanjut dia, ini sangat menyulitkan para sopir khususnya di Kabupaten Empat Lawang, karena harus bolak-balik ke kabupaten tetangga hanya untuk urus uji kir. “Dulu pernah bisa kita urus uji kir di Empat Lawang, tapi sekarang sudah tidak bisa. Saya tidak tahu apa penyebabnya,” kata dia.

Menurut dia, suatu pelayanan dari bisa ke tidak bisa itu merupakan kemunduran. Padahal seyogyanya pemekaran daerah akan mempersingkat rentang kendali pelayanan ke ke masyarakat.

“Harapan kita, pelayanan uji kir dapat kembali dibuka di Empat Lawang. Sebab, disamping mempermudah masyarakat untuk urus uji kir kebdaraan, itu juga dapat menambah pendapatan asli daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pergubungan (Kadishub) Kabupaten Empat Lawang, Rapani melalui Kasi Penguji Sarana, Solihin mengakui jika saat ini Dishub Kabupaten Empat Laawang, tidak lagi membuka layanan uji kir kendaraan. Hal ini karena Kabupaten Empat Lawang tidak memilki Balai Uji Kendaraan.

“Iya, sejak 2017 lalu layanan uji kir di Kabupaten Empat Lawang, ditutup. Itu karena kita tidak memilki gedung dan peralatan yang memadai untuk melakukan uji laik kendaraan. Sementara, berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan, itu wajib ada,” kata Solihin.

Disampaikannya, jika Kabupaten Empat Lawang, andai telah memilki gedung dan peralatan yang dimaksut, juga harus dilakukan akreditasi oleh pihak kementerian, tidak bisa serta merta membuka layanan uji kir. “Semua peralatan harus diakreditasi, jika sudah bersertifikasi baru bisa kita buka layanan uji kir kembali,” terang dia.

Karena tidak memiliki Balai Uji Kendaraan itulah, pemilik kendaraan di Kabupaten Empat Lawang, kata Solihin, dipersilahkan melakukan uji kir di Kabupaten Lahat, sebagai kabupaten induk dari kabupaten ini.

“Intinya, bukan kita tidak mau membuka layananan uji kir, karena memang ada aturan yang membatasi untuk kita bisa membuka layanan uji kir itu,” tukasnya. (12)

BACA JUGA