Connect with us

Empat Lawang

Siap Membayar Jika di Subsidi Pemerintah

Published

on

RAPAT : Tampak suasana rapat membahas tunggakan iuran diruangan Datung Kejari Empat Lawang.

REL, Empat Lawang – Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Empat Lawang, memiliki tunggakan iuran sebesar Rp 36,720,442,- kepada Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Tenaga Kerja. Angka tersebut dihitung untuk 12 karyawan/karyawati PDAM Empat Lawang, yang memiliki tugakan iuran dan denda per September 2017 hingga 25 April 2019.

Adanya tunggakan yang cukup besar tersebut disampaikan Kasi Datun Kejari Empat Lawang, Adi Chandra SH kepada wartawan, baru-baru ini. Menurut dia, selaku pihak penerima surat kuasa khusus (SKK) dari BPJS Tenaga Kerja Kantor Cabang Muara Enim, selaku pengacara negara telah mempertemukan dan negosiasi antara kedua belah pihak.

“Pihak PDAM Empat Lawang, siap membayar tunggakan itu jika mendapatkan subsidi dari pemerintah seperti yang terjadi pada 2016 silam,” ungkap Adi.

Dalam permasalahan ini, Kejari Empat Lawang melalui pihaknya selaku pengecara negara, menjadi pihak yang menerima surat kuasa khusus (SKK) penagih dari BPJS kantor cabang Muara Enim kepada PDAM Empat Lawang.

“Kita sudah negosiasikan dan mempertemukan antar kedua pihak, baik BPJS Tenaga Kerja maupun PDAM Empat Lawang dan telah mencapai kesepakatan,” terang dia.

Berdasarkan kesepakatan itu, pihak PDAM Empat Lawang sebut dia, akan segera membayar tunggakan itu paling lambat Mei 2019. “Pembayaran akan dilakukan PDAM Empat Lawang, ke BPJS kantor cabang Lubuklinggau,” imbuhnya. (12)

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending