oleh

Sumsel Rancang Isbat Nikah Terpadu, Solusi Miliki Buku Nikah

REL, Palembang – Gubernur Sumsel Herman Deru dalam waktu dekat akan meluncurkan program Isbat Nikah Terpadu, Sumsel Bersatu. Program ini merupakan salah satu upaya pemprov memberikan kepastian legalitas hukum terhadap perkawinan berupa surat nikah dan akta kelahiran bagi anak yang baru lahir.

Pemprov Sumsel akan menggandeng Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Sumsel, yang selanjutnya akan dilakukan  MoU  Bupati dan Wali Kota se Sumsel dengan Pengadilan Agama di tingkat Kabupaten/Kota untuk menggelar isbat nikah terpadu tersebut.

“Saya ingin membuat isbat nikah terpadu di Sumsel, Jadi nanti Saya ajak bupati/Walikota duduk bersama dengan Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Sumsel, untuk mengakomodir saudara-saudara kita yang belum memiliki buku nikah. Intinya kita mau mempermudah masyarakat,” ungkap Gubernur H Herman Deru usai menerima audensi Ketua Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Sumsel Drs H. Endang Ali Ma’sum di ruang tamunya, Rabu  (13/2/2019).

Isbat nikah secara terpadu menjadi solusi terbaik bagi pasangan yang belum mendapatkan dokumen berupa buku nikah.  Selama ini yang terjadi, meskipun secara hukum agama  sudah sah namun secara administrasi negara legalitasnya  belum. sehingga kerap  menyulitkan masyarakat untuk berurusan terutama yang terkait dengan masalah kependudukan.

“Terutama tekait dengan pembuatan surat-surat dokumen negara seperti pembuatan akte kelahiran anak, kartu identitas anak, pembuatan paspor untuk umroh dan haji dan  untuk kelancaran urusan kependudukan lainnya,” tegas Gubernur .

Selain itu, program  isbat nikah terpadu, lanjut mantan Bupati OKU Timur dua periode ini adalah  bertujuan penertiban administrasi kependudukan bagi warga Sumatera Selatan. “Kalau persoalan buku nikah ini tidak hanya dirasakan yang  beragama Islam saja, melainkan persoalan tersebut juga dirasakan umat agama lainnya,” katanya. (reles)

BACA JUGA