Connect with us

Kriminal

Sering Dihina, Sang Kakak Dibunuh

Published

on

DIBUNUH : Adi Sucipto (22) terduga pembunan terhadap kakak kandungnya saat diamankan jajaran polsek.

REL, Muratara – Jajaran Kepolisian sektor Kecamatan Rupit mengamankan salah seorang warga Desa Lawang Agung,  Kecamatan Rupit, Musi Rawas Utara Adi Sucipto (22).

Pengamanan diduga sering ribut serta ada gangguan jiwa ditambah sakit hati sering dimarahi dan diejek eror, ngeheng (Hilang memori. Sehingga membuat dirinya nekat membunuh kakak kandungnya, Atmisfa alias Apek (25), dengan cara menusuk menggunakan pisau.

Kejadian yang sempat menjadi tontonan warga terjadi di pelataran rumah warga Yudi di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, sekitar pukul 19.00 WIB, Senin (25/5/2019).

Namun tersangka berhasil ditahan tanpa melakukan perlawanan oleh anggota gabungan Satreskrim Polres Mura dan Mapolsek Muara Rupit di Pos Sat Pol PP Kantor Bupati Muratara, sekitar pukul 21.00 WIB.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kasatreskrim, AKP Wahyu Setyo Pranoto saat dikonfirmasi membenarkan adanya perkara pembunuhan tersebut, namun tersangka sudah diamankan di Mapolres Mura.

“Memang ada, tetapi anggota sudah meringkus tersangka, saat ini ini tersangka masih dilakukan pendalaman perkara,” kata Wahyu sapaanya, Selasa (26/3).

AKP Wahyu menjelaskan, perkara pembunuhan terjadi, bermula antara saudara kandung yang tinggal serumah memang sering ribut selisih paham cekcok mulut, lantaran diduga sering dimarahi, diejek korban.

Kemudian tersangka sakit hati, dan gelap mata nekat menusuk korban dengan menggunakan pisau sebanyak satu kali di bagian bawah ketiak sebelah kiri.

Kemudian, korban terjatuh dan warga disekitar langsung membawa korban ke RSUD Rupit untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan tersangka melarikan diri.

Dikarenakan korban banyak mengeluarkan darah dan ahirnya korban meninggal dunia di RSUD Rupit.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka tusuk pada bagian bawah ketiak sebelah kiri dan meninggal dunia,”ujarnya

Ia menjelaskan, selanjutnya anggota gabungan Satreskrim Polres Mura dan anggota Polsek Rupit mendapat laporan warga bahwa tersangka sedang berada di Pos Sat Pol PP Kantor Bupati Muratara.

Kemudian, anggota langsung meluncur kelokasi hingga akhirnya tersangka dengan mudah ditahan tanpa melakukan perlawanan hingga digelandang ke Mapolres Mura.

“Saat kami introgasi, tersangka mengakui perbuatannya, dan nekat membunuh korban karena sakit hati sering dimarahi dan diejek korban,” pungkasnya. (16)

Empat Lawang

Marak Judi Jackpot, Polisi Didesak Bertindak

Published

on

REL, Empat Lawang – Maraknya perjudian jenis mesin ketangkasan (jackpot) di Kabupaten Empat Lawang, telah membuat warga resah dan meminta pihak kepolisian segera bertindak. Adapun wilayah yang marak jackpot antara lain, Kecamatan Pendopo Barat, Pendopo Induk, Muara Pinang, Lintang Kanan, Saling serta Tebing Tinggi.

Diketahui arena permainan judi ini sudah terang terangan di tengah pemukiman masyarakat dan sangat meresahkan. Bahkan setiap hari pemain jack pot bermain dari mulai dari siang hingga tengah malam.

” Kita minta kepolisian segera bertindak dan menutup arena perjudian jackpot ini,” kata Hidayat Muhammad, Sekretaris Komisi 1 DPRD Kabupaten Empat Lawang. Kehadiran mesin tersebut, takutnya merusak mental generasi muda di Bumi Saling Kruani Sangi Krawati. Pasalnya para kaum muda dan anak-anak begitu mudah melihat dan ikut bermain judi jackpot yang ada.

Hanya bermodalkan uang seribu beli koin yang ada, mereka bisa memainkan meain judi yang ditempatkan di lokasi terbuka. Permainan judi itu, pemain bisa meraup untung ratusan ribu rupiah. Dayat kader Demokrat itu, menilai maraknya judi jackpot diduga adanya pembiaran dan tidak adanya tindakan tegas aparat kepolisian yang ada.

“Kita minta kepolisian turun ke lapangan dan menangkap pemilik mesin jackpot yang” harapnya. Kapolres Empat Lawang, AKBP Yudi Karyanto Sik, mengatakan, pihak telah mengendus marak aksi perjudian mesin jackpot itu. Dirinya berjanji akan berantas judi jackpot sampai ke akar-akarnya.

“Sudah ada laporan judi jackpot ini, lalu beberapa tempat dan lokasi judi jackpot telah ditutup,” pungkasnya. (ap)

 

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Buronan Bandar Sabu Berakhir di Penjara

Published

on

AMANKAN : Tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolres Empatlawang, Selasa (22/10/2019)

REL, Empat Lawang – Setelah kurang lebih empat bulan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) karena menjadi bandar Narkoba jenis Sabu Herman (46) warga jalan Pagar Alam Kecamatan Pendopo Empat lawang berhasil diamankan Tim  Sat Res Narkoba Polres Empat lawang, Senin (21/10/19) sekira pukul 16:30 wib.

Kapolres Empat lawang AKBP Eko Yudi Karyanto melalui Kasat Narkoba Ipti Rusdi membenarkan adanya penangkapan DPO bandar Sabu tersebut.

“Iya, tersangka Herman ini sudah menjadi DPO sejak juli 2019 lalu, dan berkat laporan dari masyarakat yang kami terima tersangka ini sedang berada di salah satu pondok sawah di Kecamatan Pendopo, saya lalu perintahkan kanit beserta sepuluh anggota melakukan lidik  dengan mendatangi langsung lokasi yang di informasukan oleh masyarakat tersebut dan benar saja TSK di temukan dam langsung dilakukan penangkapan,”jelasnya

Masih dikatakannya, saat ini TSK sudah diamakan di Malolres Empat lawang guna dilakukan pengembangan lebih lanjut  mengenai kasus Narkoba jenis sabu yang dimiliki oleh TSK.

“Tersangka diamankan ke kantor Sat Resnarkoba Polres Empat Lawang untuk di mintai keterangan lebih lanjut,” terangnya.

Dari tangan TSK Herman lanjut Rusdi pihaknya berhasil mengamankan sepuluh jenis  Barang bukti (BB) yaitu diantaranya 7 (Tujuh) Paket kecil yang diduga narkotika golongan I jenis shabu didalam plastik klip transparan dengan berat bruto 1,13 gram, 2 (dua) Paket kecil yang diduga narkotika golongan I jenis shabu didalam plastik klip transparan dengan berat bruto 0,37 gram,1 (satu) helai celana pendek warna merah bermotif gambar,1 (satu) buah kantong plastik warna hitam, 2 (dua) buah plastik klip besar, 1 (satu)  paket yang diduga narkotika golongan I jenis shabu yang dibungkus plastik klip transparan dengan berat bruto 1,13 gram,1 (satu)  paket kecil yang diduga narkotika golongan I jenis shabu yang dibungkus plastik klip transparan dengan berat bruto 0,25 gram,1 (satu)  lembar uang kertas Rp.  50.000 (lima puluh ribu Rupiah),1 (satu)  buah dompet warna coklat dengan merk HORSE IMPERIA,1 (satu)  buah tas bewarna hitam.

Masih diakatakn Rusdi, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya TSK akan di kenakan pasal berlapis dengan ancaman kurungan penjara minimal 6 rahun sampai 20 tahun penjara

“Kita kenakan dua pasal sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun kerangkeng,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Buronan 4 Kasus Ditembak di Bengkulu

Published

on

REL, Empat Lawang – Seorang buronan Polres Empat Lawang, yang sedikitnya terlibat dalam 4 kasus tindak kriminal di wilayah hukum Polsek Ulu Musi, berhasil ditangkap Tim Elang Polres Empat Lawang, dalam pelariannya di Komplek Perumahan Merapi Ujung, Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Sabtu (19/10/2019).

Tersangka diketahui bernama Kiki Rian Pusta (25), tercatat sebagai warga Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Tersangka terpaksa dihadiahi timah panas di bagian kakinya, karena mencoba kabur dan melawan saat hendak ditangkap petugas. Saat ini tersangka sudah dibawa ke Mapolres Empat Lawang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi Karyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Ismail menjelaskan, 4 kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) yang telah dilakukan tersangka.

“Pertama, kasus pengeruskan pondok kebun dan pencurian satu unit sepeda motor merk Jealing bernomor polisi BG 4403 DR dan pencurian satu karung Lada denga berat kurang lebih 30 kg, di Talang Air Gerinjing Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi,” ungkap Ismail kepada wartawan, Senin (21/10).

Kemudian, kasus pencurian Lada seberat kurang lebih 40 kg di Talang Ngongop Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi.

“Tersangka juga telah melakukan pembegalan di Talang Gerinjing Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi. Saat itu korbanya dipukul pakai balok kayu, setelah korban tidak berdaya, tersangka menggasak sepeda motor dan kemiri seberat 8 kg milik korban,” terangnya.

Dan yang terakhir lanjut Kasat, tersangka juga merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan di Talang Air Kerinjing Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi. Pada saat itu pelaku mengambil satu unit sepada motor Honda Supra Fit BD 5776 DO milik pelapor atasnama Harun (52), warga setempat.

“Dengan banyaknya tindakan kriminal yang dilakukan tersangka, kita memfokuskan melakukan pengejaran terhadap tersangka ini dan dari hasil penyelidikan, ternyata tersangka kabur ke Kota Bengkulu,” ceritanya.

Selanjutnya, kata Kasat, pihaknya melakukan pengejaran ke Kota Bengkulu, alhasil tersangka berhasil ditemukan. “Lalu kita sergap, tersangka melawan dan kita tidak ingin ambil risiko tinggi, karena tersangka ini sangat berbahaya, karena itu terpaksa kita lumpuhkan,” tukasnya. (mg20)

Baca Selengkapnya

Trending