Connect with us

Empat Lawang

Sering Hilang, DLH Sebar 1.130 Kotak Sampah

Published

on

TUNJUK : Kabid Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Empat Lawang, Arta Ujang menunjukan contoh kotak/tempat sampah yang akan dibagikan, Rabu (13/3/2019).

REL, Empat Lawang – Sebanyak 1.130 buah kotak sampah, akan dibagikan di Kecamtan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang, dalam waktu dekat.

Kepala DLH kabupaten Empat Lawang, Munfazir Ghozali melalui Kabid Kebersihan, Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Empat Lawang, Arta Ujang mengatakan, penyebaran kotak atau tempat sampah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kotak sampah bagi masyarakaat di Tebing Tinggi. Mengingat, kotak sampah yang lama sudah bayak tidak layak pakai akibat termakan usia.

“Kotak sampah itu akan disebar di wilayah kelurahan-kelurahan dalam wilayah Tebing Tinggi. Dalam waktu dekat segera kita sebar,” kata Arta saat dibincangi wartawan di kantor DLH Kabupaten Empat Lawang, yang beralamat di Jalan Poros Tebing Tinggi – Pendopo (Jalan Noerdin Pandji) Komplek Perkantoran Pemkab Empat Lawang Kilometer (Km) 7,5 Tebing Tinggi, Rabu (13/3/2019).

Menurut Arta, pembuatan kotak/tempat sampah dilakukan olah salah satu rekanan DLH Kabupaten Empat Lawang, yang berada di Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang. Speaifikasinya atau bahan bakunya dari ban bekas. Ini bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan kotak/tempat sampah oleh oknum masyarakat.

“Sebab, pernah kita buat dari bahan yang bagus, namun diambil oknum lalu digunakan bukan untuk nampung sampah, tapi untuk keperluan lain bagi dia. Kalau dari drum, juga mudah hilang, tahu-tahu dibuat warga untuk tungku, makanya kita ambil material dari ban bekas biar tidak mudah hilang,” ujarnya.

Dia berharap, kotak sampah yang segera dibagikan ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat dan tidak lagi disalahgunakan. Sebab, dengan adanya kotak sampah, diharapkan masyarakat tidak lagi membuang sampah sebarangan. “Kalau nanti kurang, nanti kita coba minta pakai dana CSR perusahaan. Kan, kalau sudah ada kotak sampah, juru tagih retribusi sampah juga tidak lagi dikomplin,” candanya.

Sebenarnya lanjut dia, sebanyak 50 kotak sampah secara simbolis sudah dibagikan oleh Ketua PKK Kabupaten Empat Lawang, Heppy Sefriani Joncik di Desa Karang Tanding Kecamatan Lintang Kanan, kemarin. Namun untuk keseluruhan, akan dibagikan pihaknya dalam waktu dekat.

“Dipilihnya Desa Karang Tanding sebagai lokasi simbolis penyerahan kotak sampah, karena desa ini pemenang lomba desa se Kabupaten Empat Lawang dan akan mengikuti lomba desa se Sumsel 2019. Ada 50 kotak sampah yang kita bagikan di sana,” tukasnya. (12).

Empat Lawang

Satu Desa Masuk Penyelidikan Kejakasaan

Published

on

STIKER : Pembagian stiker pesan anti korupsi di jalan raya depan kantor Kejari Empat Lawang, Senin (9/12).

REL, Empat Lawang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, sedang melakukan penyelidikan dugaan kasus penyalahgunaan Dana Desa di Kabupaten Empat Lawang. Setidaknya satu desa di Kecamatan Tebing Tinggi, masuk dalam tahap penyelidikan pihak Kejari Empat Lawang.

Selain perkara dugaan korupsi Dana Desa, Kajari Empat Lawang juga terus melakukan penyelidikan dugaan kasus korupsi talas Bantaeng yang saat sedang dalam proses perhitungan kerugian keuangan negara dan tinggal menunggu hasil audit BPKP.

“Pada tahun 2019 ini, kami juga berhasil eksekusi putusan kasasi terhadap perkara pekerjaan dan pengadaan peningkatan produk, produktivitas dan mutu produk pertanian, produk perkebunan, perluasan areal sawah di Desa Padang Gelai Kecamatan Paiker. Eksekusinya, April 2019 lalu atas nama Yayan,” kata Kajari Empat Lawang, Ronaldwin SH melalui Kasi Pidsus, Sazili SH saat dibincangi wartawan, usai pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di lingkungan Kejari Empat Lawang, Senin (9/12).

Dijelaskan Sazili, kasus korupsi yang melibatkan Yayan tersebut, merupakan kasus perkara anggaran 2010. “Dalam kasus ini, kita berhasil menyelamatkan keuangan negara dari perkara Yayan sebesar Rp 18 juta dan menerima pembayaran denda Rp 50 juta,” terangnya.

Disampaikannya, dalam peringatan hari anti korupsi pada tahun ini, Kejari Empat Lawang, menggelar berbagai kegiatan, antara lain, upacara yang diinspekturi Kajari Empat Lawang yang membacakan amanat Kajagung RI. “Peserta upacara, merupakan kaum milenial. Kita ajak anak-anak SMK Negeri 1 Empat Lawang untuk ikut upacara,” terangnya.

Pada peringatan hari anti korupsi tahun ini, tema bersama adalah melawan korupsi mewujudkan Indonesia maju. Kajari Empat Lawang, lanjut dia, mengingatkan kepada seluruh pegawai, agar menjaga integritas dalam menjalan tugas dan wewenang yang dimiliki.

“Setelah upacara Kajari serta pegawai dan anak SMK membagikan stiker himbauan anti korupsi yang dibagikan kepada masyarakat di depan halaman kantor Kejari,” imbuhhya.

Sementara itu, di Bidang Datun sendiri berhasil menyelamatkan kerugian negar sebesasr Rp 182 juta yakni Tagihan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenegakerjaan dan Penarikan kendaraan dinas milik PDAM Empat Lawang.

“Total uang negara yang berhasil diselamatkan di bidang Datun sebesar Rp 182 juta termasuk penarikan kendaraan dinas PDAM,” kata Kasi Datung Adi Candra. (12)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Wabup dan Kepala OPD Adu Keahlian Memasak

Published

on

CICIP : Ketua Tim Penggerak PKK Empat Lawang Hj Hept Safriyani Joncik mencicipi salah satu masakan peserta, Senin (9/12).

REL, Empat Lawang – Para Kepala OPD di jajaran Pemerintahan Kabupaten Empat Lawang, mengikuti lomba masak pindang patin Musi, dihalaman parkir Kantor Bupati Empat Lawang, Senin (9/12/2019).

Kegitan yang merupakan rangkaian hari Ibu dan HUT Dharma Wanita persatuan tersebut, juga dikuti Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana dan Forumkopinda Kabupaten Empat Lawang.

Ketua Tim Penggerak PKK Empat Lawang Hj Hept Safriyani Joncik mengaku, tujuan digelarnya lomba pindang ini tidak lain untuk menjalin keakraban antara OPD.

“Kenapa dibuat pindang biasanya lomba masak nasi goreng, nasi goreng itukan sudah biasa jadi hari ini kita mau mencari yang luar biasa,” ungkap Ibu Bupati Empat Lawang tersebut.

Untuk ikannya sendiri lanjut Happy, pihaknya mengambil keseragaman yaitu ikan patin Musi, yang merupakan ikan asli dari sungai Musi Empat Lawang.

Kedepan jika ada lomba masak pindang ditingkat Sumsel, pindang Empat Lawang ini akan ditampilkan, karena pindang Empat Lawang ini memiliki ciri khas tersendiri.

“Kenapa kita pilih masakan pindang, ini kita lakukan agar masyarakat dan OPD tahu pindang Empat Lawang itu seperti apa. Tapi sebagian sudah ada yang tahu,” jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana, sangat mengapresiasi dan mendukung lomba masak pindang patin musi tersebut.

“Saya mendukung lomba masakan Daerah ini. Karena jangan sampai generasi penerus bangsa ini, khususnya generasi Empat Lawang tidak ada yang tahu masakan Daerah, jangan cuma tahunya KFC dan makanan siap saji saja,” kata Wakil Bupati Empat Lawang.

Dirinya berharapan, Kedepan masakan khas Daerah seperti masakan pindang ini tetap dilestarikan, dan masyarakat tahu kalau ada masakan khas Empat Lawang yang enak dan tidak kalah dengan masakan dari luar. (mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Hasil Sementara 1875 Pelamar Lulus Administrasi

Published

on

Hendrawan Rizqi

REL, Empat Lawang – Plt Kepala BKPSDM Empat Lawang melalui Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian Aparatur, Hendrawan Rizqi memastikan lokasi tes pelamar CPNS Kabupaten Empat Lawang di Opi Mall Palembang. Tak hanya Empat Lawang,  Kabupaten/kota seperti Ogan Ilir. OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Komring Ilir, Prabumulih, Banyuasin juga diagendakan di tempat yang sama.

“Hal tersebut berdasarkan hasil rapat di BKN kemarin,” kata Hendrawan saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Kamis (5/12/2019).

Pada tanggal 12 Desember 2019 mendatang, lanjut Hendrawan, pengumuman administrasi akan ditampilkan di website Empat Lawang. Hingga saat ini tercatat ada 1875 pelamar CPNS yang lulus administrasi dari 2037 pelamar. Namun hal tersebut masih bersifat sementara. Sedangkan yang diperlukan di Empat Lawang hanya 95 kuota saja.

“Ada kemungkinan akan bertambah karena mungkin akan ada peraturan baru dari pusat. Verifikasi berkas administrasi sampai tanggal 12 Desember 2019 nanti,” ucapnya.

Hendrawan menambahkan tercatat yang paling banyak diminati pelamar ialah formasi Pendataan Laporan Keuangan yakni sebanyak 236 pendaftar, sementara yang diambil hanya 2 orang. Paling sepi ialah formasi Pengelola Retribusi Terminal yakni 1 pendaftar.

Sedangkan untuk jadwal tes sendiri masih belum bisa dipastikan dikarenakan masih menunggu arahan dari pusat.

“Jadwal belum ada, masih menunggu dari pusat. Perkiraan di bulan Februari 2020. Sampai saat ini masih ada kementerian yang buka pendaftaran sampai tanggal 7 Desember 2019,” tutur Hendrawan. (Mg15)

Baca Selengkapnya

Trending