oleh

Terbawa Arus Musi Bocah 4 Tahun Meregang Nyawa

REL, Empat Lawang – Aldo (4) balita Warga Rt 01 Rw 03 Lorong Anda Kelurahan Pasar Ilir Kecamatan Tebing Tinggi diduga tewas terbawa arus saat mandi di Sungai Musi yang tak jauh dari tempat tinggal korban.

Data yang berhasil dihimpun, diketahui bocah laki laki diduga tewas terbawa Arus ketika mandi di sungai Musi bersama seorang bibiknya dan keponakannya yang masih balita, pada Senin (13/08) Sekira pukul 15:30 Wib.

Yani salah satu warga mengatakan, korban tadi mandi di sungai Musi bersama bibik korban mandi bersama bibiknya dan seorang teman sebaya dengan korban.

“Yo korban tadi mandi dengan bibiknyo dan kawan korban disungai Musi, Nah korban ni nak ngari kakaknyo yang la mandi duluan di Musi, njingok kakaknyo yang la diseberang sungai, korban ni beniat nak nyeberang nyusul kakaknyo diseberang sungai, lum sampe ke seberang tebawak Arus sungai Musi,” beber Yani (40) salah satu warga Pasar ilir saat dibincangi REL dilokasi kediaman rumah duka.

Sementara itu, Kgs Agus Cik Ketua Rt 01 Rw 03 Kelurahan Pasar Ilir Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang saat dijumpai dilokasi membenarkan kejadian tersebut.

“Benar korban warga saya, tadi korban mandi disungai Musi samo kawanyo yang sebaya dengan korban dan bibik korban,”Ungkap Agus Ketua Rt 01 Kelurahan Pasar.

Dikatakan Agus,korban diduga terbawa Arus Sungai Musi saat hendak menyusul kakanya yang sudah duluan mandi disungai Musi,mengetahui kakanya berada diseberang sungai Musi,Korban berniat hendak menyusul.

“Njingok kakaknyo diseberang,korban nyeberangi Sunagai,berniat nak nyusul kakanyo yang la ado diseberang sungai,belum nyampe keseberang korban sudah terbawas Arus,” katanya.

Masih dikatakan Ketua Rt Agus, korban diselamatkan oleh warga, melihat kondisi korban kritis, korban sempat kita larikan ke RSUD Tebing Tinggi.

“Sekira Pukul 16:00 Wib Korban menghembuskan nafasnya di RSUD Tebing Tinggi,saat ini korban sudah dibawa kerumah duka,” tuturnya.

Ditambahkanya, korban memang keseharianya sering beramain di sungai Musi, kedua orang tua korban sibuk mencari Nafkah.

“Korban tiap harinyo,memang sering dititipkan ke neneknya atau bibiknya, karna kedua orang tua korban ini jarang dirumah, sibuk mencari Nafkah diluar,” tukasnya (14)

BACA JUGA