Connect with us

Kabar Sumsel

Syarif Hidayat Teken Nota Kesepatakan PKS

Published

on

TEKEN :Tampak Bupati Muratara H M Syarif Hidayat,  nomor dua dari kiri bersama sejumlah pejabat lainnya menandatangani PKS.

REL, BALI – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara)  H M Syarif Hidayat mengikuti Sosialisasi & Penadatanganan Perjanjian Kerjasama Penyelenggaraan Infrastruktur Penyehatan Lingkungan Permukiman (PIPLP) TA.2018 Wilayah Timur.

Sosialisasi dan Penadatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Penyelenggaraan Infrastruktur Penyehatan Lingkungan Permukiman TA.2018 Wilayah Timur 13 Maret 2018 di Hotel Sanur Paradise Bali.

Dalam sambutan dan arahannya, Direktur Pengembangan PLP Dodi Krispratmadi menyampaikan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, telah mengamanatkan untuk memenuhi target akses universal di tahun 2019 yang meliputi pencapaian target 100% akses aman air minum, 0% kawasan kumuh, dan 100% akses sanitasi layak, atau yang biasa disebut target 100 – 0 – 100.

Dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan infrastruktur sanitasi atau penyehatan lingkungan permukiman ini telah melibatkan unsur Kabupaten/Kota, Provinsi, Kementerian/Lembaga terkait dan melalui serangkaian tahapan, diantaranya :

Usulan  memorandum program SSK dan RPIJM tingkat Provinsi, Sinkronisasi memorandum program RPIJM, Pra-Koordinasi Regional Kementrian PUPR, Koordinasi Regional Kementrian PUPR dan Musrenbangnas serta pada akhirnya tahapan pelaksanaan konstruksi dilaksanakan dengan memperhatikan kriteria kesiapan (Readiness Criteria) dari masing-masing usulan kegiatan.

“Sosialisasi dan Penadatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dilaksanakan antara pemerintah pusat dan kab/kota yang antara lain berisi tentang pembagian hak dan kewajiban masing-masing pihak dalam penyelenggaraan sanitasi,”ucap Dodi

Sambungnya, Dengan adanya Sosialisasi dan Penadatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) ini diharapkan ada  komitmen dari pihak-pihak yang terlibat dalam upaya mewujudkan keberlanjutan Infastruktur Penyehatan Lingkungan Permukiman yang akan dibangun.

Ditambahnya,  pemda maupun pemkot menyiapkan terdiri dari kriteria teknis seperti tersedianya Master Plan dan DED yang sudah layak bangun, kesiapan lahan yang clean & clear, institusi pengelola pasca konstruksi, tersedianya alokasi dana untuk operasi dan pemeliharaan infrastruktur PLP terbangun serta persyaratan administratif berupa surat minat usulan kegiatan, surat kesediaan menerima hibah dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai pembagian hak dan kewajiban masing-masing pihak dalam penyelenggaraan pembangunan infrastruktur PLP.

Sementara itu,  Bupati Muratara H M Syarif Hidayat mengatakan,  Dengan adanya PKS ini diharapkan pemkab Muratara dapat melakukan pelaksanaan kegiatan dari seluruh aset yg dihibahkan. Berkelanjutan  dan dapat dimanfaatkan untuk kehidupan masyarakat dalam hal pengelolaan sampah,  kelestrarian LH dan kontiniitas suply air bersih. Dapat mensinkronkan sumber sumber pendanaan yang bersumber dari dana APBD sesuai dengan kewenangan.

“Kedepannya kita berharap sesuai dengan RTRW,  Kecamatan dapat dibangun TPS 3R,  melalui dana kementrian Purperkim.

Lanjut Syarif,  Untuk rencana kedepan. Diharapkan Pemkab Muratara dapat menyiapkan lahan untuk pembangunan TPS 3r sesuai dengan yang sudah tertuang dalam RTRW. (16)

Empat Lawang

RSUD Jadi Klaster Baru Corona

Published

on

Foto : Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Sebelumnya kasus positif corona di Empat Lawang berjumlah 8 orang dan 7 diantaranya dinyatakan sudah sembuh.

Namun,terhitung mulai tanggal (31 /8/2020 ) kasus positif corona bertambah satu orang ,

Penambahan satu kasus dari kluster RSUD. yang berinisial CDJ seorang perempuan ( 23 ) salah satu tenaga kesehatan RSUD, warga Desa Terusan Baru Kecamatan Tebing Tinggi.

Dari informasi yang didapat pasien 09 yang sebelumnya berstatus suspek dan setelah dilakukan swab 2 kali yang mana swab pertama negatif dan swab kedua positif dan saat ini sudah menjalani isolasi mandiri sejak timbul gejala.

“Pasien 09 itu salah satu perawat bangsal (Perawat ruangan ) Honorer di RSUD Empat Lawang dan yang bersangkutan sudah melakukan swab,
swab dilakukan pada tanggal 24 dan 26 agustus kemarin,”Kata Jubir Gugus tugas Covid-19 dr.Arga Sena Setiawan.Senin (31/8).

Masih dikatakan Arga,pasien 09 itu mempunyai riwayat perjalanan ke luar kota.

“Riwayat pasien 09 pernah berpergian ke palembang,namun saat ini masih dalam proses tracking yang kontak erat dengan pasien,”Jelasnya.

Sementara dirut RSUD Empat Lawang dr.Devi Andriyanti saat dikompirmasi melalui via pesan singkat whatsapp terkait dominan positif covid-19 banyak dari pegawai RSUD,tidak merespon pertanyaan dari awak media melainkan whatsapp awak media yang ingin kompirmasi tersebut diblokir oleh direktur RSUD.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Gempa Bumi Goncang Bengkulu,Empat Lawang Juga Rasakan Gocangannya

Published

on

Caption : Peta titik koordinat gempa bumi

REL,Empat Lawang – Gempa bumi dengan kekuatan 6,9 magnitudo menggoncang Provinsi Bengkulu juga dirasakan oleh masyarakat Empat Lawang.

Gempa Bumi yang terjadi dua kali itu terjadi pada pukul 05 : 23 wib dan 05 : 29 wib,bukan hanya provinsi bengkulu yang merasakan namun provinsi Sumsel dan kabupaten kabupaten tetangga juga ikut merasakan goncangan itu.

“Subuh tadi,badan teraso bergoyang waktu jingok lampu,lampu jugo begerak,gempa pertamo dak terlalu teraso tapi gempa yang keduo yang teraso nian,”Kata Meli Warga Kecamatan Tebing Tinggi

Sedangkan Ririn warga Bengkulu saat di dihubungi melalui pesan singkat whatsapp mengatakan ditempatnya yang paling kuat gonyangan.

“Kuat disini goncangannya,dua kali sampai sampai terbangun dari tidur,kalau ada gempa siap siap kami keluar rumah,”Jelasnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang mengatakan menurut dari situs www.bmkg.go.id (BMKG) Kejadian hari Rabu, 19 Agustus 2020 pukul 05.23.56 WIB dan pukul 05.29.35 WIB wilayah Bengkulu diguncang gempa tektonik.

Dengan Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi pertama memiliki parameter awal dengan magnitudo M=6.9 yang kemudian diupdate menjadi Mw=6.6 dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.44 LS dan 100.97 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 160 km arah Barat Daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 24 km.

Sedangkan gempa bumi kedua memiliki parameter awal dengan magnitudo M=6.8 yang kemudian diupdate menjadi Mw=6.7 dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.98 LS dan 101.22 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 117 km arah Barat Daya Bengkulu, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 86 km.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,”Kata Kuswinarto.

Namun demikian,kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Reskrimum Polda Sumsel Datangi PUPR Empat Lawang,Hanya Berkunjung dengan Kerabat

Published

on

Caption : Suarno Reskrimum Polda Sumsel saat di wawancarai sejumlah awak media di depan Kantor PUPR Empat Lawang.

REL,Empat Lawang – Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang kedatangan tamu dari Reskrimum Polda Sumsel.

Dari pantauan dilapangan,kedatangan anggota Rekrimum Polda tersebut diketahui berjumlah empat orang (Laki laki ) dan belum diketahui tujuan maksud kedatangannya.

Sebab disaat awak media ingin mengambil gambar,pintu ruangan Kabid Sumber daya air tempat bertemunya anggota Reskrimum polda bersama pegawai PUPR dikunci dan dilarang untuk mengambil gambar.

Entah apa yang menjadi pembahasan mereka sehingga pintu ruangan itu pun dikunci dan di jaga oleh pegawai PUPR dan mengatakan kepada awak media yang sedang mengambil gambar untuk tidak mefoto “Jangan di Poto,tidak boleh di poto”kata salah satu pegawai yang ada di dalam ruangan tersebut.

Setelah berjelang beberapa menit kemudian rombongan Reskrimum Polda keluar dan pintu utama kantor PUPR pun dikunci sehingga awak media tidak dapat masuk.

Pada saat anggota Reskrimum Polda dimintai keterangan oleh sejumlah awak media ,ia pun mengatakan kunjungannya itu hanya sekedar mengunjungi kerabatnya.

“Tujuan saya mau ke lubuk linggau dan saya mampir kesini untuk mengunjungi kerabat saya (Sekretaris PUPR) ,tidak ada untuk memeriksa karena saya bukan Tipidkor,saya Reskrimum tidak ada kaitannya dengan Tipidkor,”Kata Suarno yang mengaku dari Reskrimum Polda Sumsel.Rabu (5/8).

Sementara sejumlah awak media yang ingin mengkompirmasi ke Dinas PUPR terkait kedatangan dari Reskrimum Polda, tidak ada satu pun yang mau dikompirmasi seakan akan menghindar dari awak media,sampai berita ini masuk dapur redaksi pihak PUPR Empat Lawang tidak dapat dikompirmasi

Diketahui belakangan ini kepala PUPR Empat Lawang (SR) sedang dalam penyidikan oleh kejati Sumsel terkait fee proyek.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending