Connect with us

Empat Lawang

Sembilan Kecamatan Rawan Longsor

Published

on

REL, Empat Lawang – Dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Empat Lawang ini, ada Sembilan (9) Kecamatan yang menjadi titik rawan bencana alam tanah longsor.

Hal ini berdasarkan data yang diambil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang, Rabu (4/12).

Kepala BPBD Empat Lawang Kuswinarto melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Hary Pratama mengatakan, Sembilan Kecamatan tersebut antara lain, Kecamatan Lintang Kanan, Muara Pinang, Paiker, Ulu Musi, Sikap Dalam, Pendopo.

“Serta Kecamatan Talang Padang, Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Saling,” kata Hary pada saat dibincangi diruang kerjanya, Rabu (4/12).

Memang lanjut Hary, pergerakan tanah di Empat Lawang ini cukup tinggi, dan salah satu langkah yang diambil, saat ini pihaknya sudah membuat Surat Keputusan (SK) Bupati Empat Lawang. Terkait status siaga darurat.

“Yang kedua kami dari BPBD membentuk posko bencana rencananya di depan kantor BPBD, untuk sementara poskonya satu tapi kalau anggarannya mencukupi mungkin kita bentuk dititik-titik laninnya,” ujarnya.

Selain itu sambung Hary, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Empat Lawang. Untuk meminjam alat berat dari DLH tersebut.

“Kita sudah dua kali koordinasi dengan DLH, kalau sewaktu-waktu ada tanah longsor alat beratnya bisa langsung turun,” ungkapnya.

Berdasarkan data dari kita dari 10 kecamatan ada 9 titik rawan longsor,, Kecamatan Lintang Kanan potensinya menengah sampai

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar selalu siap siaga dalam menghadapi bencana alam, baik itu tanah longsor ataupun banjir.

“Kalaupun ada terjadi potensi bencana silahkan sampaikan ke BPBD, untuk dilakukan minimalisir dampak dari resiko bencana itu,” pungkasnya (mg20).

 

Kecamatan Terdata Rawan Longsor

  1. Lintang Kanan,
    2. Muara Pinang
    3. Paiker
    4. Ulu Musi
    5. Sikap Dalam
    6. Pendopo
    7. Talang Padang
    8. Tebing Tinggi
    9. Saling

Sumber : BPBD Empat Lawang

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending