Connect with us

Empat Lawang

Sempat Buron Si Pelaku Curas Keok Dipelor

Published

on

KRIMINALITAS : Tersangka kasus curas Gumanti (35) berikut sejumlah barang bukti hasil tindak pidana pencurian aksinya, Selasa (26/3).

REL, Empat Lawang – Setelah 7 bulan lamanya dalam aksi persembunyian dirinya dari kejaran aparat kepolisian. Kini Gumanti (33) warga Desa Lingge Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang sang buronan kasus kriminal tersungkur setelah timah panas bersarang di kaki kanannya.

Penangkapan tersangka (tsk, red) Gumanti berdasarkan hasil penyelidikan anggota Satreskrim Polres Empat Lawang di lapangan selama ini. Tersangka diringkus saat ia tengah berada di kawasan Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi pada hari Senin (25/3).

Dari tangan Gumanti (35) Team Elang Satreskrim Polres Empat Lawang berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 unit motor merk Honda Revo, 1 helai baju kemeja panjang berwarna hitam dengan motif kotak kotak. Serta 1 bilah senjata tajam (sajam, red) jenis pedang panjang dan 1 helai jaket bercorak hitam polos.

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudhi Karyanto melalui Kasat Reskrim Polres Empat Lawang AKP Muhammad Ismail menjelaskan bahwa tersangka beserta barang buktinya diamankan pada Senin malam sekira pukul 23.00 wib.

“Ketika tersangka kita minta mengakui tempat keberadan barang hasil pencuriannya. Sempat melakukan perlawanan dan mencoba kabur dari anggota kita. Tembakan peringatan juga tidak digubrmis, terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur,” jelas Muhammad Ismail. Selasa (26/3).

Lebih jauh AKP Muhammad Ismail menceritakan, tersangka dibawa ke rumah sakit umum Tebing Tinggi terlebih dahulu guna dilakukan pengobatan serta perawatan medis. Kemudian baru di bawa ke Mapolres Empat Lawang guna penyidikan lebih lanjut.

“Untuk proses perkara hukum pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan terhadap korban bernama Yeni Wartiasih (25) binti Sukarji warga Mekarti Jaya Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. Akan kita kenakan Pasal 365 KUHPidana dalam Undang Undang mengenai tindak pidana curas tersebut,” urainya.

AKP Muhammad Ismail juga mengungkapkan terkait kronologis kejadian aksi curas tersangka yang terjadi bermula pada hari Sabtu (18/8/18) sekira pukul 17.30 Wib di tanjakan jalan Desa Mekarti Jaya Kecamatan Tebing Tinggi.

“Nah, saat si korban hendak pulang melintasi jalan tanjakan di Desa Mekarti Jaya seketika saja keluar 4 orang tidak dikenal (OTD) dari semak belukar, lalu 2 diantaranya menghadang seraya menodongkan sajam ke arah korban,” ungkapnya.

Sementara 2 orang pelaku lainnya, menggenggam sepotong pelepah sawit dari arah belakang korban. Sontak, Yeni (korban, red) langsung kaget dan melepaskan kendali motor untuk menyelamatkan dirinya dari ke 4 pelaku curas tersebut meskipun sepeda motornya di bawa kabur oleh salah seorang pelaku.

“Motor korban segera dilarikan salah satu pelaku, sedangkan tiga lainnya kabur ke arah semak belukar. Di susul dengan teriakan korban yang meminta tolong kepada warga sekitar, lalu melaporkan peristiwa yang menimpanya ke Polres Empat Lawang. (14).

Empat Lawang

Tujuh Rumah Desa Lubuk Sepang Hangus Terbakar

Published

on

Tampak warga Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pendopo tengah membersihkan sisa puing kebakaran, Kamis (12/12).

 

REL, Empat Lawang – Duka mendalam dialami oleh warga Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pendopo, pasalnya sekitar pukul 10.00 beberapa rumah di desa tersebut habis hangus di lahap jago merah.
Berdasarkan penuturan Kepala Desa Lubuk Sepang Hermaini kepada wartawan, sampai saat ini sumber api belum jelas, untuk sementara ini ada tujuh (7) unit rumah habis total ditambah dengan empat (4) unit rumah rusak berat dan satu (1) masjid rusak ringan.
“Semua harta benda yang hangus didalam rumah belum bisa terukur, kareta rata-rata hanya baju di badan yang bisa terbawa,” ungkapnya, Kamis (12/12).
Menurut Kades, sampai saat ini pihaknya belum melakukan pendataan secara detail karena masih sibuk berjibaku madamkan api serta menyiram sisa hasil panasnya api yang memakan rumah warga.
“Belum bisa saya data rumah siapa saja, kami masih sibuk mengurusi harta benda milik warga yang bisa diselamatkan apabila masih sisa puing-puing,” katanya.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang Kuswinarto melalui Kabid Damkar Ismail didampingi Kasi Damkar Darul membenarkan ada kejadian kebakaran di Kecamatan Pendopo, saat ini petugas damkar pendopo susah turun kelokasi.
“Mobil damkar pendopo sudah ada dilokasi,” ucapnya. Seraya menambahkan, BPBD sendiri akan turun kelapangan guna mendata jumlah kerusakan akibat kebakaran tersebut. (12).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Diduga Serangan Jantung, Kasubag Protokol Empat Lawang Berpulang

Published

on

 

REL, Empat Lawang – Inalillahi Wainaillaihi Rojiun, berita duka datang dari keluarga besar Protokol Setdad Empat Lawang, Rabu (11/12), telah berpulang ke Rahmatullah Kasubag Protokol Setda Empat Lawang Joko Surono Sukri, di RSCM Jakarta.

Staf Khusus Bupati Empat Lawang bidang Pertanian dan Ekonomi Kreatif H Suharli Yamin, membenarkan kalau Kasubag Protokol Setda Empat Lawang Joko Surono Sukri tutup usia.

“Ya benar, meninggalnya di Jakarta di RSCM. Dan akan di kebumikan di Desa Muara Lintang,” kata Suahrli.

Sementara itu Kabag Protokol Setda Empat Lawang Delli Septian Perdana, juga membenarkan Kasubag Protokol Joko Surono Sukri meninggal dunia.

“Subuh tadi, karena serangan jantung,” ungkapnya.

Sekedar Informasi rencananya, jenazah akan diberangkat Jam 18.30 Wib menggunakan pesawat dari Jakarta ke Bengkulu, dan diperkirakan akan tiba di Bengkulu jam 20.00 Wib, dan akan langsung dibawa ke Desa Muara Lintang Baru, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang (Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Bupati Terima Penghargaan Kementerian Pertanian

Published

on

PENGHARGAAN : Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad didampingi Kepala Dinas Pertanian Dadang Munandar menunjukan penghargaan dari Dirjen Kementan, Selasa (10/12).

REL, Empat Lawang – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jendral (Dirjen) Perkebunan memberikan penghargaan kepada Bupati Empat Lawang atas capaian penggagas promosi Kopi Empat Lawang di tingkat Regional dan Nasional, Selasa (10/12/2019). Penghargaan ini merupakan apresiasi dari Pemerintah Pusat terhadap Kepala Daerah yang berkomitmen untuk memajukan pertanian dan perkebunan di wilayah masing-masing.

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad mengatakan, penghargaan ini bukan serta merta dapat begitu saja, namun berkat dukungan dari semua pihak terutama Petani di Kabupaten Empat Lawang dan Organisai Perangkat Daerah (OPD) terkait yang serius dalam hal Perkebunan dan Kopi di Empat Lawang.

“Ya, alhamdulilah Kabupaten Empat Lawang mendapatkan penghargaan dari Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian dibidang Perkebunan dan Katagori Peningkatan Produksi dan keberlanjutan pada Hari Perkebunan ke-62 Tahun 2019,” kata Joncik.

Ia juga berharap dengan capaian yang diraih Kabupaten Empat Lawang ini semoga kedepanya bisa berbanding lurus dengan kemakmuran Petani di Empat Lawang.

“Kami bersama-sama Yulius Maulana berharap dengan capaian ini nantinya bisa berbanding lurus dengan kemakmuran Petani yang ada di Bumi Saleng Keruani Sangi Kerawati, supaya terwujud Empat Lawang MADANI,” harapnya. (mg20).

Baca Selengkapnya

Trending