Connect with us

Empat Lawang

Siswa Bintara Sambangi Sekolah dan Pemkab

Published

on

SAMBANGI : Suasana ketika para siswa bintara saat berada di ruang Kepsek SMA N 1 Tebing Tinggi pada Senin (8/10).

REL, Empat Lawang – Pasca perekrutan calon anggota Polisi Republik Indonesia (polri, red) secara serentak di Indonesia beberapa bulan lalu. Sejumlah daerah di nusantara telah melahirkan putra putri yang akan berbakti dan mengabdi demi nusa dan bangsanya.

Begitu pula di Kabupaten Empat Lawang, tak kurang dari delapan orang para siswa bintara berasal dari tanah Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati mendapatkan cutinya untuk berkunjung ke daerahnya masing masing.

Bukan hanya sekedar berkunjung ke kampung halamannya saja, ternyata ke delapan orang siswa tersebut diberikan tugas untuk menyatroni pemerintah setempat serta beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) kemudian berkunjung ke kantor Mapolres Empat Lawang.

Pada kesempatan ini, awak media memantau rutinitas dalam perhelatannya ketika mereka berada di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang usai berkunjung dari kantor Sekretariat Daerah Empat Lawang pada hari Senin (8/10).

Kedelapan siswa ini yakni, Rama Eza, M. Dila. Bagus Setyawan, Habiburrahman, Miko, Joshe D. Rice mahesa dan Mike. Yang kedatangannya disambut baik oleh Kepala Sekolah SMA N 1 Tebing Tinggi saat di dampingi Anggota Komisi 2 DPRD Empat Lawang Raka Warsi.

“Iya, kedatangan mereka ini kita sambut baik di sekolahan kita, apalagi mereka ini adala putra dan putri asli Empat Lawang yang telah berhasil menjadi siswa bintara di kepolisian,” ujar Ajrianto.

Dikatakan dirinya bahwa, kedatangan mereka selain bersilaturahmi juga akan memberikan motivasi kepada sejumlah pelajar di sekolah agar kelak dikemudian hari dapat ikut bergabung menjadi abdi negara melalui kepolisian Republik Indonesia.

“Usai kita berbincang bincang di ruangan saya (Kepsek, red) selanjutnya mereka akan mendatangi para pelajar kita ke tiap tiap kelas dan bersilaturahmi dengan seluruh pelajar di dalam kelas,” katanya.

Sementara itu ditambahkan Raka Warsi, bahwa dari delapan siswa bintara tersebut, terdiri dari 7 laki laki dan satu perempuan. Semuanya memang benar berasal dari Kabupaten Empat Lawang. Bersyukur, karena tak mudah untuk masuk dan bergabung di kesatuan kepolisian ini, terlebih provinsi Sumatera Selatan kuotanya sedikit sekali dan Empat Lawang salah satunya yang telah melahirkan delapan orang putra putri terbaik daerahnya.

“Ini dalam rangka kunjungan mereka mulai dari ke Polres Setempat, kantor Pemerintahan Daerah, serta ke Sekolahan,” ujar Raka Warsi.

Selanjutnya, berdasarkan surat tugas mereka yang telah disampaikan mereka kita, sambung Raka Warsi. Selain melapor ke Polres setempat mereka juga di tugaskan untuk mengetahui peta kerawanan daerah.

“Untuk di setiap sekolahan SMA mereka akan melaksanakan giat penyuluhan rekrutmen, penyuluhan bahaya narkoba, dan akan di dokumentasikan sebagai bahan laporan mereka saar kembali ke pendidikan selanjutanya usai tugas ini,” pungkasnya. (14)

Empat Lawang

Desa Ulak Dabuk Salurkan BLT DD Tahap II

Published

on

Caption : Kades berikan BLT kepada warga yang disaksikan Camat Talang Padang

REL,Empat Lawang – Pemerintahan Desa Ulak Dabuk Kecamatan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang kembali menyalurkan BLT dana Desa tahap II (Kedua,Red) yang sebelumnya tahap I (Satu) sudah 100 persen di salurkan kepada warga yang terkena dampak covid-19.

Hal tersebut dikatakan kepala desa (Kades) Ulak Dabuk Kasmir mengatakan untuk tahap I sudah direalisasikan sepenuhnya diberikan kepada warga.

“Hari ini penyaluran BLT DD tahap II dengan data yang sama dan penyaluran ini tanpa ada potongan apapun 100 persen diberikan kepada warga,”Jelasnya.Kamis (4/6).

Karena lanjutnya penyaluran ini diberikan kepada warga yang terdampak covid19.diberikan selama tiga bulan dengan nominal sebesar 600 perbulannya

“Bulan April sudah di berikan sebesar 600 dan untuk bulan Mei hari ini juga diberikan 600 dan untuk bulan Juni masi menunggu jadwal berikutnya,”Terangnya.

Selaku kepala desa,ia mengharapkan bantuan langsung tunai ini bisa dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari sampai wabah covid19 ini berlalu .

“Gunakan bantuan ini untuk keperluan hidup jangan dipoya poyakan dan semoga wabah virus corona ini cepat berlalu hilang di muka bumi terkhususnya di daerah yang kita cintai,”Harapnya.

Sementara Pendamping Lokal Desa ( PLD ) Eflansah mengatakan penyaluran BLT DD di Desa Ulak Dabuk sudah rampung disalurkan.

“Untuk tahap I dan II alhamdulilah sudah disalurkan semua kepada yang berhak menerima sedangkan untuk tahap III masih menunggu bulan selanjutnya,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kenal Lebih Dekat dengan Penulis Daerah, Anita Silvia atau Dikenal dengan Nama Pena Malaikat Bersayap

Published

on

Caption : Anita Silvia

 

Menulis adalah hobi dari gadis manis yang bernama lengkap Anita Silvia. Sedari kecil ia sangat suka menulis diary. Awalnya hanya bentuk diary, seiring dengan berjalannya waktu hobi itu menjadi profesi. Ingin tahu kisah perjuangan Anita menjadi penulis tingkat daerah di Kabupaten Empat Lawang? Simak kisahnya di bawah ini.

 

 

>>> Anita – Tebing Tinggi <<<

Semangat Membuatmu Bergairah, Bersyukur Membuatmu Bahagia. Itulah prinsip hidup yang dipegang oleh gadis manis bernama lengkap Anita Silvia atau lebih dikenal dengan nama pena Malaikat Bersayap. Anita merupakan putri asli Empat Lawang, lahir di Tebing Tinggi, 9 Oktober 1993, dari pasangan suami istri bernama Lukman dan Elvi Sukaisi.

Anita mempunyai cita-cita ingin menebar kebaikan melalui tulisan. Menulis adalah satu-satunya hobi yang konsisten ia lakukan, karena hobinya itu juga kini ia menjadi salah satu Jurnalis di Surat Kabar Rakyat Empat Lawang (REL). Selain menjadi Jurnalis, Anita juga menjadi penulis tingkat daerah di Kabupaten Empat Lawang. Kemampuannya menulis dibuktikan dengan dipercayai untuk menulis buku biografi Bupati Empat Lawang periode 2016-2018, Syahril Hanafiah. Waktu itu, Anita baru saja menamatkan pendidikan S1 nya.

Bukanlah hal yang mudah untuk bisa mencapai titik itu, di akhir semester Anita memulai debut karirnya sebagai penulis pemula di kampusnya, IAIN Bengkulu. Sewaktu kuliah, ada dua buku antologi cerpen dan satu buku novel yang ia launchingkan. Antologi cerpen karya tunggalnya berjudul Cahaya di Ujung Kelam dan antologi cerpen bersama teman-temannya berjudul Satu Hati Tujuh Purnama, kemudian satu novel fiksi karya tunggalnya berjudul Putri Empat Lawang Mengawali Mimpi di Bumi Raflesia.

Prestasi berkarya di tanah rantau membawanya dipercayai untuk menulis buku biografi orang nomor satu di Empat Lawang kala itu. Sejak melaunchingkan buku biografi Syahril Hanafiah yang merupakan Bupati Empat Lawang pada masanya, nama Anita kian banyak dikenal di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Anita juga kerap memenangkan lomba-lomba menulis fiksi seperti cerpen dan novel dalam skala nasional. Kemudian pengalaman berharga lainnya yakni, Anita diberikan kesempatan membacakan puisi tentang bencana alam di depan Menteri Sosial, Agung Kartasasmita didampingi oleh pimpinan daerah se Sumatera Selatan, serta disaksikan oleh 4.000 peserta seluruh Indonesia.

“Apa yang diraih sekarang belumlah seberapa. Masih banyak mimpi yang harus diwujudkan. Semoga ke depannya bisa menulis dalam skala nasional dan dibaca banyak orang,” kata Anita saat diwawancarai oleh media.

Saat ini, Anita menempuh pendidikan S2 di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. Menurutnya, pendidikan ialah salah satu hal yang terpenting untuk keseimbangan hidup di dunia dan akhirat. Sembari berkerja dan kuliah, Anita tetap konsisten menjalani hobi menulisnya. Semangat menulisnya menggiring Anita menjadi salah satu Duta Literasi Kabupaten Empat Lawang mendampingi bunda Hepy Safriani Joncik untuk menebar virus literasi di tanah kelahirannya.

“Biasanya saya menulis buku fiksi itu dari malam Jumat sampai ke malam minggu setiap minggunya. Sekarang lagi garap novel tentang Empat Lawang yang akan duet bersama seorang teman. Doakan semoga novel kami cepat rampung,” ucapnya. (Mg15)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Bupati Resmikan Posko Tangkal Covid-19

Published

on

FOTO : PADRI / REL Caption : Bupati Empat Lawang saat tiba di posko tangkal covid19 ,terlebih dahulu mencuci tangan yang telah disediakan.

 

REL,Empat Lawang – Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, resmi melaunching posko Siaga Covid-19, Selasa (2/6/2020).

Posko siaga Covid-19 ini disiapkan, sebagai kampung covid di Empat Lawang, dalam rangka menuju New Normal atau kehidupan yang baru, dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Ini bagian dari menuju New Normal dan kebetulan Empat Lawang masuk dari 102 didaerah yang masuk New Normal, ini sungguh luar biasa,” ungkap Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, disela-sela launching posko siaga covid-19.

New Normal tersebut dijelaskan Bupati, merupakan kehidupan tatanan yang baru dengan menerapkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, cuci tangan, jaga jarak.

“Saya kaget juga setelah pemerintah pusat menetapkan New Normal, karena New Normal ini di lakukan agar Ekonomi kita tidak ambruk,” jelasnya.

Pihaknya lanjut Joncik, selaku Pemerintah harus memberikan contoh kepada masyarakat, sebab New Normal ini berbeda dengan kehidupan sebelum wabah covid.

” New Normal ini adalah tatanan kehidupan kita yang baru, dengan menerapkan protokol kesehatan, dan kita harus memberikan contoh terhadap masyarakat, kalau kita minta masyarakat pakai masker kita harus pakai masker, kalau kita minta jaga jarak kita yang mulai,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending