Connect with us

Empat Lawang

Satu Desa Masuk Penyelidikan Kejakasaan

Published

on

STIKER : Pembagian stiker pesan anti korupsi di jalan raya depan kantor Kejari Empat Lawang, Senin (9/12).

REL, Empat Lawang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, sedang melakukan penyelidikan dugaan kasus penyalahgunaan Dana Desa di Kabupaten Empat Lawang. Setidaknya satu desa di Kecamatan Tebing Tinggi, masuk dalam tahap penyelidikan pihak Kejari Empat Lawang.

Selain perkara dugaan korupsi Dana Desa, Kajari Empat Lawang juga terus melakukan penyelidikan dugaan kasus korupsi talas Bantaeng yang saat sedang dalam proses perhitungan kerugian keuangan negara dan tinggal menunggu hasil audit BPKP.

“Pada tahun 2019 ini, kami juga berhasil eksekusi putusan kasasi terhadap perkara pekerjaan dan pengadaan peningkatan produk, produktivitas dan mutu produk pertanian, produk perkebunan, perluasan areal sawah di Desa Padang Gelai Kecamatan Paiker. Eksekusinya, April 2019 lalu atas nama Yayan,” kata Kajari Empat Lawang, Ronaldwin SH melalui Kasi Pidsus, Sazili SH saat dibincangi wartawan, usai pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di lingkungan Kejari Empat Lawang, Senin (9/12).

Dijelaskan Sazili, kasus korupsi yang melibatkan Yayan tersebut, merupakan kasus perkara anggaran 2010. “Dalam kasus ini, kita berhasil menyelamatkan keuangan negara dari perkara Yayan sebesar Rp 18 juta dan menerima pembayaran denda Rp 50 juta,” terangnya.

Disampaikannya, dalam peringatan hari anti korupsi pada tahun ini, Kejari Empat Lawang, menggelar berbagai kegiatan, antara lain, upacara yang diinspekturi Kajari Empat Lawang yang membacakan amanat Kajagung RI. “Peserta upacara, merupakan kaum milenial. Kita ajak anak-anak SMK Negeri 1 Empat Lawang untuk ikut upacara,” terangnya.

Pada peringatan hari anti korupsi tahun ini, tema bersama adalah melawan korupsi mewujudkan Indonesia maju. Kajari Empat Lawang, lanjut dia, mengingatkan kepada seluruh pegawai, agar menjaga integritas dalam menjalan tugas dan wewenang yang dimiliki.

“Setelah upacara Kajari serta pegawai dan anak SMK membagikan stiker himbauan anti korupsi yang dibagikan kepada masyarakat di depan halaman kantor Kejari,” imbuhhya.

Sementara itu, di Bidang Datun sendiri berhasil menyelamatkan kerugian negar sebesasr Rp 182 juta yakni Tagihan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenegakerjaan dan Penarikan kendaraan dinas milik PDAM Empat Lawang.

“Total uang negara yang berhasil diselamatkan di bidang Datun sebesar Rp 182 juta termasuk penarikan kendaraan dinas PDAM,” kata Kasi Datung Adi Candra. (12)

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giliran TNI, Polisi serta Guru

Published

on

Caption - Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) memeriksa vaksin gelombang kedua tiba di Dinas Kabupaten Empat Lawang.

/// Sasaran Vaksin Covid Tahap II

REL,Empat Lawang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empat Lawang, kembali menerima vaksin covid-19 tahap II di Dinas kesehatan Empat Lawang, kemarin (2/3).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Empat Lawang Sulni melalui Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit ( P2P), Dr. Ivon Meliyani mengatakan sebanyak 250 vial vaksin covid -19 diterima dengan sasaran 1.741 orang.

“Gelombang dua ini, sasaran TNI-Polri dan tenaga pendidikan,”Kata Ivon saat menerima vaksin.

Masih dikatakan Ivon data yang telah masuk kedinas kesehatan sebanyak 1200 orang yang akan divaksin,

“Data yang sudah masuk ke kita ada 1200 orang sedangkan kita mendapatkan kuota sebanyak 1.741,”Ujarnya.(Pad/rel)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Luring terapkan Sistem 5S

Published

on

Foto : Anita / REL Caption : Siswa dites thermogun saat masuki ruangan

REL,Empat Lawang – Di era pandemi, dunia pendidikan masih menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Semua sekolah di Kabupaten Empat Lawang masih menerapkan sistem PJJ baik secara daring ataupun luring sekarang ini. Salah satu sekolah yang menerapkan sistem PJJ yakni SMP N 1 Muara Pinang.

Kepala SMP N 1 Muara Pinang, Hadi, mengatakan sekolahnya menerapkan sistem pembelajaran daring bagi siswa yang mempunyai handphone, dan pembelajaran luring bagi siswa yang tak mempunyai hanpdhone.

“Anak belajar di rumah, guru mengajar dari sekolah via handpone,” kata Hadi.

Pada saat siswa ke sekolah, sekolah menerapkan sistem 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun untuk menyambut kedatangan siswa. Tentunya penerapan 5S tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerama program 5S sendiri menurut dikatakan Hadi, sejak tahun 2016 sudah mulai diterapkan di sekolah.(Ian/rel)

Baca Selengkapnya

Trending