Connect with us

Empat Lawang

RTH Terus Dilakukan Kajian

Published

on

RAPAT : Suasana rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membahas laporan antara penyusunan kajian kebutuhan pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) Kabupaten Empat Lawang, di aula kantor Dinas PUPR Empat Lawang, Selasa (16/10).

REL, Empat Lawang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Empat Lawang, menggelar rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam lingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, membahas laporan antara penyusunan kajian kebutuhan pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) Kabupaten Empat Lawang, di aula kantor DPUPR Kabupaten Empat Lawang, Selasa (16/10).

“Ada sejumlah OPD di Empat Lawang yang ikuti rapat ini. Diantaranya, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan hidup dan beberapa dinas terkait lainnya yang kita undang untuk membahas laporan antara RTH Kabupaten Empat Lawang,” kata Kepala DPUPR Kabupaten Empat Lawang, Syarkowi Rasyid melalui Kabid Penataan Ruang DPUPR Kabupaten Empat Lawang, Amrullah SH saat dibincangi wartawan, di sela-sela kegiatan itu.

Dipaparkanya, rapat ini merupakan rapat kedua dalam rangka penyusunan kajian kebutuhan pengembangan RTH Kabupaten Empat Lawang. Sebelumnya kata Amrullah, sudah pernah dilakukan rapat pertama terkait kegiatan penyusunan RTH tersebut.

“Ada tiga kali rapat, rapat pertama itu rapat pendahuluan dan kali ini merupakan rapat antara. Maksudnya, kita minta OPD terkait menyampaikan masukan-masukan mereka terkait penyusunan RTH itu. Nanti pada bagian akhir, kita kembali melakukan rapat akhir namanya,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikannya, latar belakang disusunnya penyusunan kajian kebutuhan pengembangan RTH Kabupaten Empat Lawang, mengingat pembangunan di kawasan perkotaan setiap tahun relatif berkembang, akibat bertambahnya penduduk dan peningkatan aktivitas kegiatan di perkotaan.

“Perkembangan mempengaruhi ketersedian RTH yang berfungsi untuk menyeimbangkan kualitas udara dan kenyamanan ruang hidup kawasan perkotaan yang berwawasan lingkungan yang berkelanjutan,” terang dia.

Hal ini lanjut Amrullah, sesuai dengan amanat UU Nomor 26, 2007 tentang Penataan Ruang, yang menyatakan diperlukan RTH minimal 30 persen dari luas wilayah kawasan perkotaan yang dibagi menjadi, RTH Publik minimal 20 persen dan RTH Privat minimal 10 persen.

“Karenanya, kita harus lakukan penyusunan kajian kebutuhan pengembangan RTH. Sebab, hingga saat ini kita belum memilki dokumen itu,” tukasnya. (12)

Empat Lawang

Saat Hendak Memikat Burung,Dua Remaja Tewas Mengenaskan

Published

on

Caption : Korban ditemukan tergeletak di rel kereta api desa Sawah Kecamatan Saling

REL,Empat Lawang – Warga Desa Sawah Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang digegerkan penemuan dua sosok mayat laki laki remaja tewas tergeletak di jalan rel kereta api dengan kondisi yang mengenaskan.

Dari informasi yang didapat identitas korban yakni Nopri (16) Bin Hatta Warga Desa Suka Kaya Kecamatan Saling dan Pebriansyah (14) warga Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong .

Adapun kronologis kejadian yang dijelaskan oleh Dodi (20) kakak korban (Nopri) berawal pada hari Senin tanggal 23 November sekitar pukul 10 : 00 wib adiknya berpamitan keluar rumah untuk memikat burung bersama temannya.

Hingga sampai larut malam,adik korban juga tidak kunjung pulang kerumah,lalu kakak korban berusaha mencari keberadaan korban dan alhasil korban juga tidak ditemukan.

Namun ke esokan harinya sekitar pukul 07 : 00 wib kakak korban mendapatkan kabar bahwa adiknya ditemukan tewas ditabrak kerta api (Kereta tanki) dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Dan kedua korban dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk dilakukan VER.

Kepala Desa (Kades ) Suka kaya Hernaen dikompirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut

“Ya benar itu warga saya,pagi tadi saya mendapatkan informasi bahwa warga saya meninggal di tabrak kereta api,”Tukasnya.(Mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

H. Joncik Muhammad dan Istri Tercinta Dinyatakan Sembuh

Published

on

Foto : RATI / REL CAPTION : Bupati H. Joncik Muhammad Dan Istri Tercinta

REL,Empat Lawang – Beberapa pekan yang lalu bupati kabupaten Empat Lawang dan istri dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona), kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan sehat.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj. Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah sangat baik, setelah isolasi selama dua pekan,” Ungkapnya, Senin (23/11).

Lanjut Hepy, bapak bupati Empat Lawang sudah menjalani 4 kali swab, dengan hasil yang berbeda dan Alhamdulillah hasil swab terakhir sudah dinyatakan negatif dan sudah bisa pulang kerumah.

“Swab ke2 Negatif, swab ke3 positif lagi, subhanallah hasil swab ke 4 sudah negatif, dan sudah boleh pulang, namun bapak masih harus istirahat total untuk pemulihan kondisi, sebelum pulang kembali ke Kabupaten Empat Lawang,” Ujarnya.

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya ia berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian, Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, covid itu benar ada. Jadi bukan hoax, Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kesehatan Bupati Empat Lawang dan Istri Berangsur Membaik

Published

on

Ist/ REL Caption : Bupati Empat Lawang dan Istri tercinta

REL,Empat Lawang – Setelah sempat dinyatakan terkompirmasi positif virus covid -19 (Virus Corona),kini Bupati Empat Lawang beserta istri dalam keadaan membaik.

Hal tersebut diungkapkan oleh sang istri tercinta orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati Hj,Hepy Safriani Joncik ketika dihubungi awak media melalui via seluler.

“Alhamdulillah kondisi kesehatan kami berdua sekarang sudah membaik,setelah isolasi selama dua pekan,”Ungkapnya.

Namun,lanjutnya masih menunggu hasil swab ke Empat yang mana kata Hepy bupati telah melakukan swab selama 3 kali dengan hasil yang berbeda

“Swab ke2 Negatif ,swab ketiga positif lagi nah,sekrang menunggu hasil swab ke 4, jika hasil swab ke4 dinyatakan negatif maka dinyatakan sembuh dan boleh pulang,”Ujarnya

Iapun menjelaskan, ketika virus corona menerjang tubuhnya. ia tidak merasakan atau memiliki gejala apapun, dikarenakan bapak bupati dinyatakan positif,lanjutnya berinisiatif untuk memeriksa dirinya dan dinyatakan positif covid-19 juga.

Kendati demikian,Belajar dari pengalamannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspada terhadap virus covid-19 dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau dibilang covid itu tidak ada, itu ada. Jadi bukan hoax. Jadi saya tetap berpesan untuk semua jangan menganggap ini enteng. Karena saya sudah ngerasain banget kemarin seperti apa. Mungkin karena kekuatan doa, berkat doa semua yang sayang dan cinta sama saya dan keluarga. Alhamdulillah dengan izin Allah saya dan bapak bupati masih bisa dikasih kesehatan” jelasnya. (Mg24).

Baca Selengkapnya

Trending