Connect with us

Kriminal

Suasana Lebaran, Gagalkan Transaksi Narkoba

Published

on

AMANKAN : Pelaku Pengedar Narkoba Jenis Ganja dan Barang Bukti Ganja seberat 33,44 gram saat di amankan di Mapolres Pagaralam, Kemarin.

REL, Pagaralam – Walaupun dalam suasana lebaran Idul Fitri 1440 H, Tim Jangan Gurah dari Satres Narkoba Polres Pagaralam berhasil menggagalkan transaksi Narkoba yang akan di laksanakan di Bumi Agung Kecamatan Dempo Utara.

Dari penggagalan transaksi narkoba jenis ganja tersebut, Tim Jangan Gurah Satres Narkoba Polres Pagaralam berhasil mengamankan salah satu pengedar narkoba, yakni Masroni alias Kunek warga Desa Penandingan Kecamatan Tanjung Sakti Pumi Kabupaten Lahat.

Berdasarkan siaran pers dari Polres Pagaralam mengungkap bahwa penangkapan pengedar narkoba jenis ganja ini pada hari Jum’at (7/6) sekitar Jam 14.30 di Dusun Bumi Agung Kecamatan Dempo Utara. Tim Jangan Gurah yang mendapat informasi dari masyarakat akan adanya transaksi narkoba, lalu tim menerjunkan anggota ke tempat kejadian perkara (TKP). Saat itu suasana jalan sedang ramai kendaraan yang melintas dan mengalami sedikit kemacetan, sehingga suasana ini menguntungkan bagi petugas.
Petugas dari Satres Narkoba langsung menyebar dengan berbekal ciri ciri pelaku yang akan mengedarkan narkoba jenis ganja tersebut. Tak lama kemudian pelaku yang sudah di kantongi ciri cirinya melintas, dengan sigap Tim melakukan penangkapan. Setelah dilakukan pengeledahan di temukan satu paket Narkoba jenis Ganja dengan berat 33.44 Gram, yang disimpan pelaku didalam bajunya dengan cara di selipkan di dalam perut.

Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji, SIK MSi di dampingi Kasat Narkoba Iptu Regan Kusuma W melalui Paur Humas Polres Pagaralam Bripka Paino mengatakan pihaknya berhasil menggagalkan transaksi narkoba dan menangkap salah satu pengedar narkoba jenis ganja.
“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah di amankan di Mapolres Pagaralam, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, serta mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungkasnya (17)

Empat Lawang

Mobil Box Dimodifikasi,Angkut 748 Ganja Kering

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption: Kapolres Memperlihatkan Bungkusan Ganja Kering yang telah dikemas.

REL,Empat Lawang – Kurang lebih 748 kilogram narkoba jenis Ganja Kering (Golongan I) yang diselundupkan dalam Mobil Box yang bernopol B 9877 FCK yang telah dimodifikasi berhasil diamankan satuan polres Empat Lawang sekitar pukul 13 : 00 wib disimpang tiga Talang Gunung Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (28/09/2020).

Ratusan paket ganja kering tersebut telah dikemas rapi dan disusun didalam mobil yang sudah dimodifikasi dan dibelakangnya ada tumpukan karung yang berisi kunyit ,gabah dan buah lemon,namun usaha tersebut sia sia.

Berdasarkan keterangan dari tersangka Denny Febrianto (37) warga Semarang Mengaku kalau dirinya hanya mengantarkan barang seseorang ke kota Lampung, tepatnya di kota Bumi. Tersangka dibayar sebesar Rp 8 juta.

“Saya disuruh oleh sesorang bernama Haji dari Banda Aceh ke semarang setelah sampai diKota Bumi saya disuruh telpon lagi Pak Haji itu,”Lanjut Denny ( Tersangka ).

Mengaku bahwa dirinya tidak tahu kalau isi kendaraan tersebut adalah ganja.

“Saya cuman diberitahu kalau isi kendaraan yang akan dikirim itu,jenis tanaman kunyit,jeruk dan Gabah,”Kata tersangka.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu SIK mengatakan penangkapan kurir ganja ini berdasarkan informasi akan lewat satu buah truk dengan membawa ganja.

Setelah tiga hari dilakukan penyelidikan truk dengan nomor Polisi B 9877 FCK lewat dari Aceh melintas di kawasan Talang Gunung Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang

Saat di stop tim Casper Sat Narkoba Polres Empat Lawang, kondisi bak truk sudah dimodifikasi dengan disekat – sekat.

“Didalam bak truk tertutup itu mengangkut belasan karung kunyit, jeruk lemon, dedak padi, dan 748 Kilo gram ganja sudah di pak rapi dengan di taburi serbuk kopi di sekitar tumpukan ganja didalam truk yang disekat untuk mengelabui agar tidak terendus,”Jelas Kapolres.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Gagal Jambret ,Pelaku Nyaris Dimassa

Published

on

Caption : Kedua pelaku saat diamankan di mapolsek Ulu Musi

REL,Empat Lawang – Berta (19) bin Lailit dan Okinawa (18) bin Sesik warga Desa Lubuk Buntak Kecamatan Talang Padang pelaku jambret nyaris dihakimi massa.

dari informasi yang didapat,pada hari minggu, 27 september 2020, sekira jam 14.30 Wib kedua pelaku dengan mengendarai sepeda motor metic, pelaku mengiringi korban yang mengendarai sepeda motor dari Desa Lingge sampai ke Desa Rantau Dodor Kecamatan Pendopo Barat

Selanjutnya tersangka atas nama Oki langsung menarik Handphone milik Korban yang sedang di pegang,namun pelaku tidak berhasil mengambil Handphone korban sehingga kedua pelaku dan korban terjatuh

Setelah terjatuh,kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Desa Tangga Rasa Kecamatan Sikap Dalam,Namun pelaku langsung dihadang masa dan diamankan di rumah kepala Desa, namun kendaraan yang digunakan pelaku dibakar massa.

” Kalo pastinyo nian kaka idak nanyo tadi Tapi kakak dengar wong tadi,korban nyo lidia 35 tahun cewek warga Desa Tangga Rasa,dio di jamret di sekitaran pendopo pelaku langsung belari ke arah kecamatan sikap dalam terus korban menghubungi keluarga kalau dia dijambret kalo ado motor
Seperti ini tolong di hadang,”Kata Zulfikar Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Sikap Dalam,Minggu (27/9)

Lanjut Zulfikar ,berselang Selang waktu kurang lebih 15 menit pelaku lewat, dengan sigap masyarakat tangga rasa sudah siap menghadang pelaku.

“Pelaku 2 orang ,warga Desa Lubuk Buntak Kecamatan Talang Padang,”Ungkapnya.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui kasatreskrim Polres Empat Lawang AKP.Murshal membenarkan pelaku jambret sudah diamankan di Mapolres Empat Lawang.

“Pelaku menjambret handphone warga Desa Tangga Rasa namun gagal dan kedua Pelaku sudah kita amankan di Mapores Empat Lawang,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Hoax,Beredarnya Video Penodongan di Empat Lawang

Published

on

Caption : Video Hoax yang beredar di Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Masyarakat Empat Lawang diresahkan beredarnya video yang mengatas namakan kejadian penodongan di Kabupaten Empat Lawang tepatnya dijalan poros pada pagi hari ini Kamis (13/8/20).

Dalam video tersebut nampak seorang perempuan yang menggunakan pakaian (Baju) warna putih dan jean hitam yang mengenakan helm mengalami tangan putus serta didalam video itu di tulis dengan kata kata “Keno todong dijalan poros tebing”

Setelah ditelusuri bahwa video itu Hoax dan bukan terjadi di Kabupaten Empat Lawang melainkan kejadian kecelakaan di Kalimantan antara pengendara roda dua dengan kendaraan Roda enam (Truk) sehingga mengakibatkan pengendara roda dua tersebut mengalami putus tangan.

Hal tersebut dapat dibuktikan di salah satu akun Youtube yang telah diposting satu minggu yang lalu (4/8/2020) yang bernama chanel “Syams Aprilia”.

  • Caption : Video asli, kejadian yang terjadi di kalimantan

 

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK terkait beredarnya video hoax yang mengatakan bahwa kejadian itu terjadi di kabupaten Empat Lawang ia pun membantah.

“Bukan di Empat Lawang kejadian itu,”Katanya singkat saat dikompirmasi melalui pesan singkat whatsapp.Kamis (13/8).

Masih dikatakan Kapolres,ia menegaskan, merajuk pada uu ITE bagi penyebar berita hoax bisa dikenakan pidana

“Dalam pasal 45 A ayat (1), setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan di pidana dengan pidana penjara enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending