oleh

Siapkan Mobil Tangki Kapasitas 5000 Liter

* Antisipasi Memasuki Puncak Kemarau

 

REL, Empat Lawang – Antisipasi memasuki puncak kemarau Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kantor Pusat Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang menyiapkan Air Bersih baik dari saluran Pelanggan Maupun Mobil Tanki yang di ambil dari mata air pegunungan Desa Seguring Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Plt Direktur PDAM Sudibyo melalui Kabag Teknik Herman mengatakan saat di temui di ruang kerja nya,yang aktif 803 Pelanggan di wilayah Tebing Tinggi sudah tersalurkan.

“yang sudah di salurkan dalam artian masih aktif yakni Desa Rantau Tenang,Kemang Manis Lampar Baru Kupang Talang Jawa dan Prumnas  Graha,aliran Air Bersih PDAM 20/8 Liter Perdetik untuk seluruh wilayah Tebing Tinggi,” kata Herman.Senin (01/7/19).

Untuk pelanggan itu sendiri Lanjutnya,banyak pelanggan yang nunggak dan kita tidak bisa memberikan sangsi,akan tetapi kalau pelanggan yang dikatagorikan Ilegal kita akan berikan sangsi.

“kita akan berikan sangsi pemutusan saluran kepada pelanggan yang Ilegal dalam artian menyuntik di luar kwmeter ,”Cetusnya.

Diharapkan Semua pelanggan sambungnya,yang sudah di alir PDAM untuk aktif membayar,dengan itu lah pelayanan PDAM bisa Prima.

“Harus bayar Salah satu nya pelanggan harus bayar dan  pelayanan kita bisa prima,supaya PDAM bisa berjalan ,”Himbaunya.

Masih dikatakan Herman,untuk Sementara saluran PDAM yang melintasi  jembatan kuning belum bisa di salurkan dikarenakan tekanan air kurang kuat.

“Kalau salurannya sudah ada dan air nya sudah mengalir tapi sebatas di jembatan kuning karena airnya tidak bisa naik tebing nya terlalu tinggi,”Cetusnya.

Bagi masyarakat yang memerlukan air bersih Sambungnya,bisa datang ke kantor PDAM Tebing Tinggi karena kita sudah menyiapkan Mobil Tanki dengan Kapasitas 5000 Liter.

“Untuk dalam kota wilayah Tebing Tinggi Rp.150 Pertanki dengan Kapasitas 5000 Liter sedangkan untuk wilayah luar kota Tebing Tinggi pertanki nya 200 dengan kapasitas 5000 liter air bersih,” pungkasnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang memperkirakan pada Juli dan Agustus puncak musim kemarau sehingga BPDB menghimbau kepada semua masyarakat untuk bisa mengatisipasi puncak musim kemarau.

“Bulan Juni sudah penghujung, di Juli-Agustus itu dperkirakan puncak musim kemarau, saya himbau masyarakat mengatisipasi jangan sampai terjadi kebakaran hutan maupun lahan,” himbaunya.

Bukan hanya itu lanjut Taufik, identik apabila musim kemarau ini terjadi kekeringan lahan, BPBD eminta kepada semua Camat dan Kepala Desa untuk memperhatikan betul musim kemaru ini, terutama areal persawahan jangan sampai terjadi kekeringan lahan.

“Masyarakat agar mengantisipasi  kekeringan, Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) maupun penyakit dan lain-lain,” ujar Taufik. (Mg20).

BACA JUGA