Connect with us

Empat Lawang

RSUD Mencatat Belum ada Laporan Corona

Published

on

Caption : Tampak Depan RSUD Tebing Tinggi

 

REL,Empat Lawang – Pemerintah negara indonesia Telah meengantisipasi penyebaran virus mematikan (Virus Corona) yang berasal dari negara cina agar tidak masuk dan menyebar di negara indonesia.

Diberbagai pelabuhan ,terminal serta bandara di jaga ketat dan setiap penumpang yang turun di cek satu persatu menimalisir terjangkit nya virus corona.

“Jangan sampai masuk di Empat Lawang “bahaya” karena sampai saat ini pun belum ada obat untuk virus corona,harapan nya pemerintah bisa mengantisipasi atau mencegah penyebaran virus tersebut dari warga yang pulang dari negara cina dan bisa di cek takut nya terjangkit virus,”Ungkap Liza (35) Warga Kecamatan Tebing Tinggi pada awak media.Jum’at (7/2/20).

Sementara Rumah sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Empat Lawang mencatat belum mendapati laporan ,masyarakat ataupun pasien dari RSUD Tebing Tinggi yang terjangkit Virus mematikan (Virus Corona) .

Hal tersebut dikatakan Direktur RSUD Devi Andriyanti melalui Kabid Rekam Medik Joko saat ini pihaknya belum mendapatkan info pasien yang terjangkit virus corona.

” Sejauh ini belum ada info untuk RSUD Tebing Tinggi pasien yang terjangkit virus Corona,”Kata Joko.(Mg20).

Empat Lawang

Muzaiana Hanyut Hendak Ambil Rebung

Published

on

Caption : Puluhan Warga Desa Suka Dana Saat mencari korban yang hanyut di Sungai Lintang.

 

*Sampai saat ini korban belum ditemukan

REL,Empat Lawang – Nasib naas yang dialami Muzaiana (35) Bin Bidin warga Desa Suka Dana Kecamatan Muara Pinang yang terjatuh disungai lintang hendak mengambil rebung.

Pantauan wartawan Rakyatempatlawang lapangan kronologi kejadian sekitar pukul 15 : 00 Wib.Minggu (23/2/20).

Nampak dilokasi puluhan warga bersama pihak polisi dan tni mencari korban hingga sampai malam hari.

Caption : Warga saat mencari korban di siang hari disungai lintang.

 

Diceritakan oleh Riduan salah satu keluarga korban,mengatakan Korban bersama anak nya Cindy (9) mengambil rebung,ketika korban mencabut rebung,korban terpelesat hingga jatuh ke sungai lintang dan hanyut terseret deras arus sungai lintang.

“Pas korban hanyut Anaknya sempat melihat dan ibunya melambaikan tangan menyuruh anaknya pulang meminta bantuan ke warga dan setiba nya warga di lokasi korban sudah tidak ada dan sampai saat ini pukul 23 : 00 Wib korban belum juga di temukan,”Kata Riduan.Minggu (23/2/20).

Namun,dirin nya berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan ,mencari korban yang saat belum juga di temukan

Sementara Camat Muara Pinang Sapardina Joli saat dikompirmasi wartawan mengatakan membenarkan bahwa salah satu warga nya hanyut terseret arus deras sungai lintang dan pihaknya telah menghubungi BPBD empat Lawang untuk mencari korban yang hanyut.

“yan benar warga Desa Suka Dana Kecamatan Muara Pinang hanyut disungai lintang dan kita sudah hubungi BPBD Empat Lawang untuk meminta bantuan mencari korban yang hanyut dan Tim BPBD saat ini sedang meluncur ke lokasi,”Ujarnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang Kuswinarto memgatakan,sudah berkoordinasi dengan tim sar Sumsel satuan tugas pagar Alam dan mereka akan turun untuk mencari korban.

“Kendalanya jarak tim sar ke lokasi lumayan jauh jadi mereka sesuai SOP nya pencarian dilakukan disiang hari pada pukul 6 pagi dan malam ini tim sar sedang meluncur ke sekretariat BPBD dan akan di teruskan kelokasi korban hanyut,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Wakapolres : Jangan Gunakan Kenalpot Racing

Published

on

Caption : Tampak Suasana Razia KRYD yang di Pimpin Wakapolres Empat Lawang

 

REL,Empat Lawang – Menertibkan masyarakat untuk mentaati peraturan lalulintas dan kelangkapan berkendara bukan semudah membalikan telapak tangan.

Memang ada sebagian juga yang patuh akan aturan lalulintas dan berkendara dan ada juga sebagian enggan mentaati peraturan tersebut

Melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan yang sering disebut KRYD.Mapolres Empat Lawang mengerahkan puluhan personil gabungan untuk melaksanakan giat razia rutin setiap malam minggu dan malam libur di simpang tiga tugu duren Empat Lawang,Sabtu malam (22/2/20).

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto SIK, melalui Wakapolres Empat Lawang Kompol Dwi Utomo mengatakan,untuk mengantisipasi tindak kriminalitas dijalanan dan angka Laka lantas serta merazia kelengakapan berkendara pihak nya rutin melaksanakan giat KRYD di malam minggu dan hari libur

“Kita rutin razia setiap malam minggu dan malam ini kita mendapati tujuh unit R2 dan satu unit R4 jenis pick up warna hitam, Semuanya kita tilang,”Ungkap Kompol Dwi Utomo.Sabtu (22/2/20).

Dan lanjut Dwi,menegaskan bagi kendaraan R2 maupun R4 untuk tidak menggunakan kenalpor racing apabila terjaring razia maka pihak nya tak segan segan mencopot kenalpot tersebut.

“Saya tegaskan bagi pengendara jangan menggunakan kenalpot besar (Racing,Red),kalau nanti terjaring razia saya tidak segan segan melepas kenalpot nya,”Tegasnya.

Namun selaku Wakapolres Empat Lawang dirinya tetap menghimbau masyarakat agar melengkapi surat menyurat dan kelengkapan berkendara demi kenyamanan serta keamanan saat berkendara.

“Lengkapi Surat surat kendaraan,seperti STNK,SIM dan gunakan Helm saat berkendara yang berstandart Nasional Indonesia (SNI),demi keselamatan anda sendiri,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Giat Patroli,Dua Laki Laki Bawah Sajam

Published

on

Caption : Kedua Laki laki saat diaman kan personil Sat Sabhara Polres Empat Lawang ya g mendapati membawa Sajam.

 

REL,Empat Lawang – Untuk menjaga Keamanan di wilayah hukum polres Empat Lawang,personil Sat Sabhara Polres Empat Lawang melaksanakan giat patroli rutin jarak jauh.

Dalam patroli rutin jarak jauh,setiba di Jalan Lintas Desa Lingge KecamatanPendopo Barat Kabupaten Empat Lawang,personil Sat Sabhara melihat dua laki laki yang sedang duduk di Pinggir Jalan Lintas Desa Lingge

Kapolres Empat Lawang AKBP.Eko Yudi Karyanto Melalui Kepala Satuan Sabhara
(kasat Sabhara) IPTU Hermanto mengatakan kedua laki laki tersebut pada saat dilakukan penggeledahan membuang 2 (dua) bilah Senjata Tajam jenis Pisau di pinggir jalan Lintas Desa Lingge.

“Kedua laki laki tersebut Yakni atas nama Hendra (20) Bin Iskandar dan Kosasi (35) Bin Jon keduanya warga Desa Lingge Kecamatan Pendopo Barat,”Kata Hermanto.Jum’at (21/2/20).

Selanjutnya Lanjut Hermanto, kedua laki laki tersebut berserta Barang Bukti 2 (dua) buah senjata tajam jenis pisau langsung dibawa dan diamankan ke Mapolres Empat Lawang.

“Guna penyidika dan penyelidika lebih lanjut kedua laki laki tersebut dibawah ke Mapolres Empat Lawang dan Kedua laki laki tersebut dikenakan undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending