Connect with us

Empat Lawang

Selaraskan Program Daerah dengan Pusat

Published

on

H Joncik Muhammad

REL, Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang siap mendukung serta menyelaraskan program pemerintah pusat salah satunya yang disampaikan Presiden Joko Widodo ialah Pembangunan Mental Spiritual.

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad kepada wartawan mengatakan, dengan memberikan insentif guru ngaji ini salah satu bentuk program yang mendukung sekaligus menyelaraskan Program Pemerintah Pusat.

“Beberapa hari lalu saya menghadiri langsung Musrenbang Nasional RPJMN, dalam RPJMN Presiden menyampaikan untuk kedepan akan mengedepankan pembangunan mental spiritual,” ujar Joncik usai acara Penyerahan insentif guru ngaji di Masjid Pemkab Empat Lawang, Rabu (18/12).

Memang lanjut Joncik, dirinya sejak awal sudah konsen bahkan sduah masuk dalam janji politik untuk mengdepankan pendidikan karakter kepada anak-anak.

“Sejak dari awal saja menjabat saya ingin memperhatikan guru ngaji dengan memberikan insentif meksipun memang masih kecil mengingat APBD Empat Lawang berbeda dengan daerah lain,” katanya.

Karena bagi Joncik, guru ngaji tersebut termasuk membangun mental spiritual para anak-anak. Menurut Joncik, pembangunan mental spiritual sangat penting sekali bagi masyarakat Empat Lawang.

“kalau semua guru ngaji serius dan memberikan ilmu pengetahuan islam kepada anak-anak kita, saya yakin kedepan Empat Lawang menjadi Kabupaten yang maju dengan akhlak dan mental terbentuk islami sesuai visi dan misi yang kita buat menuju Empat Lawang Madani,” jelasnya.

Bahkan ditambahkan Joncik, dengan dikeluarkannya aturan larangan hiburan malam terbukti tingkat kriminal di Empat Lawang mengalami penurunan, tidak hanya saja, hal tersebut juga ditiru oleh daerah lain seperti Musi Rawas, Muratara, Lubuk Linggau bahkan Lahat juga saat masih membahas aturan tersebut.

“Bupati Lahat pernah bertanya langsung kepada saya bagaimana resepnya memberlakukan larangan hiburan malam. Saya sampaikan harus tegas dan tidak pandang bulu biar pun itu keluarga, tim sukses harus mentaati,” tambahnya. (12).

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending