Connect with us

Empat Lawang

Tak Patuh, Diberikan Sanksi Sampai Izin Usaha Dicabut

Published

on

MINIM : Kepala BPJS Tenaga kerja Cabang Lubuklinggau Agus Theodorus Parulian Marpaung dan Kajari Empat Lawang Ronaldwin SH MH berfose bersama dengan apra pelaku usaha di aula Kejari Empat Lawang, Selasa (8/10)

REL, Empat Lawang – Kepala BPJS Tenaga kerja Cabang Lubuklinggau Agus Theodorus Parulian Marpaung kecewa,  pasalnya acara Sosialisasi Kepatuhan Kepersertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dilaksanakan diaula Kejaksaan Negeri Empat Lawang, Selasa (8/10) ternyata minim peserta.

Acara yang dihadiri,  Kajari,  Dinas Tenaga Kerja dan Perizinan Kabupaten Empat Lawang hanya diikuti enam pelaku usaha  yakni koperasi usaha bersama,  Tri mart,  Sumber Logam,  Payung indah, Mie Ayam obama, Toko LJFE padahal yang diundang mencapai 17 Pelaku Usaha di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Kepala BPJS Lubuklinggau Agus Theodorus Parulian Marpaung menyampaikan, ketidak hadiran peserta akan di tindak lanjuti,  bahkan pihaknya sudah melakukan kerjasama bersama pihak Kejaksaan dan Tenaga Kerja agar di berikan sanksi, teguran bahkan cabut izin usaha.

Apalagi satu diantara peserta menyatakan alasan tidak bisa bergabung dan mengikuti sosialisasi akibat tidak sanggup dana dan pekerja/pegawai serabutan.

“Kita sudah membicarakan ini kepada Kasi Datun untuk di tindak lanjuti,” kata Agus.

Selanjutnya Agus menyampaikan, mendaftarkan pegawai pada BPJS Tenaga Kerja itu penting sesuai anjuran peraturan dan undang-undang makanya pihaknya minta semua hadir dan menyimak apa yang  disampaikan.

Bayangkan jika terjadi kecalakaan kerja,  premi hanya Rp 15 ribu perbulan bisa mendapatkan santunan ratusan juga.

“Jika memang tidak mau, ya kita akan panggil dan berikan penjelasan melalui Kasi Datun,” jelas Agus.

Lebih jauh Agus menjelaskan, di Empat Lawang ini ada hak-hak normatif yang belum diberikan khususnya kepada tenaga kerjanya.

“Melalui Sosialisasi ini kita minta sesegera mungkin pelaku usaha langsung mengcover tenaga kerjanya,” pintanya.

Sesuai undang-undang nomor 24 itu, setiap orang yang sudah enam bulan bekerja wajib mendapatkan jaminan sosial tenaga kerja.

“Empat Lawang ini masih belum bahkan belum ada yang mendaftarkan ketenaga kerjaannya,” jelas Agus.

Sementara itu, Kasi Datun Kejari Empat Lawang Adi Candra SH MH mengatakan, setelah mendapatkan surat kuasa husus (SKK) dari pihak BPJS akan melampirkan surat panggilan sehingga dilakukan sosialisasi seperti yang sudah pihaknya lakukan dan bekerjasama dengan PDAM yang pihak lainnya yang berhasil menarik mobil dinas.

“Kalau ada SKK nya nanti kita layangkan surat ke pelaku usaha yang tidak hadir tadi,” imbuhnya.

Lebih jauh Adi Candra menjelaskan, ketidak hadiran pelakukan usaha tanpa alasan namun berkeyakinan hanya miss komunikasinya saja misalkan saat diberikan undangan tidak berada ditempat atau ada tugas dan kegiatan lain.

“Acara ini serius dan penting kita juga menyayangkan kitidak hadiran mereka namun nanti kita bantu hadirkan dan mintai keterangan karena ini hak sebagai tenaga kerja,” jelas Candra seraya menyampaikan hukuman bagi badan usaha yang tidak mendaftarkan tenaga kerjanya berupa kurungan pidana 8 tahun dan denda 1 Milyar.

Nah, menanggapi hal ini,  Pelaksana pengawas Tenaga Kerja Provinsi Sumsel wilayah Empat Lawang Ahlian Rosul mngaku akan melakukan telaah alasan ketidak hadiran pelaku usaha tadi,  jika memang memungkinkan pihaknya bisa memberikan surat rekomendasi berupa pencabutan izin usaha.

“Kami selaku pengawas tenaga kerja akan terus mengawal,  mislanya melakukan peringatan,  nota bahkan rekom ke badan oerizinan terpadu untuk mencabut izin sesuai bunyi pasal 7 undnag undang tenaga kerja,” pungkasnya. (07).

Empat Lawang

Banjir bandang sapu 3 buah jembatan gantung

Published

on

Caption : Tiga jembatan di terjang banjir bandang

 

#Hantam Tiga Jembatan gantung dan sapu lahan persawahan hingga perkebunan warga.

 

REL,Empat Lawang – Banjir bandang yang menyapu beberapa jembatan dan lahan perkebunan hingga persawahan warga Kabupaten Empat Lawang pada hari Sabtu (25/1/20).

Dari data yang di himpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang ada tiga jembatan gantung di Desa Nanjungan Kecamatan Paiker,di Desa Lesung Batu Lintang Kanan yang mengalami rusak berat,pohon tumbang dan tanah longsor di Desa Cangguh kecamatan Talang Padang dan banjir di Desa Batu Raja Lama dan Sugiwaras kecamatan Tebing Tinggi serta lahan perkebunan dan persawahan milik warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang Kuswinarto mengatakan kejadian tersebut di akibatkan curah hujan yang tinggi mengguyuri kabupaten Empat Lawang sejak dua hari terakhir ini.

“Intensitas curah hujan yang lebat mengguyuri Empat Lawang dalam dua hari ini yang mengakibatkan tanah menjadi erosi dan debit sungai meninggi sehingga mengakibatkan beberapa jembatan gantung di Empat Lawang mengalami kerusakan di terjang aliran sungai,”Ungkap Kuswinarto.Sabtu (25/1/20).

Atas kejadian bencana alam tersebut ,kerugian belum bisa di tafsir berapa kerugian yang di alami warga dan pemerintah dalam banjir bandang tersebut.

“Belum bisa di takar berapa kerugian yang di alami,terjadinya bencana alam yang menyapu beberapa jembatan dan lahan perkebunan warga,”Jelasnya.

Kendati dirinya menghimbau masyarakat agar tetap selalu berhati hati dan waspada mengingat musim penghujan yang bisa berdampak longsor dan banjir.

“Kepada masyarakat Empat Lawang yang rumahnya di pinggiran sungai dan di bawah lereng tebingan agar tetap selalu berhati hati dan waspada mengingat intensitas curah hujan yang semakin tinggi yang bisa berdampak lonsor dan banjir,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Darmi Hartati, lakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Aisyiyah Empat Lawang,

Published

on

Caption : Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Darmi Hartati, lakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Aisyiyah Empat Lawang,

 

 

# Targetkan Tamat Kelas 6 SD IT Aisyiyah Hafal Juz 30

 

 

REL,Empat Lawang – Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Darmi Hartati, lakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Aisyiyah Empat Lawang, pada hari Sabtu (25/1/2020).

Ketua PWA Sumsel, Darmi Hartati, turut mengapresiasi semangat dari ibu Aisyiyah Empatlawang, dengan mendirikan SD IT Aisyiyah Empat Lawang tersebut.

“Bahwa ini lah bentuk Aisyiyah, yang selalu berjuang dan berjihad untuk membangun amal usahanya. Maka dari itu masyarakat dan Pemerintah terkhusus warga muhammadiyah, dipersilakan membantu kami mendirikan bangunan tersebut “. Katanya.

Darmi menjelaskan, tidak hanya bangunan fisik SD IT Aisyiyah Empat Lawang. Namun juga membentuk Akhlak yang baik dan menamatkan murid kelas 6 SD IT Aisyiyah hafal Juz 30.

“SD IT Aisyiyah Empat Lawang ini memang harus menamatkan anak muridnya, harus hafal juz 30, aisyiyah ini juga akan mengajarkan menjadi imam, paling tidak dia (Murid) bisa mengimami temannya, dan anggota keluarganya, itu targetnya. Kemudian dia memiliki akhlak yang baik, akhlakul kharimah, ditengah tengah modernisasi yang begini pesat ini, agar jangan mudah terpengaruh”. Jelasnya

Ditempat yang sama, Ketua PWA Sumsel didampingi Anggota PWA lainnya memberikan bekal pelatihan Mubalighat kepada warga Aisyiyah Empat lawang, dengan materi yang berkenaan dengan ideologi Muhammadiyah.

“ideologi Muhammadiyah tentulah Ideologinya Aisyiyah, karena aisyiyah ini adalah organisasi perempuannya Muhammadiyah, maka dari itu pelatihan mubalighat ini dibentuk atau disusun dengan aturan-aturan yang berlaku, antaralain peserta pelatihan, harus menyampaikan dakwah ini sebagai warga Aisyiyah, bagaimana dakwah ini mengembalikan masyarakat kepada Alquran dan As-sunah yang makbullah”. Tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Empat Lawang, H Amran Rosyadi ZA, mengatakan bahwa SD IT Aisyiyah Empatlawang ini adalah salah satu bentuk kemajuan PDM di Aisyiyah Empat Lawang.

“Karena Prosfeknya sangat bagus, disamping tenaga pendidiknya profesional, dan peminatnya sangat banyak, khususnya dari anak-anak pejabat masuk kesekolah ini, semoga dengan adanya gedung ini nanti, mudah2an kita bisa menerima murid lebih banyak lagi, agar terwujud untuk mendidik anak yang berlandas islam”. Katanya

Lanjut H Amran, pembangunan gedung tersebut diperkirakan pada saat penerimaan murid baru, bisa ditingkatkan.

“Inshaa Allah, ini semua berjalan dengan lancar, sesuai dengan harapan. Penerimaan murid baru nanti bisa ditingkatkan. Dan jika ada warga muhammadiyah ingin membantu pendirian ini, baik berupa materil maupun semangat, apalagi dari wali murid kiranya dapat membantu pelaksanaanya terutama dari Dana” Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Jembatan Roboh,Lahan persawahan ikut terendam banjir

Published

on

Caption : Lahan persawahan warga Kecamatan Paiker terendam banjir bandang

 

 

REL,Empat Lawang – Banjir bandang kembali melanda kabupaten Empat Lawang tepat nya di Desa Nanjungan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) yang mengakibatkan Jembatan dan sawah milik warga terendam banjir.

Dari pantauan wartawan rakyatempatlawang.com banjir bandang terjadi pada hari sabtu (25/1/20) sekitar pukul 11 : 30 Wib.dengan Intensitas Curah hujan yang lebat mengguyuri kabupaten empat lawang beberapa hari ini ,sehingga drainese diwilayah tersebut tidak mampu menampung debit air yang datang dan mengakibatkan banjir diwilayah Nanjungan.

Caption : Jembatan di Desa Nanjungan Kecamatan Paiker Roboh diterjang derasnya aliran sungai 

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang Kuswinarto dampak dari bencana tersebut mengakibatkan satu unit jembatan roboh di hantam arus air dan merendam lahan persawahan warga.

“Dari pantauan petugas dilapangan kurang lebih 1 Unit Jembatan roboh dihantam arus air dan beberapa hektar sawah terendam banjir ,dari Kejadian banjir tersebut mengalami ditafsir kerugian materil yang diperkirakan keseluruhan kurang lebih sampai Puluhan Juta,”Jelasnya

Sementara Camat Pasemah Air Keruh (Paiker) Noperman saat di kompirmasi melalui Via Telepon membenarkan telah terjadi banjir bandang yang merendam lahan persawahan warga paiker dan jembatan nanjungan.

“Ya benar Jembatan nanjungan roboh tapi itu akses jalan warga menuju ke perkebunan selain jembatan itu ada jalan alternatif yang bisa di lewati dan lahan persawahan warga juga ikut terendam banjir tapi saat ini bukan dalam keadaan mau panen tapi mau mulai bercocok tanam,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending