oleh

Seusai Mengumpulkan Dana Korban Kebakaran,Suprayuki Tewas Dibegal

REL,Empat Lawang – Setelah usai melakukan penggalangan dana korban kebakaran di Desa Muara Pinang Kecamatan Muara Pinang,Suprayuki (21) bin Sarif dibegal dua orang tidak dikenal hingga meninggal dunia

Dari informasi yang didapat Suprayuki meninggal diakibatkan dibegal oleh orang yang tidak dikenal yang pada saat itu hendak pulang kerumahnya dari desa muara pinang menuju desa Nanjungan Kecamatan Pendopo.

Kronologis kejadian berawal pada hari sabtu tanggal 26 desember 2020 sekira pukul 17.30 wib,Korban bersama teman karang taruna warga desa Najungan Kecamatan Pendopo hendak pulang kerumah dari desa muara pinang menuju desa Nanjungan seusai melakukan kegiatan mengumpulkan dan untuk memberikan sumbangan kepada korban kebakaran.

Namun,setelah di perjalanan tepatnya di Desa Muara Karang Kecamatan Pendopo korban di pepet oleh dua orang pelaku dengan mengunakan 1 ( satu ) unit sepeda motor honda beat.

kemudian pelaku langsung mengambil handphone korban yang pada saat itu di pegang korban dan berhasil mengambil handphone korban kemudian pelaku langsung melarikan diri menuju arah pendopo dan dikejar korban

Ketika sampai disimpang muahamadiyah desa Muara Karang sepeda motor pelaku dan korban menabrak mobil yang sedang parkir sehingga keduanya terjatuh,

Lalu pelaku bangun langsung menusuk korban sebanyak 1 (satu) kali, pelaku melarikan diri kearah komplek SD Muhammadiyah dan dikejar oleh korban namun didepan sesampai digerbang SD Muhammadiyah korban terjatuh dan korban langsung dibawa ke Klinik Dzahira Medika Pendopo,

Korban mengalami luka tusuk di dada sebelah kiri dan korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit.

Kepala Desa Nanjungan Nazir saat di kompirmasi melalui pesan singkat whatsapp membenarkan kejadian tersebut dan korbannya adalah warganya.

“Ya Benar Korban meninggal dunia dan pelakunya belum temukan,Tapi Kendaraan pelaku saat melakukan aksinya sudah diamankan di Polsek Pendopo,”Ungkap Nazir

Sementara Kapolsek Pendopo AKP.Herry Widodo ketika dikompirmasi membenarkan kejadian tersebut “Bener,pelaku masih lidik mohon doa biar cepet terungkap dan kami masih bergerak dibantu dari polres Empat Lawang ,”Tukasnya.(Mg20).

BACA JUGA