oleh

Sempat Kelabakan, Siskeudes Rampung

REL, Empat Lawang – Seluruh desa di Kabupaten Empat Lawang, sudah 100 persen menyampaikan laporan keungan desa melalui sistem keuangan desa (Siskeudes). Meski sebelumnya diakui, beberapa desa cukup kelabakan dalam mengisi laporan keuangan desa melalui Siskeudes, akibat minimnya sumber daya manusia (SDM) untuk mengelolah Siskeudes.

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Empat Lawang, Hendra Lezi melalui Kabid Akutansi, Hafizu memastikan itu saat dibincangi wartawan di ruang tugasnya, Rabu (20/3/2019).

Dia menyebut, 100 persen desa di Kabupaten Empat Lawang, sudah selesai menyusun laporan keuangan desa melalui Siskeudes, karena memang penyusunan laporan keuangan wajib menggunakan Siskeudes.

“Terakhir ada satu desa yang belum, tapi kini sudah selesai semua. Tidak ada lagi desa yang belum,” ungkap Hafizu.

Dijelaskan dia, minimnya SDM di desa, merupakan salah satu faktor lambatnya beberapa desa dalam menyusun laporan keuangan desa melalui Siskeudes. Walaupun diakui ada faktor lain yang membuat sejumlah kades lambat menyelesaikannya. “Salahsatunya, kurangnya koordinasi antara kades dengan pendamping desa. Mereka ada tenaga pendamping desa, bisa minta bantuan pendamping desa jika ada kesulitan,” sebut Hafizu.

Lebih lanjut Hafizu menyebut, salah satu syarat bagi suatu kabupaten bisa mendapatkan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari otoritas keuangan negara, telah digunakannya Siskeudes dalam laporan keuangan desa walaupun ada faktor lain turut menjadi penentu, antara lain apakah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat bekerjasama dengan baik dengan pemeriksa keuangan atau tidak, juga menjadi penentu.

“Intinya, untuk mendapatkan WTP, bukan sepenuhnya ada di BPKAD, tapi seluruh OPD,” tukasnya. (12)

BACA JUGA