Connect with us

Empat Lawang

Sekda : Apabila Terbukti Bersalah Langsung Kita Pecat

Published

on

Caption : Ilustrasi

 

REL,Empat Lawang – Pihak Polsek Pendopo Polres Empat lawang saat ini masih melakukan pemeriksaan dan interogasi terhadap para tersangka (TSK) pelaku cabul terhadap anak di salah satu salon yang ada di Pendopo.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Eko Yudi Karyanto Melalui Kapolsek Pendopo Iptu Hariyanto saat di konfirmasi mengatakan, untuk sementara pihaknya belum bisa menyampaikan hasil penyelidikan sementara karena kasusnya masih dalam pendalaman.

Dikatakannya, sampai dengan saat ini jumlah korban yang melapor belum bertambah yaitu masih berjumlah 12 orang korban anak – anak SMP , meskipun tidak menutup kemungkinan masih ada lagi korban yang belum melapor ke Polisi.

“Sementara belum, kita masih lakukan pemeriksaan- pemeriksaan dan interogasi utuk memperterang kasus,”kata Hariyanto, Rabu (12/2)

Berdasarkan pengakuan para TSK lanjut Hariyanto, pencabulan terhadap anak – anak dibawah umur tersebut mereka lakukan sejak November 2019 lalu.

“Tapi kami yakin, yang namanya penyakit itu, tidak mungkin baru pasti sudah lama,”jelasnya

Diri juga menghimbau agar TSK yang masih buron , agar segera menyerahkan diri karena identitas pelaku sudah di kantongi pihak Polsek Pendopo, sebelum dilakukan tindak tegas terhadap TSK.

Terpisah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol-PP) Suan Amri melalui Kabid Perda Dinas Pol PP Empat lawang Rido Oktaviana mengaku baru mengetahui kasus seperti itu dan pihaknya selama ini belum melakukan pengawasan secara khusus terhadap salon salon yang ada di Empat lawang.

Namun, kalau memang usaha tersebut terindikasi menjadi tempat perbuatan yang tidak senonoh dan melanggar hukum pihaknya akan mengambil tindakan tegas berupa penutupan .

“Selama ini kita fokus ke warung – remang , sedangkan salon belum menjadi perhatian, yang pasti kalau ada kegiatan yang mencurigakan pasti akan tindak baik itu berupa teguran ataupun berupa penutupan,”kata Rido.

Ditempat yang lain ,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Empat Lawang Agus Rochman Basuki melalui Kepala Bidang (Kabid) Permberdayaan Perempuan dan perlindungan anak Suhaida mengatakan terkait pencabulan anak di bawah umur pihaknya akan turun langsung.

“Masalah ini kami akan turun ke lapangan dulu insya Allah hari jumat menanggapi hal tersebut saya belum bisa memberikan tanggapan karena saya belum ke TKP,”Jelasnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda ) Empat Lawang Edison Jaya terkait adanya salah satu ASN yang terlibat dalam insiden pencabulan anak di bawah umur mengatakan “kita lihat proses hukumnya apabila memang terbukti bersalah langsung kita pecat,”Tuturnya.(Mg20).

Empat Lawang

Kapolres Berjanji Membedah Rumah Nenek Rismawati

Published

on

Caption : Kapolres Empat Lawang bertemu dan berbicara langsung dengan nenek Rismawati di Kediamannya.

REL,Empat Lawang – Jajaran Polres Empat Lawang menyambangi rumah nenek Rismawati (62) yang beralamatkan di Desa Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang.Sabtu (6/3).

Kedatangan orang nomor satu di wilayah Hukum Polres Empat Lawang ini,melihat kondisi kediaman nenek Rismawati dan kedua putranya yang mengalami keterbelakangan mental sekaligus memberikan bantuan berupa sembako.

Diketahui,Nenek Rismawati tinggal bersama dua anak laki lakinya di rumahnya yang terbilang tidak layak huni dan nenek Rismawati juga mengidap penyakit katarak di dua belah matanya sehingga mengakibatkan nenek Rismawati tidak bisa melihat orang orang sekelilingnya baik dari jarak dekat maupun jauh,

Kapolres Empat Lawang AKBP. Wahyu,S.IK didampingi wakapolres Empat Lawang Kompol Indarmawan mengatakan akan memberikan bantuan pengobatan operasi mata kepada nenek Rismawati.

“Insyah allah kedepan kami dari kepolisian atas izin bapak kapolda sumsel akan mengobati mata nenek Rismawati agar bisa melihat kembali,”Kata Kapolres

Bukan hanya operasi mata saja ,Kapolres juga berjanji akan membedah rumah nenek Rismawati agar menjadi layak huni.

“Secepatnya akan kita lakukan menjadi rumah layak huni ,mudah mudahan allah mengizinkan,”Tuturnya.

Sementara Saipul tetangga Nenek Rismawati mengatakan sudah banyak para dermawan yang mendatangi kediaman beliau untuk memberikan bantuan.

“Alhamdulillah sudah banyak orang mendatangi kediaman Nenek Rismawati ,Semalam Kapolsek tebing tinggi memberikan sembako dan hari ini Kapolres,”Jelasnya

Memang lanjut Saipul nenek Rismawati pengen bisa melihat lagi namun tidak ada biaya untuk berobat.

“Mudah mudahan dengan adanya bantuan kepolisian polda dan polres nenek bisa melihat lagi karena kasihan kedua anaknya itu juga mengalami keterbelakangan Mental yang hidup bersama nenek Rismawati,”Terangnya.(Dn).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Telah Beredar Uang Palsu

Published

on

FOTO : IST/REL PALSU: Tiara anak pemilik toko baju dipasar Tebing Tinggi menerima uang palsu

REL,Empat Lawang – Uang palsu sudah beredar di tangan masyarakat, terkhusus dikabupaten Empat Lawang, salah satu warga Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati telah menjadi korban.

Pedagang toko baju di Pasar Tebing Tinggi, Tiara (21), mengetahui mendapatkan satu lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu saat ingin menyetor uang ke bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi.

“kemarin (4/03) saya diminta ibu untuk menyetor uang sebesar Rp 25 jt di Bank Sumsel yang ada di pasar, nah pas di pecahan Rp 50 ribuan kato pihak bank bahwa terdapat satu lembar uang Rp50 ribu yang kami setor palsu. Langsung dicoret uangnya oleh petugas teler banknya, dan dikembalikan ke kami,” jelas Tiara kepada wartawan Harian Rakyat Empat Lawang (REL).

Dituturkan Tiara, ia tidak mengetahui kapan mendapatkannya, tapi uang tersebut dinyatakan palsu oleh pihak bank, karena warnanya yang luntur dan benang pita uangnya tidak ada tulisan angka 50 ribu.

“Kami tidak mengetahui kapan dan siapa yang memberikan uang palsu karena banyak transaksi di toko. Setelah diperhatikan dengan seksama, uang 50 ribu palsu itu ternyata uang Rp 2 ribu,

“Uangnya masih kami simpan, namun sudah dicoret oleh pihak bank, uangnya kami simpan supaya bisa membandingkan uang palsu dengan yang asli, agar tidak tertipu lagi dengan uang palsu tersebut,” tuturnya.

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi, Eldika Zainuddin, belum mengetahui hal tersebut, namun pihaknya akan memverifikasi pegawainya. “Nanti saya akan verifikasi,” jelasnya.

Eldika Zainuddin, menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam transaksi atau menerima uang dari pihak manapun, dan harus tau cara membedakan uang asli dengan palsu.

“Himbauan kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam menerima uang dari pihak manapun, cara yang paling simpel untuk membedakan uang asli atau palsu cukup dengan 3D, dilihat, diraba, dan diterawang,” imbauannya (Mus/arl).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Trending