Connect with us

Empat Lawang

Sanksi Tegas Kantor Terkunci Pada Jam Kerja

Published

on

REL, Empat Lawang – Bupati Empat Lawang akan menindak tegas 6 (enam) kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan satu bagian dalam lingkungam kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, karena kedapatan tutup lebih awal, padahal masih jam kerja.

“Iya, akan kita berikan sanksi. Apapun sanksinya nanti, tergantung dari pemeriksaan tim yang nanti akan melakukan pemeriksaan pada mereka itu,” ujar Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah kepada wartawan, saat ditemui di halaman kantor Bupati Empat Lawang, usai pelaksanaan apel gabungan, Senin (19/3).

Dikatakannya, Jum’at (16/3) sekitar jam 15.00 WIB, dirinya melakukan peninjauan ke seluruh perkantoran SKPD dalam lingkungan kerja Pemkab Empat Lawang. Pada kesempatan itu, dirinya mendapati enam kantor SKPD sudah kosong dalam keadaan terkunci. “Pertanian, Pariwisata, Perdagangan, DLHD, Kesbangpol, satu lagi Pemukiman dan satu bagian, yakni bagian Ortala. Kondisi kantor mereka ini kosong,” ungkap Syahril.

Karena itu lanjut dia, selaku Bupati Empat Lawang, dirinya sudah memerintahkan Inspektorat, bentuk tim sesuai dengan Apip dan Sekda, untuk melakukan pemeriksaan terhadap enam kantor dan satu bagian. “Aku ingin alasan, alasan bagaimana mereka, apakah ini adalah pembangkangan atau sebuah perlawanan atau apa yang ramai-ramai seperti ini. Kalau ada kendala, ya sampaikan, buktinya di satu lokasi itu ada satu kantor yakni Ketahanan Pangan, itu (pegawainya) masih lengkap seluruh pegawai, padahal mereka paling ujung,” katanya.

Karena itu lanjut bupati, dia inginkan alasan dari mereka, kalau alasan makan siang, saat itu sudah jam 15.00 WIB. Jika sebelumnya sanksi bagi para pegawai yang tidak disiplin, selalu melalui tahapan, mulai dari teguran dan sebagainya, namun kali ini sanksi yang akan diberikan, itu tergantung dengan hasil pemeriksaan tim Apip. “Jadi, nanti tim yang memutuskan dan memberikan saran ke bupati, apakah penurunan pangkat atau apalah, itu akan kita laksanakan,” tegasnya.

Dijelaskannya, bahwa sumber daya manusia (SDM) itu berpengaruh pada kinerja. Terkait dengan masalah itu, memang saat ini Kabupaten Empat Lawang, SDM yang ada bukan hanya skil-nya saja yang kurang, tapi tanggungjawabnya itu juga kurang, termasuk keperduliannya juga kurang. Bupatipun bercerita, jika beberapa waktu lalu dia melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, yang APBD-nya yang luar biasa besar, Rp 2,4 triliun dan banyak lagi sumber-sumber gas yang belum dikelolah. “Mereka yang lebih menonjol, SDM-nya. Jadi, pola kerja mereka, memang luar biasa, para pekerja dan pegawai serta pejabatnya memang betul-betul semangat, kalau bekerja sampai sore, kalau ada kegiatan kepala daerah itu sampai selesai,” katanya.

Sementara lanjut dia, kalau dibandingkan  dengan bangunan kantor bupati Banggai, itu jauh lebih bagus bangunan kantor Bupati Empat Lawang, demikian juga bangunan Rumah Sakit, jauh lebih bagus RSUD Empat Lawang. “Jadi, fasilitas-fasilitas pemerintah, memang mereka tidak lebih menonjol. Padahal, besaran APBD mereka lebih besar tiga kali lipat dari kita, namun semangat mereka, memang sangat luar biasa. Makanya, saya berpendapat SDM lebih penting daripada infrastruktur,” imbuhnya.

Contohnya selanjutnya, kata dia, soal kebersihan, di lingkungan kerja Pemkab Banggai, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) itu punya kavling sendiri-sendiri. Misalnya, dalam sekian ratus meter itu tugasnya OPD tertentu dan itu mereka jaga setiap satu minggu sekali selepas pulang kerja mereka langsung bersihkan, satu pegawai satu pohon tanam dipelihara sampai besar.

“Mereka begitu kompak. Makanya saya begitu kecewa mendapati perkantoran kita jam tiga sore sudah berkunci,” tukasnya.

Selanjutnya, menindaklanjuti hasil inspeksi mendadak yang dilakukan oleh bupati Empat Lawang pada Jumat (16/3) ke 7 kantor yang berada di jalan poros Tebing Tinggi, kini (Senin 19/3), langsung diminta klarifikasi langsung ke lokasi oleh Inspektorat, BKD, serta sejumlah anggota Pol PP.

“Ini merupakan tindak lanjut dari hasil sidak bupati Empat Lawang pada Jumat (16/3) pukul 15.00 wib, 7 kantor yang ada di jalan poros Tebing Tinggi semuanya keadaan terkunci,”kata Daud didampingi pihak BKD dan Sat Pol PP.

Dijelaskan Daud, para pegawai yang tidak hadir alias pulang lebih cepat pada jam yang dimaksud harus memberikan surat pernyataan bahwa hal itu tidak akan dilakukannya kembali. Dan tentunya memberikan penjelasan terkait persoalan pulang cepat tadi. Karena sesuai dengan PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil, bahwasannya mereka (pegawai, red) harus mengabdi sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. “Surat pernyataan ini harus diterima oleh tim klarifikasi paling lambat hari Kamis (22/3),”imbuhnya.(11/12)

Empat Lawang

Peduli Sesama ,Katua PCPM Paiker Berikan Bantuan Kepada Korban kebakaran

Published

on

Caption : Ketua PCPM Memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kabupaten Lahat

REL,Empat Lawang – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan pemuda/i serta camat Pasemah Air Keruh memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kabupaten Lahat tepatnya di Pasar Bawah yang terjadi pada hari Minggu Sore (4/10/2020) kemarin sekitar Pukul 15.10 WIB.

Insiden kebakaran itu setidaknya menghanguskan 81 Unit Rumah warga kawasan pasar bawah

Dengan kejadian itu mengetuk hati PCPM dan Pemuda – Pemudi di kecamatan Paiker untuk melakukan penggalang dana.

Ketua PCPM Paiker Juli Agustoni mengatakan bantuan kepada korban kebakaran di Kabupaten Lahat berupa uang tunai dan bahan pokok serta pakaian

“Bantuan dengan uang tunai sebesar 7 juta bahan pokok berupa beras sebanyak 400kg dan pakaian baju untuk anak akan dan dewasa,”Ucapnya.

Penyerahan bantuan lanjutnya langsung diserahkan kepada korban yang tertimpah musibah yang langsung diserahkan oleh camat dan pemuda pemudi peduli paiker.

“Camat dan istri beserta pihak puskesmas paiker dan pemuda/i yang langsung menyerahkan bantuan,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Bakar Lilin dan Ban,Akses Jalan Sempat Lumpuh

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : H.Joncik Muhammad ketika temui puluhan massa di depan gedung pemkab Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Setelah menggelar aksi damai di depan gedung kantor DPRD Empat Lawang sekita pukul 11: 30 wib.

Puluhan massa dari gerak masayarakat Empat Lawang juga mendatangi gedung kantor pemerintahan kabupaten Empat Lawang. pukul 13 : 45 Wib.

Tujuan kedatangan puluhan massa ini tidak bedanya dengan tuntutan mereka kepada ketua DPRD Empat Lawang yang melayangkan 7 tuntuan kepada bupati Empat Lawang terhadap disahkannya UU Cipta Kerja Omnibus Law oleh DPR RI.

Bupati Empat Lawang memperlihatkan surat rekomendasi bersama perwakilan dari aksi damai yang telah di tandatangani

Aksi damai pun digelar didepan kantor bupati empat lawang dengan menyalakan lilin sebagai bentuk bahwa pemerintahan telah meninggal dunia,tak luput juga puluhan aksi damai juga membakar ban (Mobil) di jalan lintas provinsi yang mengakibatkan lumpuhnya akses jalan beberapa menit.

Aksi damai mulai merendah ketika Bupati Empat Lawang H.Joncik Muhammad menemui puluhan massa sambil meneriakan takbir yang juga di ikuti oleh puluhan massa.

“Allahhuakbar 3x,maaf saya baru bisa menemui adik adik,karena tadi saya sholat ashar dulu,

“dan kemarin bukannya saya tidak mau menemui kalian ,karena saya operasi mata (Katarak) namun 7 tuntutan adik adik sudah saya baca,”Kata Bupati

Dengan jiwa yang besar,iapun terharu melihat puluhan massa yang menyuarakan suara hak masyarakat demi kesejahteraan bersama.lanjutnya akan memberikan rekomendasi tentang 7 tuntutan massa dengan tercipta nya uu cipta kerja omnibus law.

“Saya akan merekomendasikan aspirasi adik adik serta menyampaikan 7 tuntutan ini ke Presiden,”Ungkapnya.

Dengan kesepakatan bersama surat rekomendasi dari bupati empat lawang dengan dilampirkannya 7 tuntutan dari aksi massa di tanda tangani dan di beri stampel dengan mengucapkan takbir bupati pun menandatanganinya.

Korlab aksi damai gerakan masyarakat empat lawang Tatang Apriansyah mengatakan aksi damai ini proses pengawalan dan hari ini membuahkan hasil.

“tuntutan kita it akan disampaikan kepusat,jadi mohon untuk rekan rekan umtuk mengawal bersama 7 tuntutan ini,apakah betul disampaikan ke pemerintah pusat atau tidak,Lanjutnya

“Untuk mekanisme pengirimannya,kalau untuk surat rekomendasi dari DPRD itu ditentukan oleh mekanisme DPRD dan surat rekomandasi dari bupati itu insyah allah dilakukan oleh mahasiswa atau pemuda,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Sempat Terjadi Aksi Dorong Dorong,Ketua DPRD Terima Aspirasi Massa

Published

on

Caption : Suasna saat terjadi aksi dorong mendorong antara massa dengan pihak kepolisian didepan gedung DPRD Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Puluhan massa dari gerakan masyarakat Empat Lawang menggelar orasi didepan Gedung DPRD Empat Lawang.Sekitar pukul 10 : 30 Wib.

Kedatangan mereka ini untuk yang kedua kalinya menuntut DPRD Empat Lawang dapat menyuarakan suara mereka ke DPR RI dengan dibuktikan penandatanganan diatas surat rekomendasi yang bermateraikan 6000.

Sempat terjadi aksi dorong mendorong antara massa dengan pihak kepolisian,

“Kami sudah menunggu selama 10 hari dan ternyata hari ini kami di tolak secara halus,”Ungkap Tatang Apriansyah Korlab Aksi Gerakan Masyarakat Empat Lawang saat menyampaikan orasinya.Jum’at (16/10).

Namun demikian,aksi damai yang dilakukan oleh puluhan pemuda pemudi Empat Lawang tetap berjalan lancar dan kondusif tanpa melakukan anarkis,

Kemudian,berjelang beberapa waktu ketua DPRD Empat Lawang menemui kembali puluhan massa dan menyetujui untuk menyampaikan aspirasi masyarakat ke DPR RI.

“Saya terima dan saya akan menyampaikan aspirasi aspirasi masyarakat ke DPR RI ,dan nanti surat rekom ini apakah saya sendiri yang mengirin lewat jasa pengirim atau adik adik sendiri,kalau mau menyuruh kami,akan kami kirim dan apabila adik adik sendiri yang mengirim silahkan,”Kata Persi,SE Ketua DPRD Empat Lawang saat menemui para aksi damai di depan gedung DPRD Empat Lawang.

Caption : Ketua DPRD Empat Lawang menandatangani surat rekomendasi dari aksi massa geraka masyarakat Empat Lawang.

Setelah itu,dengan disaksikan oleh semua para aksi damai dan lapisan masyarakat surat rekomendasi penolakan uu cipta kerja pun di tanda tangani oleh ketua DPRD Empat Lawang.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending