Connect with us

Empat Lawang

Sempat Buron SPKM diciduk Polisi

Published

on

Caption : Derki Rikardo alias Komeng SPKM saat diamankan di Mapolsek Tebing Tinggi.

 

REL,Empat Lawang – Berakhir sudah pertualangan Derki Rikardo alias Komeng spesialis pembobol kaca mobil (SPKM) yang sempat viral di medsos ditahun kemarin,
menjadi daftar pencarian orang (DPO) dalam satu tahun belakangan ini oleh satuan Reserse Kriminal Polsek Tebing Tinggi.

Dari data yang dihimpun Derki bersama rekannya Reki sudah melaksanakan aksinya sebanyak 6 kali di kecamatan Tebing Tinggi.

Derki ditangkap saat dirinya sedang berada dirumahnya di Kampung Sira Pulau Desa Pagar Jati Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat

Kapolres Empat Lawang AKBP.Eko Yudi Karyanto Melalui Kapolsek Tebing Tinggi Kompol Hardiman membenarkan anggotanya telah menangkap pelaku spesialis pembobol kaca mobil yang telah meresahkan masyarakat.

“Ya benar ,hari sabtu kita mendapatkan informasi bahwa pelaku curat (Pencurian dengan pemberatan) Spesialis pembobol kaca mobil yang beraksi di depan Bank Sumsel itu ada,kemudian mendengar informasi tersebut anggota kami menindak lanjuti di Desa Sira Pulau Kecamatan Kikim Selatan dan langsung menangkap terhadap pelaku berikut barang bukti yang di gunakan pelaku saat melakukan pencuri dengan pemberatan ,pecah kaca,”Ungkap Hardiman.Sabtu (7/3/20).

Sementara ini Lanjut Hardiman,menurut keterangan dari tersangka,melakukan pencurian dengan pemberatan di Kecamatan Tebing Tinggi ada dua LP.

” Namun,tidak menuntut kemungkinan ketika kita melakukan pemeriksaan terhadap pelaku ini, ada kemungkinan lebih dari dua kali untuk itu kita perlu mendalaminya lagi,”Ujarnya.

Masih dikatakan Hardiman,Karena tersangka berjumlah dua orang dan mengambil barang tersebut dengan melakukan kejahatan terlebih dahulu.

“Jadi kita kenakan terhadap tersangka pasal 363 ayat 2,untuk hukumannya sesuai KUHP itu 9 Tahun kurungan penjara,”Tutupnya.(Mg20).

Empat Lawang

Sempat Tertimbun Jalan Penghubung di Bersihkan

Published

on

Caption : Nampak alat berat yang membersihkan sisa - sisa timbunan longsor di jalan penghubung Kecamatan Tebing Tinggi dengan Kecamatan Talang Padang.

REL,Empat Lawang – Jalan provinsi penghubung Kecamatan Tebing Tinggi- Talang Padang yang sempat tertimbun longsor beberapa waktu lalu sudah dibersihkan.

Jalan Provinsi tepatnya di Desa Gelangang itu tampak alat berat sedang melalukan pembersihan material tanah menimbun badan jalan.

Riki Rikardo (40) salah seorang pengendara sedang melintas mengatakan, jalan yang sempat tertimbun longsor susah bisa dilintasi, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Bagi pengguna kendaraan mobil sudah bisa lewat, di lokasi tidak ada material tanah lagi dijalan, tapi harus pelan-pelan, karena sisa material longsor berubah jadi lumpur,” kata Riko, kemarin (5/7)

Dengan dibersihkan nya tumpukan tanah longsor itu, ia berterima kasih karena akhirnya bisa melewati jalan itu.

“Alhamdulillah,bisa dilewati. Sebelumnya untuk pulang ke Talang Padang kami memutar arah melintasi jalan poros,” ucapnya

Kabid Jalan Dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang, Eko, mengatakan, pihaknya langsung terjun ke lokasi saat mendapat informasi adanya longsor di jalan tersebut.

“Ini langsung kita bersihkan, setelah tertimbun longsor beberapa waktu lalu. Saat ini akses jalan sudah mulai dilewati bagi pengendara,” katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kades Salurkan BLT DD Tahap III

Published

on

Caption : Tampak suasana pembagian BLT DD Desa Kembahang Baru

REL,Empat Lawang – Pemerintahan Desa Kembahang Baru Kecamatan Talang Padang salurkan bantuan langsung tunai (BLT DD) Tahap ketiga.

Pembagian yang disaksikan/awasi oleh pihak kecamatan Talang Padang,TNI – Polri,Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) berjalan dengan aman.

kepala Desa Kembahang Baru Nurhasanah mengatakan,ada sebanyak 107 kepala keluarga (KK) yang menerima BLT DD di Desanya.

“Setiap KK menerima sebesar 600 ribu,untuk tahap I,II dan III sudah kita berikan kepada penerima,”Ungkapnya.Kemarin (5/7).

Namun demikian,Lanjut Nurhasanah menghimbau bagi penerima BLT DD untuk dapat mempergunakan bantuan tersebut dengan seperlunya.

“Karena bantuan ini sifatnya sementara,bagi penerima gunakanlah bantuan ini untuk keperluan sehari hari demi mencukupi kebutuhan hidup,”Imbuhnya.

Sekedar informasi pembagian/penyaluran blt dd pada hari Jum’at kemarin (3/7/20) sekitar pukul 09 : 00 Wib.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

PLN Tak Bisa Tepati Janji,Dana Pembangunan GI Dipangkas

Published

on

Foto : Gardi Induk PLT Empat Lawang di Kawasan Talang Gunung

REL,Empat Lawang – Sirna sudah harapan yang dinanti nantikan oleh masyarakat Empat Lawang, untuk listrik terang benderang tidak byrpert lagi, Pasalanya, pembangunan lanjutan upaya penyelesaian Gardu Induk (GI) di Kabupaten Empat Lawang ditunda dan terancam mangkrak.

Sekedar informasi, beberapa bulan lalu pihak PLN bertemu dengan Bupati Empat Lawang, mereka (PLN,red) menjanjikan pada bulan Agustus mendatang, tepatnya pada hari kemerdekaan RI listrik di Empat Lawang terang benderang ikut merdeka. Namun, janjinya itu saat ini sirna sudah.

Ketua TIM Pembangunan Gardu Induk Empat Lawang, dari PLN ULP Sumbagsel Candra dikomfirmasi mengatakan, benar lanjutan pembangunan GI di Talang Gunung Empat Lawang itu ditunda akibat dari dampak Pandemi Virus Corona ini.

“Iya, pembangunannya ditunda, dananya dipangkas untuk Virus Corona ini,” ungkap Candra, Kemari  (4/7/2020) via telpn selularnya.

Dikatakannya, jika sebelumnya Pihak PLN menjanjikan pada bulan Agustus itu memang adanya. Namun apadaya karena corona ini semua program yang ada dicoret.

“Masayarakat diminta bersabar, ini bukan disengaja, kedepan akan kita usahakan lagi,” imbuhya.

Pihaknya kata ia, dalam waktu dekat akan mengupayakan lagi pembangunan jika kondisi pandemi ini sudah kembali normal.

“Kita berharap, covid ini cepat berlalu. Sehingga apa yang kita inggin kan pembangunan GI di Empat Lawang cepat terealisasi,” ujarnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan menyurati PLN pusat untuk berkordianasi lagi apa bila ada dana nya tetap akan dilanjutkan pembangunan GI itu.

Diberitakan sebelumnya, kepastian ditundanya pembangunan lanjutan GI itu akibat dari pemotongan anggaran dampak mewabahnya penyakit corona, sehingga dana dana termasuk pembangunan jaringan ini dipangkas.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending