Connect with us

Empat Lawang

Satu peserta CPNS Alami Kecelakaan

Published

on

KECELAKAAN : Aparat Kepolisian Polres Musi rawas tengah mengatur lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti pasca kecelakaan tunggal, Selasa (30/10).

REL, Lubuklinggau – Pasni Aludi Pria kelahiran 1991 ini terpaksa harus pupus dan kandas mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pasalnya saat hendak menuju ke Kota Lubuklinggau dari Kabupaten Empat Lawang pria yang merupakan warga Desa Babatan  kecamatan Lintang Kanan tersebut mengalami lakalantas tepatnya di jalan Lintas Sumatera Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti, kabupaten Musi Rawas, Selasa (30/10)

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Pasni Aludi merupakan tercatat sebagai salah satu peserta tes CPNS yang diketahui mengambil formasi kesehatan perawat ahli Pratama RSUD Empat Lawang dengan Nomer peserta 3756 serta lulus S1 Perawat Ners.

Pasni menggunakan kendaraan Daihatsu Terios dengan nomer polisi (Nopol) BG 1559 S. Diduga korban mengemudikan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

Saat melintasi lokasi dalam kondisi hujan deras dan kondisi jalan licin bergelombang. Diduga korban yang saat itu mengemudikan sendiri tak mampu mengendalikan kendaraan.

Karena lepas kendali, kendaraan korban menabrak gundukan tanah dipinggir jalan dan menabrak tiang listrik disebelah kiri jalan dari arah Muara Beliti menuju ke Lubuklinggau.

Setelah menabrak, kemudian mobil tersebut terbalik sehingga mengakibatkan pengemudi mobil mengalami luka dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat di konfirmasi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Empat Lawang Januarsyah Hambali membenarkan bahwa yang mengalami kecelakaan tersebut merupakan peserta tes CPNS khusus Empat Lawang.

“Yah benar itu memang peserta tes CPNS kita (Empat Lawang),” ujar Januarsyah dihubungi wartawan, Selasa (30/10).

Kemungkinan masih kata Januarsyah, korban tersebut mengejar untuk datang lebih awal karena peserta tercatat sebagai peserta yang mengikuti sisen awal tes CPNS.

“Ini harus jadi pelajaran bagi peserta lain, artinya bagi peserta dari luar daerah saya minta dan berharap untuk datang ke Kota Lubuklinggau satu hari sebelum pelaksanaan tes CPNS, supaya lebih bisa mempersiapkan diri,” jelasnya.

Ia juga mendapat kabar saat hendak mengecek kesiapan tes. “Tadi saya dapat kabar bahwa ada warga Empat Lawang kecelakaan di Muara Beliti, kalau saya lihat ngebut untuk mengejar tes,” katanya. (12)

 

Almarhum Sosok yang Baik dan Mudah Bergaul

REL, Empat Lawang – Kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalintengsum) Muara Beliti, Musi Rawas, Selasa (30/10) sekitar jam 07.00 WIB yang menewaskan Pasni Aludi (27) warga Desa Babatan Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang. Korban diketahui bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empat Lawang.

Dia bertugas sebagai perawat di Zal, bagian rawat inap penyakit dalam, di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, tersebut.

Salah satu pegawai RSUD Empat Lawang, Nunung membenarkan, jika korban merupakan staf di RSUD Empat Lawang. “Kami sangat kehilangan sosok pegawai seperti dia. Orangnya baik, disiplin, supel, mudah bergaul,” kata Nunung, kemarin.

Almarhum, dijelaskan Nunung hendak mengikuti tes seleksi CPNS di Lubuklinggau. Namun takdir berkata lain, korban mengalami kecelakaan di Muara Beliti. “Ya, mau ikut tes CPNS. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka,” tukasnya.

Di laman Facebook-nya, https://facebook.com/aludicihul.ludy korban tercatat pernah belajar di SD Negeri 1 Lintang Kanan, SMP Negeri 2 Lintang Kanan dan SMA PGRI 2 Palembang. Korban diketahui belum berkeluarga dan memiliki kekasih (pacar) bernama Aryati, yang saat ini berada di Palembang.

“Almarhum belum berkeluarga,” tuturnya.

Saat mengetahui korban dikabarkan mengalami kecelakaan dan meninggal dunia, laman Facebook korban langsung banjir ucapan bela sungkawa dari berbagai pihak.

Rekan kerja almarhum, Mentari menambahkan, jenazah korban sempat dibawa ke RSUD Empat Lawang, setelah dibawa pihak keluarga dari Lubuklinggau. Di RSUD Empat Lawang, manajemen dan rekan-rekan korban, menggelar upacara penghormatan terakhir untuk almarhum sebelum dibawa ke kampung halamannya, Desa Babatan Kecamatan Lintang Kanan, untuk dimakamkan di sana.

“Almarhum dikenal sangat baik dan mudah bergaul,” kata Mentari.

Sebelum bertugas di Zal RSUD Empat Lawang, almarhum bertugas di Unit Gawat Darurat RSUD Empat Lawang. “Dia ke Linggau itu tujuannya ikut tes CPNS. Namun belum sempat ikut tes, maut lebih dulu menjemputnya,” tukasnya. (eno/rel/FIN).

Empat Lawang

Kemendagri Bahas Tapal Batas Empat Kabupaten

Published

on

RAPAT : Suasana pembahasan rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah Administrasi antara Kabupaten dalam Provinsi Sumsel di Kantor Dinas PUPR Empat Lawang, Kamis (24/10).

REL, Empat Lawang – Bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang, Tim dari Kemendagri menyambangi Empat Lawang guna membahas sekaligus penyelesaian tapal batas antara Empat Lawang dan Kabupaten Lahat.

Bukan hanya membahas tapal batas dengan Kabupaten Lahat dan Empat Lawang saja melainkan juga membahas batas antar Kabupaten OKU dengan OKU Selatan.

Sekda Empat Lawang H Edison Jaya kepada wartawan mengatakan, rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah ini bukan membahas tapal batas antar Empat Lawang dengan Lahat saja melainkan juga membahas tapal batas OKU dengan OKU Selatan.

“Kebetulan tempatnya di Empat Lawang. Ada dua agenda pembahasan yang pertama Empat Lawang dengan Lahat dan OKU dan OKU Selatan,” ujar Sekda disela rapat berlangsung, Kamis (24/10).

Khusus untuk Empat Lawang sendiri dikatakan Sekda, masih ada tapal batas yang belum clear yakni Tapal Batas Kabupaten Empat Lawang dengan Lahat, sedangkan dengan Kabupaten Musi Rawas dan Kepahiang Provinsi Bengkulu sudah jelas secara administrasi.

“Dalam rapat koordinasi ini dibahas langsung dan ditemukan antar Kabupaten bahkan dibahas juga secara administrasi bersama Tim dari Kemendagri,” ungkapnya.

Nanti sambung Sekda, akan timbul hasil maupun kesempatan apalagi semua pihak dihadiri baik dari Provinsi maupun Kabupaten berbatas dan ditengahi langsung oleh Kasubdit batas Daerah Wilayah I Kemendagri.

“Kalau batas wilayah antar Empat Lawang dan Lahat sudah clear artinya tidak ada kendala lagi persoalan batas wilayah khusus untuk Kabupaten Empat Lawang,” tambahnya.

Taurat hadir dalam Rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah administrasi antar kabupaten dalam provinsi Sumsel, Kasubdit Batas Daerah Wilayah I Kemendagri Siti Metrianda, Sekda Empat Lawang, Kajari Empat Lawang Ronaldwin, Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto, Staf Ahli, Plt Asisten I sekaligus Kabag Tapem Empat Lawang H Muzakar, Pemkab OKU/Bagian Tapem, Asisten I, BPN OKU Selatan dan perwakilan Pemkab OKU Selatan. (12)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Cari Bibit yang Berjiwa Seni

Published

on

AKUSTIK: peserta sedang menampilkan musik akustik, Kamis (24/10/2019).

REL, Empat Lawang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang menggelar acara Festival pelajar Madani 2019 yang di ikuti oleh seluruh pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Empat Lawang di aula Hotel Kito, Kamis (24/10).

Adapun perlombaan yang diikuti seluruh pelajar diantaranya juz’amma,lomba lomba melukis destinasi wisata yang ada di Empat Lawang,melukis Kaligrapi,dan lomba music akustik yang terbagi dua yaitu menyanyikan lagu berjung dan lagu religi yang diikuti kurang lebih 280 peserta.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang Rita Purwaningsih, mengatakan lomba tersebut bertujuan mencari bibit siswa-siswi yang mempunyai potensi baik seni maupun kebudayaan.

“Perlombaan ini adalah guna untuk mencari bibit pelajar yang mumpuni, berpotensi dan berbakat yang ada di Kabupaten Empat Lawang,guna untuk mewujudkan Empat Lawang yang MADANI,” katanya.

Dirinya berharap, agar para peserta nantinya bisa mengikuti perlombaan dengan sportif dan tidak ada interpensi, namun memang benar – benar menunjukkan kemampuannya masing – masing.

“Harapan kami para peserta bisa mengikuti lomba dengan sportif karena kedepan akan ada pembinaan, untuk disiapkan keperlombaan jenjang yang lebih tinggi yaitu mewakili kabupaten ke Provinsi,” tukasnya. (mg15)

Baca Selengkapnya

Bisnis

Kesadaran Membayar Pajak Meningkat

Published

on

REWORD : Tiga Kecamatan di Empat Lawang mendapatkan Reword,

REL, Empat Lawang – Para Kepala Desa, Lurah dan Camat di Bumi saling Kruani sangi krawati menghadiri acara Realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0, berlokasi di lapangan pemkab Empat Lawang.Kamis (24/10/19) sekira pukul 09 : 00 Wib.

Melalui Bulan Bakti Pelunasan  PBB-P2  kita tingkatkan  kesadaran membayar pajak untuk Empat Lawang madani

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Sekda Empat Lawang H Edison Jaya, mengatakan capaian PAD PBB-P2 tahun 2019 mengalami peningkatan dibandingkan capaian target PAD PBB-P2 tahun 2018 dimana dari target Rp 911.831.941 juta.

“Target penerimaan PAD Tahun 2019, dari sektor PBB-P2 pada tahun 2019 adalah Rp 911. 831. 941 juta. Dari target tersebut sampai bulan September, realisasi penerimaan PAD dari sektor PBB-P2 adalah Rp 918.639.696 juta atau 100,57 persen ini cukup membanggakan, sudah oper target,” kata Edison saat dibincangi wartawan usai membuka bulan bakti pelunasan PBB -P2 tahun 2019 dilapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (24/10/19).

Dan acara realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0,berjalan sebagaimana mestinya dan bagi kades lurah serta camat yang mencapai target di berikan penghargaan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah.

Masih dikatakan Edison, menyakini jika sampai bulan Desember nanti, capaian PAD Empat Lawang dari sektor PBB-P2 tahun 2019 diatas Satu (1) Miliyar.

“Ini baru sampai September sudah oper target  dan saya berkeyakinan sampai bulan Desember capaian PAD dari sektor PBB-P2 bisa sampai diatas 1 Miliyar. Dan mudah-mudahan tahun depan lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Untuk yang masih nol persen sambung Edison, dirinya menghimbau, agar segera melunasi kewajiban pajaknya di Desanya masing-masing.

“Untuk yang masih nol persen, kita himbau kepada Camat dan Kades nya, untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama untuk melunasi kewajiban membayar pajak di Desanya masing-masing,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending