Connect with us

Empat Lawang

Segel Kantor Lurah Hingga Aksi Bakar Ban

Published

on

REL, Empat Lawang – Puluhan mantan Ketua RT/RW kembali menggelar aksi demontrasi menuntut pencabutan SK Lurah atas pemberhentian sepihak Ketua RT/RW yang dilakukan oleh 7 kelurahan dalam dua wilayah Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Pendopo, Kamis (11/1).

Jika sebelumnya aksi serupa dilakukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Empat Lawang, pada aksi kali ini puluhan mantan Ketua RT/RW yang datang dari 7 kelurahan di Kabupaten Empat Lawang tersebut, mendatangi Kantor Bupati Empat Lawang, dengan tetap menyampaikan tuntutan yang sama, meminta Pemkab Empat Lawang mencabut SK pemeberhentian sepihak yang dikeluarkan oleh masing-masing kelurahan dan mengembalikan jabatan semula Ketua RT/RW yang diberhentikan beberapa waktu lalu tersebut.

Sebelum menuju kantor Bupati Empat Lawang, puluhan mantan Ketua RT/RW ini, mendatangi Kantor Lurah Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, dan melakukan penyegelan kantor tersebut, hingga layanan pemerintah di kantor pemerintah itu, lumpuh total. Puas melakukan penyegelan, puluhan massa bergerak dengan berjalan kaki menuju Kantor Bupati Empat Lawang, sambil berorasi.

Tiba di halaman Kantor Bupati Empat Lawang, massa kembali menyampaikan orasi, minta Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah menemui mereka kepada Assisten I Pemkab Empat Lawang, Rahmad Riyandi yang saat itu langsung menemui massa. Namun permintaan massa tidak dapat dipenuhi, lantaran Bupati Empat Lawang, sedang tidak berada di tempat, sementara opsi yang ditawarkan Assiten agar perwakilan massa berdialog dengan Sekda Empat Lawang, sempat ditolak.

Mengetahui Bupati Empat Lawang tidak dapat menemui mereka, massa terlihat mulai panas hingga terjadi aksi bakar ban bekas di depan Kantor Bupati Empat Lawang, hingga suasana semakin terlihat memanas, antara aparat keamanan dan massa.

Aksi massa akhirnya bisa diredam, setelah ada kesepakatan antara perwakilan massa dengan pihak Pemkab Empat Lawang, untuk rapat bersama di ruang rapat Sekretariat Daerah (Setda) dengan Sekda Empat Lawang, Edison Jaya dan sejumlah perangkat daerah yang lain, dengan catatan, sekda mengeluarakan surat rekomendasi pencabutan SK pemberhentian RT/RW.

Dari rapat mediasi tersebut, sempat disepakati jika pihak Pemkab Empat Lawang, sesuai dengan surat keputusan (SK) Bupati Empat Lawang, yang telah dikeluarkan sebelumnya memerintahkan pembentukan tim investigasi penyelidikan pada kasus pemecatan Ketua RT/RW tersebut segera dijalankan dengan tetap menyertakan perwakilan Ketua RT/RW sebagai anggota tim dan sedapatnya menyelesaikan permasalahan tersebut pada hari ini (kemarin, red) juga.

Namun, pada rapat kedua yang digelar sekitar jam 14.00 WIB, yang dipimpin Ketua Tim Investigasi, Kepala Inspektorat Kabupaten Empat Lawang, M Daud yang juga dihadiri Assiten I Pemkab Empat Lawang, Rahmad Riyandi beserta Camat Tebing Tinggi dan Camat Pendopo serta perwakilan Ketua RT/RW tanpa dihadiri Sekda Empat Lawang, H Edison Jaya kembali terjadi ketegangan, hingga rapat akhirnya dihentikan tanpa menghasilkan keputusan apa-apa.

Sekitar jam 16.30 WIB, perwakilan dari Pemkab Empat Lawang, yakni Kepala Inspektorat dan Assisten I, akhirnya berangkat ke Rumah Dinas Sekda Empat Lawang, di Desa Lampar Baru Kecamatan Tebing Tinggi, melaporkan hasil rapat yang tidak mencapai kata sepakat tersebut, serta menyerahkan semua keputusan kepada Sekda Empat Lawang untuk diteruskan ke Bupati Empat Lawang.

Massa yang tidak ingin tidak ada hasil dalam aksi kali ini, akhirnya juga bergerak menuju rumah dinas Sekda Empat Lawang, sesaat setelah rombongan Kepala Inspektorat dan Assisten I Pemkab Empat Lawang menuju rumah dinas Sekda Empat Lawang.

Sementara itu, saat masih ditemui di Kantor Bupati, Koordinatir Aksi, Hasbi mengakui belum ada kesepakatan antara pihaknya dengan Pemkab Empat Lawang. Pemkab sebut dia, masih belum mengkoordinir tuntutan pihaknya untuk mencabut SK pemberhentian Ketua RT/RW di tujuh kelurahan dan mengembalikan jabatan semula Ketua RT/RW yang diberhentikan sepihak tersebut.

“Sampai saat ini, tuntutan kami tetap seperti semula, yakni meminta pemkab Empat Lawang, mencabut SK Lurah tentang pemberhentian Ketua RT/RW dan mengembalikan jabatan semula Ketua RT/RW yang diberhentikan sepihak,” ungkap Hasbi.

Sementara, Kepala Inspektorat Kabupaten Empat Lawang, M Daud mengatakan, pihaknya akan mengahadap Sekda Empat Lawang, dan mengembalikan semuanya ke Sekda Empat Lawang, terkait permasalahan ini, karena belum ada kata sepakat.

“Kami akan mengahadap pak Sekda, karena ini belum ada kata sepakat, maka semuanya kami kembalikan ke beliau, untuk disampaikan ke Bupati Empat Lawang,” katanya singkat.

Namun sayang, hasil para Ketua RT/RW datang ke kantor Sekda Empat Lawang tidak membuahkan hasil, pasalnya saat hendak masuk Rumah Dinas Sekda di Desa Lampar Baru tidak diizinkan amsuk oleh penjaga Rumah Dinas sehingga Puluhan Ketua RT/RW terhanan diluar Rumah Dinas sembari menyuarahkan aspirasinya.

Sementara itu, Sekda Empat Lawang, Edison Jaya dikabarkan menolak kedatangan massa ke rumahnya. Suasana kembali sempat memanas, namun kondisi akhirnya bisa tetap terkendali hingga jam 18.15 WIB, massa akhirnya membubarkan diri.

Meski demikian, Koordinator Aksi, Hasbi mengatakan pihaknya akan kembali mendatangi Kantor Bupati Empat Lawang, pada esok hari (hari ini, red) sekitar jam 8.00 WIB, dengan terus menyampaikan tuntutan yang sama, sampai tuntutan yang dimaksud dipenuhi. (12)

Empat Lawang

Wilayah Desa Tebat Payang Disemprot Disinfektan

Published

on

Caption : Kades bersama unsur terkait melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan REL,Empat

 

 

REL,Empat Lawang – Memutuskan penyebaran mata rantai wabah virus corona,pemerintahan Desa Tebat Payang Kecamatan Pendopo Barat melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan.

Kegiatan penyemprotan melibatkan camat, kapolsek danramil tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perangkat desa ikut serta dalam penyemprotan.

“Ya hari ini kita berasama unsur terkait melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan, penangan dan pencegahan covid19,”Kata Kepala Desa Tebat Payang Ismail,Kamis (9/4/20).

Agar terhindar dari penyebaran wabah virus covid19 Lanjutnya,penyemprotan dilakukan di seluruh Dusun di wilayah Desa Tebat Payang

“Mulai dari dusun 1, 2 dan dusun 3 di semprot pakai cairan disinfektan agar penyebaran Virus Covid19 terputus,”Jelasnya.

Kendati dirinya juga berpesan kepada warga setempat,agar tidak panik tapi tetap waspada serta selalu menjaga kebersihan.

“Jangan terlalu panik namun tetap waspada,jaga selalu kebersihan lingkungan dan diri kita supaya terhidar dari virus,karena kebersihan salah satu cara memutuskan penyebaran wabah virus corona,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Hati Hati Modus Penipuan Melalui Telepon

Published

on

Caption : Ilustrasi Modus via seluler.

 

REL,Empat Lawang – Pengguna seluler harus berhati hati saat menjawab telepon dari no yang belum di kenal.

Pasalnya baru baru ini, kasus penipuan yang melalui via telepon telah beredar dikalangan masyarakat sehingga membuat resah.

Seperti yang di alamai Dewi yang hampir saja tertipu / terhipnotis oleh orang orang yang tak dikenal yang mengatakan bahwa anak nya ditangkap pihak yang berwajib.

“Waktu itu saya lagi tidur,disaat kurang lebih pukul 02 : 00 Wib Handphone saya berbunyi,ketika itu saya angkat ,pas saya tanya “Halo ” terus dijawab Mak inisial A ditangkap polisi”Jawabnya terus saya panik dan keluar kerumah untuk melihat kerumah anak saya apa benar anak saya ditangkap polisi,pas saya lihat rumah anak saya terkunci dari dalam dan ternyata anak saya ada sedang tidur,”Ungkapnya.Sslasa (7/4).

Lalu Lanjutnya,Setelah mengetahui anaknya ada di rumah,iapun masih menjawab perkataan dari si pe-nelpon dan anak satu nya menyusul saya kedepan ,ketika itu anak saya mengambil telepon dari tangan saya.

“Ibu sendirian ya ,jangan kasih tau orang lain,kata orang yang menelpon itu,dan lalu handpohe saya di ambil anak saya dengan mengatakan kepada si pe-nelpon ,jangan mau nipu aku tangkap kamu nanti,di gertak oleh anak saya dan telepon itu di matikan oleh nya,”Jelasnya.

Dengan kejadian yang di alaminya Sambungnya ,berharap agar pihak terkait bisa menyelidiki atau melacak no penipu tersebut yang telah meresahkan masyarakat.

“Kalau waktu saya tidak di ikuti anak saya mungkin saya akan mengalami kerugian,kalau bisa penipu itu segera di ungkap dan ditangkap,”Harapnya.

Kiki warga Tebing Tinggi juga mengatakan hal yang sama terkait modus penipuan melalui via seluler.

“Ya benar ,sekarang ini banyak yang menipu melalui via seluler,”Terangnya.

Untuk di ketahui no handphone seluler penipu ,melalui modus via telepon yaitu 082161083018,apabila no tersebut menelpon anda ,janga menjawab atau panik agar terbebas dari penipuan.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Polantas Cek kesiapan Kendaraan R2 dan R4

Published

on

Caption : Polantas mengecek kesiapan kendaraan dalam giat ops keselamatan

 

REL,Empat Lawang – Mencegah serta mengantisipasi angka laka lantas di jalanan serta mencegah masuknya penyebaran wabah virus covid 19 di Kabupaten Empat Lawang

Kepala satuan polisi lalulintas polres Empat Lawang bersama anggotanya melakukan kesiapan pengecekan ranmor R4 dan R2 dalam giat ops keselamatan.

“Kesiapan satlantas polres Empat Lawang dalam rangka ops keselamatan melakukan pengecekan ranmor rd4 dan rd4,”Ungkap Kapolres Empat Lawang AKBP.Eko Yudi Karyanto,S.IK melalui Kepala Satuan Lalu Lintas IPTU .M Yusuf Lubis.Selasa (7/4/20).

Masih dikatakan Lubis,yang telah dilaksanakan mulai tanggal 6 kemarin hingga sampai 19 april mendatang,bertempat di jalan lintas dalam kabupaten Empat Lawang.

“Terget semua pengguna jalan dan antisipasi masyarakat berkumpul sehingga virus covid 19 tidak menyebar ke Empat Lawang hingga tercapainya Empat Lawang madani,”Ucapnya.

Ditambahkan Lubis,dengan giat ops keselamatan ini diharapkan masyarakat dapat tertib berlalulintas.

“Agar masyarakat Empat Lawang tertib berlalulintas dan masyarakat tidak mudik, sehingga virus covid 19 tidak menyebar di bumi saling kruani sangi krawati dan sekitar nya,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending