oleh

Puluhan Napi Ikut Upacara Hari Lahir Pancasila

REL, Empat Lawang –¬†Puluhan Narapidana (Napi) di Cabang Rumah Tahanan (Rutan) Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, dilibatkan langsung dalam upacara hari Lahir Pancasila yang ke 73 di lapangan Rutan Tebing Tinggi, Jum’at (1/6).

Kepala Cabang Rutan Tebing Tinggi, Yudhi khairudin melalu Kasubsi Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Rutan Tebing Tinggi, Sukma Amri mengatakan, upacara ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. “Petugas upacaranya, itu petugas Lapas sendiri dan Napi,” katanya.

Sukma juga mengajak, agar seluruh masyarakat Indonesia untuk memperkuat etos peduli dan berbagi serta semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur bangsa harus tetap dipupuk sebagai sumber energi besar Indonesia guna menggapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita harus percaya diri dan berani bersaing dalam kehidupan dunia yang semakin terbuka dan kompetitif. Kita harus memperkokoh kekuatan kolektif bangsa dan tidak boleh menghambur-hamburkan energi dalam perselisihan dan perpecahan. Kita harus melakukan lompatan besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan tangguh,” ujar Sukma Amri, saat membacakan sambutan Presiden RI Joko Widodo.

Melalui sambutan Presiden RI Jokowi, dirinya mengingatkan sejarah Pancasila dihasilkan dari para pejuang Bangsa ini.

“Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945, dan dirumuskan secara final pada tanggal 18 Agustus 2018,” jelasnya.

Dengan peringatan hari lahir pancasila ini, kata dia, diharapkan kedepan persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga. (12)

BACA JUGA