Connect with us

Empat Lawang

Seletif, Tak Penuhi Kreteria Langsung Gugur

Published

on

NOMINASI : Tim Verifikasi diwakili Ketua Panitia Purwadi menyerahkan nominasi Lomba Menulis Surat Untuk Gubernur kepada dewan juri diwakili Agus Srimudin di kantor Diskominfo Sumsel, kemarin.

* Masuk Nominasi  Hanya 1.934 Surat

 

REL, Palembang – Lomba Menulis Surat Untuk Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru SH MM sudah memasuki tahap penentuan. Ini ditandai penyerahan nominasi peserta terbaik sekitar pukul 14.00 WIB di Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sumsel kemarin (8/4).

Penyerahan nominasi diserahkan Ketua Panitia Pelkasana Purwadi SP kepada perwakilan Dewan Juri H Agus Srimudin S.Pd.I, MI.Kom sekaligus Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumsel, disaksikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemprov Sumsel Jhon Kenedy dan perwakilan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sumsel.

Pada verifikasi dan penilaian tahap 1 yang dilakukan tim, persaingan sangat ketat. Terlebih jumlah peserta yang ikut lomba tersebut mencapai 149.262 peserta se-Sumsel. Dari jumlah itu, yang masuk nominasi hanya 1.934 peserta. Selanjutnya akan dinilai Dewan Juri yang diketuai Prof Dr Hj Isnawijayani dari akademisi.

“Persaingan ketat. Jumlah peserta juga sangat banyak. Tim verifikasi sekaligus penilai tahap 1 melakukan kerjanya luar biasa. Karena meraka harus melakukan penilaian secara cermat. Tentunya surat yang masuk nominasi adalah yang masuk kreteria penilaian,” ujar Ketua Pelaksana Lomba Purwadi SP didampingi Sekretaris Pelaksana Ade Rosad S.Pd.I.

Dari 149.262 peserta se-Sumsel yang masuk nominasi hanya 1.934 peserta. Penilaian sangat selektif. Surat yang tak penuhi kreteria langsung gugur. Selanjutnya akan dilakukan penilaian oleh tim juri. Dimana sistem penjurian akan dilakukan lima zona. Zona 1, Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin. Zona 2, Kota Prabumulih, Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Selanjutnya Zona 3, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS). Zona 4, Kabupaten PALI, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lahat dan Kabupaten Empat Lawang. Dan Zona 5, Kota Pagaralam, Kota Lubuk Linggau,  Kabupaten Muratara dan Kabupaten Musi Rawas.

Ia mengatakan, sesuai jadwal penyerahan nominasi dilakukan pada 8 April. Setiap daerah jumlahnya berbeda-beda. Proporsional. Karena ditentukan dengan jumlah surat yang dikirim. “Kan beda-beda jumlah surat setiap daerah. Tidak bisa di pukul rata, misalnya Kabupaten OKUT surat yang masuk hampir 40 ribu surat,” katanya.

Kembali ia menyampaikan, lomba menulis surat ini menawarkan hadiah menarik. Diantaranya terbaik utama study banding wawasan kebangsaan, beasiswa pendidikan dari gubernur, kemudian hadiah tabungan pendidikan. Panitia juga menyiapkan hadiah hiburan menarik.

Purwadi meyakinkan, pertengahan April semua tahapan segera rampung. Rencananya awal Mei akan dilakukan grand final. Tempatnya di Griya Agung Palembang dihadiri Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM. “Insyaallah semua tahapan berjalan lancar. Kita serahkan kepada tim juri untuk dilakukan penilaian,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemprov Sumsel Jhon Kenedy mengatakan, Lomba Menulis Surat Untuk Gubernur Sumatera Selatan tentunya sangat bermanfaat. Baik bagi peserta didik dan pemerintah sendiri. Lomba ini diharapkan menjadi sarana aspirasi siswa untuk menyampaikan beragam pemikirannya kepada gubernur.

Lomba ini sendiri di bawah kendali Kominfo Sumsel. Tentunya bekerja sama dengan intansi terkait, seperti Dinas Pendidikan, Balai Bahasa dan intansi lainnya. “Panitia saat ini tengah melaksanakan proses yang sedang berjalan. Rencananya awal Mei dilaksanakan gran final,” ujarnya. (asa/rel).

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending