Connect with us

Pagaralam

Surat Suara Pileg Kurang 480 Lembar

Published

on

KURANG : KPU Kota Pagaralam saat melipat dan menghitung surat suara Pemilu Tahun 2019, di Kantor KPU Pagaralam

REL, Pagaralam – Setelah dilakukan proses pelipatan dan perhitungan surat suara Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019 Oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam. Dari hasil penghitungan didapati 480 Lembar Surat Suara yang kurang.

Informasi yang dihimpun REL, Bahwa pelipatan surat suara sudah rampung, akan tetapi masih mengalami kekurangan bahkan ada yang rusak.

Ketua KPU Kota Pagaralam Rahmad Qori Seriawan melalui Staf Umum Sekretariat KPU Pagaralam Nata mengatakan bahwa untuk surat suara pileg Kota Pagaralam yang diperuntukan untuk tiga Daerah Pemilihan (Dapil) sudah selesai dilakukan pelipatan.

“Namun masih ada kekurangan surat suara dari jumlah yang dibutuhkan ditambah adanya surat suara yang rusak saat disortir,” ungkapnya

Dikatakanya, secara keseluruhan jumlah surat suara yang kurang ditambah dengan surat suara yang ditemukan rusak berjumlah 480 lembar

Ia merincikan, untuk Dapil 1 Pagaralam Selatan Kebutuhan berdasarkan DPT + 2 % sebanyak 37,184 lembar, diterima 37,040 lembar setelah dibsortir dan dilakukan pelipatan surat suara yang baik hanya 37,032 lembar, rusak 8 lembar kurang 144 lembar sehingga kekurangan surat suara untuk pileg DPRD Pagaralam I Pagaralam Selatan berjumlah 152 lembar.

Sedangkan untuk  Dapil II yang meliputi tiga kecamatan yakni Dempo Utara, Dempo Tengah dan Dempo Selatan jumlah surat suara yang dibutuhkan plus 2 % cadangan adalah sebanyak 38.266 lembar,dan KPU hanya menerima sebanyak 38,264 lembar setelah dilipat dan disortir surat suara yang dalam kondisi baik sebanyak 38,252 lembar, surat suara rusak sebanyak 12 lembar dan kurang 2 lembar sehingga total kekurangan surat suara untuk Dapil II sebanyak 14 lembar surat suara.

Untuk Dapil III Pagaralam Utara,jumlah surat suara yang dibutuhkan sebanyak 31,162 lembar plus 2 persen surat suara cadangan,sedangkan KPU Pagaralam hanya menerima sebanyak 30.852 lembar ditemukan dalam kondisi baik sebanyak 30.848,ditemukan rusak 4 lembar, sedangkan kurang sebanyak 310 lembar, sehingga kekurangan sebanyak 314 lembar

“Mengenai kekurangan ini sudah kita laporkan untuk di minta penambahan,” pungkasnya. (17)

Kabar Sumsel

Kakorlantas Cek TKP dan Korban

Published

on

 

REL, Pagaralam – Kakorlantas Mabes Polri Irjen Pol Istiono mengecek lokasi Bus jatuh kejurang, Selasa sore (24/12). Selanjutnya mengecek keberadaan korban di RSUD Besemah.

Ditemui di RSUD Besemah, Jenderal bintang dua ini mengungkapkan bahwa data sementara ada 28 korban tewas dan 13 korban selamat.

Terkait Kronologis kecelakaan, diungkapkannya bahwa Bus Sriwijaya sebelumnya dari Bengkulu- Palembang mengangkut 31 penumpang.

“Hasil kroscek kita dengan PO di bengkulu mengakut 31 penumpang,” ujarnya didampingi Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Juni dan Kabid Dokes Kombea Pol sr Syamsul, Bahar, Selasa (24/12) sekitar pukul 18.00 WIB.

Lalu dalam perjalanan dari keterangan kernet dan penumpang yang masih hidup bahwa mengangkit penumpang lain mencapai 50 orang. “Jadi masih ada penumpang yang belum ditemukan karena baru 41 korban tewas dan selamat yang diketahui,” tambahnya.

Lanjutnya, sopir dalam perjalanan jugavmelaku dengan kecepatan agak tinggi. Selain itu sempatcmengalamindua insiden, yakni serempetan dengan mobil lain dan masuk siring. Jadi sudah ada gejala sebelumnya.

Lalu di TKP dengan kemiringan sekitar 45 derajat, mobil langsung melaju masuk ke dalam jurang.

“Untuk penyebab tin akan melakukan olah TKP untuk mengetahui sebab utama apakah faktor manusia, kendaraan, jalan dan cuaca,” ungkapnya.

Lalu untuk himbauan diharapakan dipasang warning rambu- rambu.

Ditambahkan Kabid Dokes Polda Sumsel Kombes Poldr Syamsul Bahar Mkes bahwa hingga pukul 20.00 WIB, Selasa (24/12) bahwa dari 28 korban tewas satu belum teridentifikasi. Lalu ubtuk laporan orang hilang ada 5 penumpang yang belum diketahui. (gti/rls).

Baca Selengkapnya

Pagaralam

Peserta JPD Dipersilahkan Nikmati Keindahan Kota

Published

on

TINJAU : Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, SH saat meninjau salah satu Stand peserta JPD 2019, Kemarin.

REL, Pagaralam – Peserta Jambore Pemuda Daerah (JPD) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang berasal dari 15 Kabupaten / Kota se Sumsel di persilahkan menikmati keindahan Alam dan Wisata Kota Pagaralam. Hal ini di sampaikan Walikota Pagaralam Alpian Maskoni saat membuka kegiatan tersebut yang di gelar di kawasan Eks Villa MTQ Gunung Gare, Rabu (19/6)

Dari 17 Kabupaten / Kota se Sumatera Selatan hanya 15 Kabupaten / Kota yang mengirim utusan. Sedangkan 2 Kabupaten Kota yang tidak mengirim utusan adalah Kota Lubuk Linggau dan Ogan Ilir.

Walikota Alpian Maskoni saat mewakili Gubernur Sumatera Selatan membuka kegiatan JPD Sumsel, mengatakan, peran pemuda ini sangat penting, bahkan kemerdekaan Indonesia pun tidak lepas dari peran pemuda. Untuk itulah kegiatan JPD ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pemuda Sumsel dalam berkompetisi dan berkreativitas.

“Sebagai tuan rumah kegiatan JPD 2019, saya minta peserta JPD untuk bisa menikmati suasana alam yang ada di Pagaralam, dan mengunjungi sejumlah objek wisata yang ada,” pungkasnya

Walikota juga berpesan kepada para peserta JPD untuk berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi tempat transformasi budaya antar sesama peserta yang berasal dari kabupaten/kota yang ada di Sumsel,” katanya (17).

Baca Selengkapnya

Pagaralam

Stop Wahana Hiburan Tidak Kantongi Izin

Published

on

STOP : Kepolisian Resort (Polres), Kota Pagaralam, menghentikan paksa wahana hiburan dan permainan rakyat di arena Besemah Expo.

REL, Pagaralam  – Kepolisian Resort (Polres), Kota Pagaralam, menghentikan paksa wahana hiburan dan permainan rakyat di arena Besemah Expo menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pagaralam ke-18 di Alun- alun, Utara.

Kapolres AKBP Trisaksono Pospo Aji SIK Msi didampingi Kapolsek Pagaralam Utara, AKP Herry Widodo SH,  memimpin langsung proses penghentian wahana hiburan di halaman Rumah Sakit DKT, Kemarin.

Menurut Trisaksono, semua harus ikuti aturan termasuk izin, untuk menggelar berbagai kegiatan di arena Besemah Expo agar tidak terkesan pilih kasih.

“Saya minta semua aktifitas wahana permainan dan hiburan distop mengingat tidak memiliki izin,” kata dia.

Menurut dia, memang setiap kegiatan di arena Besemah Expo harus memiliki izin, mengingat ada aturannya termasuk laik atau tidak semua peralatan yang digunakan.

“Hal inilah yang menjadi pertimbangan untuk memberikan izin, kalau terjadi apa-apa siapa yang tanggung jawab,” kata dia.

Ia mengatakan, jangan sampai ketika muncul persoalan pihak EO Besemah Expo yang harus bertanggungjawab, mengingat izin kegiatan wahana hiburan terpisah dengan penyelenggaraan kegiatan lainya.

“Kegiatan izin Besemah Expo saja yang mengajukan izin, sementara diluar itu tidak ada isinya,” ujar dia.

Lanjutnya, kalau pihak pengelola wahana hiburan masih bandel akan diberikan tindakan tegas dengan penutupan paksa.

“Saya minta kegiatan wahana hiburan distop karena tidak memiliki izin, kalau masih bandel akan ditindak tegas,” ujar dia.

Sementara itu Plt Kepala Disperindagkop UKM dan PP Kota Pagaralam, Gindo Simanjuntak SSt MM, didampingi Dian mengatakan memang belum ada isinya untuk kegiatan hiburan keculai bazar.

“Memang belum ada izin untuk hiburan keculali kegiatan bazar dan Besemah Expo,” kata dia. (17)

Baca Selengkapnya

Trending