Connect with us

Bisnis

Sepanjang 2018, 49 Izin Usaha Dikeluarkan

Published

on

Camat Tebing Tinggi Suan Amri

REL, Empat Lawang – Sepanjang tahun 2018, ada 49 pengusaha baik membuat izin usaha ataupun meminta Rekomendasi dari pihak Kecamatan Tebing Tinggi.

Camat Tebing Tinggi Suan Amri mengatakan, dari 49 tersebut terdiri dari 12 orang yang usaha dibawah 50 Juta, dan 37 orang meminta rekomendasi kepihak Kecamatan.

“Yang 50 juta kebawah yang mengeluarkan SITU, SIUP dan TDP, itu cukup di Kecamatan nah ada 12 orang yang membuat sepanjang 2018 tadi. Kalau diatas 50 juta kita hanya mengeluarkan rekomendasi ke Dinas Perizinan, nah itu ada 37 orang,” kata Suan Amri.

Dijelaskan Suan Amri, jika dibandingkan denga  2017 yang lalu, baik yang membuat izin usha dibawah 50 juta ataupun yang meminta rekomendasi ditahun 2018 mengalami penurunan.

“Turun ditahun 2018 jika dibandingkan dengan 2017, ditahun 2017 yang memuat Izin usaha dibawah 50 Juta itu ada 19 orang, yang minta rekomendasi ke Dinas Perizinan karena usaha diatas 50 Juta Dinas Perizinan yang mengeluarkan, nah itu ada 40 orang. Termasuk juga Izin IMB juga nurun ditahun 2018, ditahun 2017 itu ada 8 orang, sementara 2018 ada 4 orang, jadi menurun tahun 2018,” jelasnya.

Dia juga menambahkan, untuk Izin usaha dibawah 50 Juta, itu cukup pihak Kecamatan yang mengeluarkan. Tapi jika diatas 50 Juta, pihak Kecamatan hanya mengeluarkan rekomendasi ke Dinas Perizinan.

“Dan yang paling banyak yang minta izin usaha itu dari Keluarahan Tanjung Kupang,” pungkasnya (Mg01/rel).

Bisnis

Dispar Bagikan 1500 Buah Masker Kepada Pelaku Usaha

Published

on

Foto : Pariwisata for REL Caption : Dinas pariwisata membagikan masker kepada sejumlah pelaku wisata dan pelaku usaha ekonomi kraatif di Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Guna memutuskan penyebaran wabah covid-19 di era tantanan kebiasaan hidup baru (New Normal Life),

Pemerintahan Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Empat Lawang membagikan masker secara gratis kepada pelaku wisata dan pelaku usaha Ekonomi kreatif di Kabupaten Empat Lawang

Pembagian masker dilakukan dengan cara menerapkan protokol kesehatan (Prokes),dengan menjaga jarak antara satu sama lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Mgs.Ahmad Nawawi mengatakan,pembagikan masker ini ,bantuan dari kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif bagi pelaku wisata dan usaha ekonomi kreatif yang mendukung usaha kepariwisataan di kabupaten Empat Lawang.

“Ada sebanyak 1500 buah masker yang dibagikan secara gratis kepada pelaku wisata dan pelaku usaha ekonomi kreatif di Empat Lawang,”Ujarnya.Selasa (21/7)

Dan hari ini lanjutnya ,pembagian masker dibagikan secara keliling oleh staf pariwisata yang pembagiannya menyebar di bumi saling kruani sangi krawati.

“Terkhusus bagi pengelola pariwisata, usaha ekonomi kreatif dan pendukungnya,”Ucapnya.

Pembagian masker ini Sambungnya bertujuan, untuk mengantisipasi dan memutuskan penyebaran wabah covid-19,khususnya di kabupaten Empat Lawang serta memberikan pembelajaran kepada masyarakat untuk tetap memakai masker di era new normal life.Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Bisnis

BRI Berbagi Berkah Untuk Mengurangi Sedikit Beban Masyarakat

Published

on

Caption : Tim BRI saat hendak membagikan sembako

 

REL,Empat Lawang – Bank BRI KCP Tebing Tinggi dan BRI Unit Tebing Tinggi membagikan sebanyak 100 sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Lokasi pembagian bantuan sembako dibagi di Depan Kantor BRI Unit Tebing Tinggi sebanyak 100 Paket sembako, pembagian sembako dilaksanakan pada Senin (18/5) dari jam 16.00 WIB sampai dengan selesai.

Tim Bank BRI KCP Tebing Tinggi dan BRI Unit Tebing Tinggi Berfose Bersama

Tim Bank BRI KCP Tebing Tinggi dan BRI Unit Tebing Tinggi Berfose Bersama

Pemimpin Bank BRI KCP Tebing Tinggi, Rizki Hafif mengatakan bagi bagi sembako bertujuan untuk berbagi kepada masyarakat yang terdampak covid 19 dan yang membutuhkan.

 

Suasana pemberian bantuan sembako didepan kantor BRI Unit Tebing Tinggi

Suasana pemberian bantuan sembako didepan kantor BRI Unit Tebing Tinggi

“Jadi kita bagikan sembakonya kepada masyarakat yang memang sangat membutuhkan dan terkena dampak covid 19 seperti petani, pedagang, tukang ojek gandeng, dan masyarakat yang kurang mampu ada disekitar tempat tinggal karyawan Bank BRI” kata Hafif kepada awak media, Kemarin (21/5).

Penyerahan bantuan dari BRI KCP Tebing Tinggi, Rizky Hafif dan BRI Unit Tebing Tinggi, Zulfikar kepada perwakilan desa

Penyerahan bantuan dari BRI KCP Tebing Tinggi, Rizky Hafif dan BRI Unit Tebing Tinggi, Zulfikar kepada perwakilan desa

Untuk di desa-desa, lanjut Hafif, bantuan diserahkan kepada kepala desa yang bersangkutan, namun terlebih dahulu sudah melakukan survei bagi masyarakat yang layak menerima bantuan sembako.

Foto simbolis pemimpin BRI KCP Tebing Tinggi, Rizky Hafif kepada penerima bantuan sembako

 simbolis pemimpin BRI KCP Tebing Tinggi, Rizky Hafif kepada penerima bantuan sembako

“Selain kita bagikan sendiri di depan e kantor BRI Unit Tebing Tinggi, kita juga menyalurkan bantuan melalui RT dari desa setempat yang ada di Kabupaten Empat Lawang”pungkasnya, (Mg24).

Baca Selengkapnya

Bisnis

Kurangnya Pengawasan Harga Sembako Melonjak

Published

on

Caption : Lapak pedagang Pulo Mas Tebing Tinggi di semprot cairan disinfektan

 

REL,Empat Lawang – Masyarakat Empat Lawang di buat khawatir terkait beredarnya kabar pasar Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang yang akan di tutup selama 3 hari.

Padahal diketahui pasar pulo mas Tebing Tinggi hanya di lakukan penyemprotan cairan disinfektan oleh pihak gugus tugas penanganan Covid 19 Empat Lawang  untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Kurangnya pengawasan intansi terkait terhadap para pedagang ,mengakibat beredar nya kabar tersebut, dan dimanfaatkan sejumlah pedagang nakal dipasar Pulo Emas Tebing Tinggi Empat Lawang dengan menikan harga sembako dan kebutuhan sayur mayur dipasar, ber kali kali lipat.

Seperti hal nya dengan harga cabe yang semula di satu kg nya 30 ribu, melonjak naik menjadi 80 ribu per kg nya.

“Harga ini cabe naik mulai hari ini, karena besok sampe tiga hari , pasar tutup,” ungkap salah satu pedagang cabe di lapak pasar Pulo mas.
(27/3/20).

Sama hal nya dengan pedagang bawang putih dan bawang merah, yang mengatakan bahwa harga bawang naik, karena stok sedikit.

” Bawang semula harga nya 30 ribu, naik jadi 40 ribu per kg nya, ini karena stok nya nipis, sudah dua hari harga bawang ni naik, ungkap ana, pedagang
Bawang di lapak pasar tebing tinggi.

Di konfirmasi hal terkait kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Empat Lawang Almutholib Mengatakan, pihak nya tidak pernah mengeluarkan surat edaran resmi terkait penutupan pasar Pulo Emas.

” Kabar penutupan pasar tersebut hoax, dan tidak benar, memang ada penyemprotan Disinfektan dari pihak gugus tugas Covid 19 Empat Lawang, BPBD, Tapi tidak sampai menutup pasar ,” ungkapnya kepada wartawan.

Almutholib juga menghimbau, bagi masyarakat agar tidak perlu panik terkait ketersediaan sembako di Empat Lawang.

“Untuk stok sembako dua hari kedepan aman, memang ada penutupan lockdown di pengepul yang lokasinya di Curup, dan Linggau, sehingga untuk stok sembako maupun sayur mayur masih aman dua hari kedepan, untuk selanjutnya pihak kami akan melakukan cek lokasi kepasar, guna ketersediaan sembako di hari – hari berikut nya,”Katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang Kuswinarto membenarkan bahwa adanya penyemprotan cairan disinfektan disepanjang jalan Abubakardin dan pasar Pulo Mas.

“Kita cuma melakukan penyemprotan, itu pun hanya sebentar tidak ada kami meminta pasar tutup. Sebelumnya pun kami sudah menyampaikan kepada para pedagang,” tegasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending