oleh

Syaifudin : Berikan Berita Yang Berimbang

REL, Lahat – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat Syafudin SH menghimbau kepada seluruh wartawan yang ada di Bumi Seganti Setungguan agar dapat memberikan Informasi selalu berimbang sesuai dengan kode etik atau Undang Undang (UU) pokok wartawan tahun 1999.

Berimbang maksudnya, diminta seluruh jurnalis untuk selalu menjaga dalam pembuatan berita, apalagi situasi Kabupaten Lahat yang sempat memanas pasca proses hitung cepat setelah pencoblosan lalu menjadi perhatian serius baik dari semua kalangan media Online, TV, dan Koran, begitu juga pihak penegak hukum dalam hal ini Polres Lahat agar tetap menjaga kondisi tetap kondusif.

“Oleh sebab itu, saya mengharapkan agar semua rekan jurnalis yang ada di Bumi Seganti Setungguan dapat memberitakan yang berimbang. Baik harus ada narasumber dan yang lebih diharapkan dapat dikonfirmasi yang bersangkutan sesuai dengan kode etik atau UU pokok Pers tahun 1999,” ungkap Ketua PWI Kabupaten Lahat Syafudin SH, Selasa (4/7).

Selain itu, lanjut Syafudin, agar seluruh media yang ada di Lahat agar dapat berkoordinasi dengan Polres Lahat dalam menurunkan pemberitaan, khususnya tentang Pilkada, Tindak lanjut dari temuan Money Politik dan lainnya. Tujuannya tidak lain agar para awak media tidak dikatakan pemberitaan Hoax.

“Mari kawan-kawan agar sama sama kita mengawasi proses Politik menjadi jujur, aman, damai, dan berkualitas. Karena, Panwaslu punya aturan kita Pers pun punya undang-undang yang jelas. Sesuai dengan pernyataan Dewan Pers Nomor 31/P-DP/V/2005 Pilkada serentak akan terjadi sejumlah persoalan dan kekuranga dalam penyelenggaraannya,” tambahnya.

Menurutnya, wartawan juga diminta tidak merangkap jabatan baik di Parpol apalagi menjadi Tim Sukses salah satu pasangan calon (Paslon). Karena akan bertentangan dengan Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.

“Tim sukses berjuang untuk satu golongan, sedangkan prinsip Pers atau Media melayani semua golongan untuk mencapai tujuan utamanya. demi mewujudkan kebenaran, dan kepentingan Publik serta kelangsungan demokrasi,” pungkas Syafudin lagi. seraya menambahkan, wartawan harus Independen tetapi tetap harus berpihak pada kepentingan rakyat. (*)

BACA JUGA