Connect with us

Empat Lawang

Satu Kasus Sengketa Lahan Belum Selesai

Published

on

REL, Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) saat ini menangani satu kasus sengketa lahan antara warga dengan PT Sawit Mas Sejahtera (SMS).

Kasus sengketa lahan tersebut sudah lama, namun mulai bergulir 2017, antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan sawit

Kepala Dinas Perkim Empat Lawang, Darno Bakar, melalui Kabid Pertanahan Yulian Septa Pratama, mengatakan sengketa lahan antara masyarakat dengan PT SMS sekitar 497 Hektare lahan, lokasinya dikawasan Desa Tanjung Kupang Baru Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang.

Proses penyelesaiaan problem sengketa lahan ini berlangsung sejak lama, dan  pihak Pemkab Empat Lawang sudah lebih dari lima kali memfasilitasi, membahas hal ini dari dua belah pihak agar persoalan dapat terselesaikan.

“Dari Pemkab sendiri sudah lebih lima kali memfasilitasi pertemuan agar persoalan itu bisa diselesaikan, kita sudah dengar dari versi keduanya,”  kata Yulian, Rabu (30/1/2019)

Yulian menjelaskan persoalan sengketa lahan tersebut, versi masyarakat Tanjung Kupang Baru lahan yang dibuka oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang mereka  klaim adalah wilayah tanah Desa Tanjung Kupang Baru. Sejak dibuka perkebunan belum pernah ada ganti rugi oleh pihak perusahaan manapun.

Namun versi dari pihak perusahaan yang bergerak di Kabupaten Lahat tersebut, lokasi lahan yang diklaim milik warga Tanjung Kupang Baru, itu sudah di ganti rugi kepada warga di Desa Jajaran Lama dan Ulak Bandung Kabupaten Lahat tahun 1993- 2013 lalu

Kemudian dilokasi yang sama juga pada tanggal pada 2001, 2016 sudah dilakukan pembayaran uang kepedulian atau talih asih dari perusahaan kepada warga dua desa tersebut

Menurut Yulian pihaknya dari Pemda Empat Lawang sebagai yang memfasilitasi berharap persoalan tersebut selesai antara pihak masyarakat dan perusahaan. (12).

Empat Lawang

Antisipasi Penyebaran Virus Corona,BPBD Bentuk Tim Relawan Desa Tangguh Covid-19

Published

on

Foto : BPBD For REL Caption : Penyerahan bantuan APD langsung oleh Kabid kesiapsiagaan (Harry Pratama) Kepada relawan desa tangguh covid-19 di Desa Lubuk Puding Kecamatan Ulu Musi.Kemarin.

REL,Empat Lawang – Berbagai upaya dan usaha pemerintahan kabupaten Empat Lawang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang untuk memutuskan penyebaran wabah virus covid-19 di wilayah bumi saling kruani sangi krawati.

Salah satu langkah yang dilakukan oleh BPBD yakni membentuk desa tangguh covid-19 di berbagai Kecamatan di kabupaten Empat Lawang

yang menjadi tempat desa tangguh salah satunya yakni di Desa Lubuk Puding Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang.

“Pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi bencana,BPBD bentuk desa tangguh COVID 19 guna siaga dan antisipasi penyebaran virus,”Kata Kepala BPBD Kuswinarto melalui Kabid Kesiapsiagaan Harry Pratama.Kemarin (15/8).

Selain membentuk Desa tangguh dikatakan Harry,pihaknya juga memberikan alat pelindung diri (APD) untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus covid-19

“Ada sebanyak 250 pcs masker, tank semprot, lima liter disinfektan ada lima buah,tempat cuci tangan 1 unit dan buku saku sebanyak 160 buah,”Paparnya.

Adapun tujuan pembentuk relawan tangguh covid-19 tersebut lanjut Harry,untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait covid 19,memantau potensi penyebaran covid ,mensterilisasikan penyebaran virus di lingkungan desa dan menyampaikan informasi kepada pemerintah daerah (BPBD) serta memantau pelaksanaan kehidupan baru New Normal tentang penerapan protokol kesehatan.Tuturnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Perpanjangan BLT DD Tahap I di Salurkan

Published

on

Foto : Ist Caption : Penyaluran perpanjangan BLT dd Tahap I Desa Ulak Dabuk,

REL,Empat Lawang – Sebanyak 135 kepala keluarga (KK) di Desa Ulak Mengkudu Kecamatan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang menerima bantuan langsung tunai (BLT DD),Kemari (15/8).

Diketahui penyaluran BLT dana desa ini merupakan blt perpanjangan,yang mana blt dd tiga bulan yang dipruntukan bagi warga yang terdampak wabah covid-19 dengan nominal 600 ribu per -KK telah di salurkan di bulan April,Mei dan Juni.

Kepala Desa Ulak Mengkudu Kasmir mengatakan hari ini pembagian blt dd perpanjangan dengan nominal 300 ribu per-bulannya.

“Pembagian blt dd tahap ke 2 bulan ke 4 desa Ulak Dabuk sebanyak 135 kk yang masing masing KK menerima sebesar 300 ribu perbulannya,”Kata Kasmir

Masyarakat lanjutnya yang menerima BLT perpanjangan itu di bulan,Juli,Agustus dan September

“Blt DD perpanjangan itu selama tiga bulan,dan hari ini baru tahap pertama dibulan Juli,”Ucapnya.

Ditambahkan Johan Marmondo selaku Pendamping Lokal Desa (PLD ) yang hadir dalam pembagian BLT langsung di awasi serta di kawal oleh forcopimcam Kecamatan Talang Padang.

“Semoga wabah virus covid-19 ini dapat segera berlalu dan masyarakt bisa beraktivitas seperti biasanya,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Hoax,Beredarnya Video Penodongan di Empat Lawang

Published

on

Caption : Video Hoax yang beredar di Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Masyarakat Empat Lawang diresahkan beredarnya video yang mengatas namakan kejadian penodongan di Kabupaten Empat Lawang tepatnya dijalan poros pada pagi hari ini Kamis (13/8/20).

Dalam video tersebut nampak seorang perempuan yang menggunakan pakaian (Baju) warna putih dan jean hitam yang mengenakan helm mengalami tangan putus serta didalam video itu di tulis dengan kata kata “Keno todong dijalan poros tebing”

Setelah ditelusuri bahwa video itu Hoax dan bukan terjadi di Kabupaten Empat Lawang melainkan kejadian kecelakaan di Kalimantan antara pengendara roda dua dengan kendaraan Roda enam (Truk) sehingga mengakibatkan pengendara roda dua tersebut mengalami putus tangan.

Hal tersebut dapat dibuktikan di salah satu akun Youtube yang telah diposting satu minggu yang lalu (4/8/2020) yang bernama chanel “Syams Aprilia”.

  • Caption : Video asli, kejadian yang terjadi di kalimantan

 

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK terkait beredarnya video hoax yang mengatakan bahwa kejadian itu terjadi di kabupaten Empat Lawang ia pun membantah.

“Bukan di Empat Lawang kejadian itu,”Katanya singkat saat dikompirmasi melalui pesan singkat whatsapp.Kamis (13/8).

Masih dikatakan Kapolres,ia menegaskan, merajuk pada uu ITE bagi penyebar berita hoax bisa dikenakan pidana

“Dalam pasal 45 A ayat (1), setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan di pidana dengan pidana penjara enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending