Connect with us

Empat Lawang

Syahrial Oesman Lantik KSN se-Empat Lawang

Published

on

LANTIK : H Syahrial Oesman saat melantik KSN se-Kabupaten Empat Lawang, Kamis (19/4).

REL, Empat Lawang – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Kabupaten Empat Lawang, H Syahrial Oesman melantik Komisi Saksi Nasdem (KSN) Kecamatan se Kabupaten Empat Lawang, di aula Hotel Kito Tebing Tinggi, Kamis (19/4).

KSN ini sendiri dibentuk demi kepentingan Pilkada Serentak 2018 hingga pileg 2019 mendatang.

Dalam arahannya, Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Sumtera Selatan (Sumsel), H Syahrial Oesman mengatakan, semua pengurus DPD, DPW dan Fraksi, tidak akan ada dayanya. Masa depan partai dan hidup matinya partai di pilkda maupun pileg mendatang, ada di pundak KSN. “Anggota KSN inilah yang tahu apa saja yang terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat berlangsungnya pemungutan suara,” ungkap Syahrial Oesman.

Dikatakannya, jika tidak ada KSN, maka tidak akan ada formasi pemenangan, pengawasan dan pengawalan suara di TPS di dalam Kabupaten Empat Lawang, ini. “Tahun ini ada dua peristiwa, satu peristiwa pilkada kabupaten/kota dan dua peristiwa pilkada Sumsel. Kita pilkada gubernur sudah jelas dukung HD-MY dan Pilkada Empat Lawang, HDA-Eduar, kita harus taat dengan keputusan partai,” tegasnya.

Dikatakannya, di Partai Nasdem tidak ada pamrih dalam melaksanakan tugas partai, meski diketahui, secara pribadi pengurus KSN tidak ada kepentingan apapun dengan masing-masing calon, baik bupati atau walikota maupun gubernur. “Kita semua tidak ada pamrih, namun inggat pada lambang dibaju sebelah kiri kita ada lambang Nasdem, ini yang sedang kita perjuangkan,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPD Partai Nasdem Empat Lawang, Joni Riko mengatakan, pilkada, pilbub dan pilgub merupakan tanggungjawab KSN. Dengan dilantikanya KSN pada hari ini dan sudah di SK-kan, mulai hari ini KSN bertanggungjawab mengawasi jalannya pesta demokrasi di Kabupaten Empat Lawang. “Mari kita bersama-sama berjuang, berdo’a, InsyaAllah kita menang,” harapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD Partai Nasdem Kabupaten Empat Lawang, Jalaludin menyampaikan, selain melaksanakan pelantikan KSN se Kabupaten Empat Lawang, kegiatan ini juga akan diisi dengan kegiatan Training of Trainer (TOT) bagi KSN dan kegiatan rapat kerja khusus (Rakersus) DPD Nasdem Kabupaten Empat Lawang, dalam rangka menghadapi pilkada serentak di Kabupaten Empat Lawang.

“Kegiatan ini tidak lepas dari sumbangan dana dari seluruh kader Nasdem dan anggota DPRD Empat Lawang dari Fraksi Nasdem. Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih,” ungkapnya.

Disisi lain, Calon Bupati Empat Lawang nomor urut 1, H David Hadrianto Aljufri menyampaikan, ada perubahan peta politik di Kabupaten Empat Lawang, dari sebelumnya hanya memiliki dua pasang calon, saat ini sudah ada tiga pasangan calon. Tentu saja hal ini akan menajadi bahan koreksi dan evaluasi kedepan, mengingat survei yang dilakuakan terakhir, dilakukan bulan Februari lalu dengan hanya dua pasang calon.

“Kita akan kembali mengkoreksi dan evaluasi di bulan Mei ini, dengan melakukan survei, proyeksi apa yang akan terjadi di tengah masyarakat, jika ada tiga pasang calon. Tapi, saya yakin, dengan kerja keras seluruh kader partai Nasdem, saya tetap optimis pilkada Empat Lawang, paslon nomor 1 tetap menjadi pemenang di pilkada,” harapnya. (12)

Empat Lawang

Diduga Dampak Normalisasi, Warga Minta Ganti Rugi

Published

on

Puluhan Warga Desa Batu Raja Lama Mendatangi dan memberentikan kegiatan Proyek Normalisasi Pengerukan Sungai Musi yang di Danai Oleh Ban Gub (Bantuan Gubernur,REd).Jum"at (13/12/19).
REL, Empat Lawang – Puluhan Warga Desa Batu Raja Lama Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang mendatangi Proyek Normalisasi yang beroperasi di Sungai Musi Desa Batu Raja Lama dan Sempat memberhentikan kegiatan Pengerukan Sungai Musi untuk sementara Waktu Sekitar pukul 14:00 Wib pada Jum’at (13/12/19).
Pantauan wartawan dilapangan, puluhan warga Desa Batu Raja Lama terdiri dari ibu – ibu dan Bapak-bapak mendatangi Proyek Normalisasi yang sedang bekerja di sungai Musi Desa Batu Raja Lama dengan menggunakan 4 unit kendaran alat berat  Exavator dan dilokasi pengerukan juga tidak terlihat papan informasi (Papan Proyek,RED) yang seharusnya di pasang di Lokasi agar masyarakat dapat mengawasi serta tahu berapa dana yang di keluarkan pemerintah untuk kegiatan proyek Normalisasi tersebut sehingga membuka transparan terhadap masyarakat.
Kedatangan puluhan Warga ini tidak lain menuntut pihak proyek agar mengganti rugi lahan mereka yang menjadi dampak pengerukan proyek normalisasi tersebut.
Seperti yang diungkapkan Jumilah Salah satu warga Desa Batu Raja Lama yang diduga menjadi dampak proyek normalisasi tersebut yang mengakibatkan Lahan perkebun miliknya Abrasi Hanyut terbawah Arus Sungai yang Saat ini Volumenya sedang meninggi.
“Memang setiap tahun terjadi banjir di Desa kami ini tapi tidak separah ini yang mengakibatkan lahan perkebunan kami hanyut terbawah sungai,Setelah ada kegiatan Proyek Normalisasi ini Pas Air Sungai besar tanah Kebun saya hanyut ,(longsor,Red),bahkan pondok yang kami gunakan sehari hari untuk berteduh saat di kebun juga ikut hanyut,” ungkap Jamilah saat di Bincangi wartawan Rakyat Empat Lawang (REL). Jum’at (13/12/19).
Dan Lanjut Jumilah,Atas kejadian tersebut dirinya meminta kepada pihak proyek Normalisasi tersebut untuk dapat mengganti rugi, kerugian yang dialami warga.
“Saya minta ganti rugi,dengan adanya kegiatan ini lahan perkebunan saya hanyut terbawah sungai,karena ini lah mata pencarian kami sehari hari untuk mencari nafkah,Maff beribu maaf kalau tuntuttan kami ini tidak di tanggapi jangan salah kan kami kalau kami bertindak anarkis” katanya.
Kepala Desa Batu Raja Lama Edi Bahadal saat dikonfirmasi awak media dirumahnya menuturkan, dirinya menghimbau kepada masyarakat desa yang merasa dirugikan silakan menyampaikan aspirasi namun jangan anarkis.
“Saya kepala Desa Batu Raja Lama tetap menghimbau masyarakat yang merasa di rugikan seandainya kalau mereka mau menuntut jangan sampai melakukan hal hal yang tidak di inginkan apalagi sudah mengarah ketindakan anarkis apabila dilakukan maka yang rugi kita semua, untuk sementara solusinya tadi kami serahkan kepada pihak kontraktor dan mereka mengatakan akan berkordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Bupati Tinjau dan Bantu Korban Kebakaran

Published

on

 

 

REL, Empat Lawang – Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad meninjau serta memberikan bantuan kepada korban kebakaran di desa Lubuk Sepang Kecamatan Pendopo dan Desa Karang Dapo Lamo Kecamatan Sikap Dalam.

Bantuan tersebut berupa, Beras, Mie Instan, uang saku dan beberapa jenis bantuan lainnya. Bantuan itu diberikan langsung oleh Bupati Empat Lawang ke para korban musibah kebakaran.

Selain itu Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad juga bertauziah kepada keluarga korban yang meninggal dunia, pada saat membantu korban kebakaran.

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad mengatakan, musibah ini terjadi diakhir tahun, namun pihaknya tetap akan memberikan bantuan.

“Ini musibah kebakaran di musim hujan, dan saya sebagai kepala Pemerintahan ingin selalu berada di tengah-tengah masyarakat, “kata Joncik, Jumat (13/12)

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat yang terkena musibah untuk selalu bersabar dan ikhlas dengan cobaan tersebut

“Ini adalah ujian , yakinlah kedepan rezeki kita lebih dari pada yang telah hilang , dan untuk masyarakt yang lain jadikan musibah ini sebagai contoh agar lebih hati – hati apabioa hendak meninggalkan rumah baik untuk pergi kekebun maupun kekantor harus memastikan sumber api seperti kompol dan sebagainya sudah benar – benar aman,” tuturnya.

Pihaknya lanjut joncik, akan melaporkan berbagai kejadian musibah di Empat lawang ke Provinsi agar bisa mendapat bantuan.

“Saya akan laporkan ke Dinas Sosial Provinsi dan BNPB Sumsel,” tukasnya (Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Tujuh Rumah Desa Lubuk Sepang Hangus Terbakar

Published

on

Tampak warga Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pendopo tengah membersihkan sisa puing kebakaran, Kamis (12/12).

 

REL, Empat Lawang – Duka mendalam dialami oleh warga Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pendopo, pasalnya sekitar pukul 10.00 beberapa rumah di desa tersebut habis hangus di lahap jago merah.
Berdasarkan penuturan Kepala Desa Lubuk Sepang Hermaini kepada wartawan, sampai saat ini sumber api belum jelas, untuk sementara ini ada tujuh (7) unit rumah habis total ditambah dengan empat (4) unit rumah rusak berat dan satu (1) masjid rusak ringan.
“Semua harta benda yang hangus didalam rumah belum bisa terukur, kareta rata-rata hanya baju di badan yang bisa terbawa,” ungkapnya, Kamis (12/12).
Menurut Kades, sampai saat ini pihaknya belum melakukan pendataan secara detail karena masih sibuk berjibaku madamkan api serta menyiram sisa hasil panasnya api yang memakan rumah warga.
“Belum bisa saya data rumah siapa saja, kami masih sibuk mengurusi harta benda milik warga yang bisa diselamatkan apabila masih sisa puing-puing,” katanya.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang Kuswinarto melalui Kabid Damkar Ismail didampingi Kasi Damkar Darul membenarkan ada kejadian kebakaran di Kecamatan Pendopo, saat ini petugas damkar pendopo susah turun kelokasi.
“Mobil damkar pendopo sudah ada dilokasi,” ucapnya. Seraya menambahkan, BPBD sendiri akan turun kelapangan guna mendata jumlah kerusakan akibat kebakaran tersebut. (12).

Baca Selengkapnya

Trending